
"sayang,nanti kalo kita udah pulang kerumah,kamu ga usah cape-cape jagain anak kita...."
"aq bakalan bantuin kamu jagain anak kita..."
"aq ga jadi mau punya anak banyak deh,1 aja udah cukup,aq ga mau bikin kamu sakit lagi .."
"bangun yuk sayang,kita pulang ..."
"pulang kerumah kita..."
"kita belum pasang tirai dikamar anak kita loh sayang,..."
"yuk pulang yuk .."
Ricky terus berbicara pada sang istri dan mengelus lembut tangan sang istri...
mamy yang melihat tingkah Ricky tak kuasa menahan haru,dan segera keluar ruangan...
ayah menghampiri Ricky...
"nak,ikhlaskan Rachel..."
"biar dia tenang disana..."
ayah memberi penjelasan pada Ricky.
"ayah kenapa sih, Rachel masih seger kok..."
"dia cuma cape sebentar,cuma tidur yah..."
"ayo ayah bantuin bangunin Rachel dong..."
kesal Ricky.
"istighfar nak..."
"istighfar...."
"ada anak mu yang membutuhkan papinya..."
ucap ayah lagi.
seketika Ricky terdiam...
tersadar akan apa yang sebenarnya terjadi...
Ricky pun jatuh terduduk,tertunduk lemah dan menangisi kepergian sang istri tercintanya,,
seperti tak terima,dia meninju lantai kamar rumah sakit tersebut ...
"aaaaaach...."
__ADS_1
"kenapa yah,kenapa harus Rachel yang ninggalin Ricky..."
"kenapa ga Ricky aja yang pergi...."
manager serta teman-teman band RIcky yang baru saja datang terkejut melihat kelakuan Ricky...
ayah pun tak kuasa melihatnya ...
reflek semua pun memegangi tangan Ricky,,
"tenang bang,tenang..."
"lw harus kuat,masih ada anak lw yang butuh lw..."
ucap boy yang sedang menahan tubuh Ricky.
"lepasin,lepasin gw..."
"gw ga bisa hidup kalo bukan sama Rachel boy,lw kan tau perjuangan gw buat milikin Rachel..."
berontak Ricky.
"tenang bang,sabar..."
"jangan kaya gini .."
sambung Reno.
terdengar suara tangisan anak laki-laki yang seakan menyadarkan Ricky.
"lepasin gw,biarin gw peluk istri sama anak gw..."
ucap Ricky sedikit tenang...
boy dan Reno melepaskan pegangannya,,
Ricky pun segera menghampiri sang anak dan istrinya...
"sayang,kamu ga mau bangun,anak kita nangis..."
"mungkin dia haus..."
"susui ya sayang,bangun..."
Ricky menggoyangkan tubuh Rachel....
dan menaruh sang anak diatas tubuh Rachel,,
"bangun sayang,bangun..."
desak Ricky.
__ADS_1
"bang udah,kasian Rachel..."
ucap Abi menenangkan Ricky.
tak lama dokter dan perawat pun datang dan menghampiri mereka...
"permisi pak,kami mohon ijin untuk melepaskan alat-alat bantu pada tubuh ibu Rachel..."
"karna kami akan segera membersihkan ibu Rachel..."
ucap sang perawat.
Ricky yang mendengar perkataan suster tersebut, seketika marah dan membentaknya...
"siapa yang suruh..."
"jangan ada yang sentuh istri saya..."
"dok tolong,tolong istri saya dok..."
"tolong..."
"istri saya masih bisa bertahan,saya yakin..."
ucap Ricky.
"tapi pak..."
"tolong dok,saya akan bayar semuanya..."
"tolong biarkan tetap seperti ini .."
selak Ricky.
sang dokter menatap ayah Rachel,dan ayah Rachel pun menganggukkan kepalanya,seraya meng'iyakan permintaan Ricky....
"baik pak,kami beri waktu satu jam ke'depan..."
"mohon dimaklumi,kasian juga buat almarhumah pak...."
ucap dokter.
Ricky pun terdiam,masih terus menatap sang istri dan anaknya yang tertidur pulas lagi di atas tubuh Rachel,,,
namun sebelum dokter keluar dari ruangan tersebut Ricky segera menghentikannya...
"tunggu dok..."
"bismilah,saya ikhlas..."
"tolong lepaskan semua alat-alat di tubuh istri saya..."
__ADS_1
ucap Ricky sambil memejamkan matanya dan air mata haru pun memenuhi ruangan.