
saat ini Ricky masih menunggu diluar kamar Rachel...
dirinya seakan sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi setelahnya....
Ricky tak mau melihat Rachel makin menderita lagi..
kini dia seakan sudah merelakan bila hal buruk terjadi.....
dokter pun membuka pintu dan menatap Ricky...
Ricky menguatkan dirinya hingga tubuhnya bergetar serta air mata pun menetes di pipinya,,
"pak Ricky,Bu Rachel mencari suaminya...."
ucap sang dokter tersenyum.
seakan tak percaya,tubuhnya mematung,dan matanya membelalak,,
"pak,jadi mau masuk atau tidak,kenapa bengong..."
tegur dokter lagi.
"istri saya sadar dok..."
tanya Ricky.
"iya benar pak..."
"massyaall,semua kehendak Allah yang maha kuasa...."
"mari silahkan masuk pak..."
Ricky yang hampir tak percaya,kemudian dia berlari memasuki kamar Rachel....
Ricky melihat Rachel tersenyum namun masih terlihat pucat...
Ricky pun tersenyum senang,,
dan menghampiri Rachel...
"ada yang sakit sayang...."
tanya Ricky meneteskan air matanya.
Rachel menggelengkan kepalanya...
kemudian berbisik,,
"terimakasih...."
"kenapa makasih..."
"aq yang terimakasih sama kamu..."
"terimakasih sudah bertahan untuk kami..."
ucap Ricky haru.
Rachel meneteskan air matanya...
dan Ricky pun menghapusnya,,
__ADS_1
"jangan nangis..."
"tersenyumlah..."
"aq kangen...."
Ricky mengecup kening Rachel.
"pak Ricky bisa keruangan saya sebentar..."
sambung dokter.
"oh iya dok,saya akan menyusul..."
jawab Ricky.
"ok,saya tunggu diruang'an saya ya pak..."
dokter pun berlalu,,
sementara suster masih memantau keadaan Rachel...
"sus, saya nitip istri saya sebentar ya sus,jangan ditinggal..."
pinta Ricky.
"tenang pak,kami masih akan disini sampai bapak datang."
ucap sang suster.
Ricky pun menuju ruangan dokter Rachel.
"masuk.."
"permisi dok..."
"oh iya pak Ricky silahkan duduk..."
"makasih dok ..."
"jadi bagaimana keadaan istri saya dok..."
tanya Ricky.
"begini pak,secara keseluruhan kami sudah memeriksanya,dan hasilnya normal.."
"namun kami masih harus memeriksa keadaan Bu Rachel lebih lanjut,ditakutkan ada kekhawatiran yang lain muncul..."
jelas dokter.
"silahkan dok,tolong periksa istri saya lebih lanjut..."
"jangan samai ada penyakit ya tak terdeteksi..."
pinta Ricky.
Ricky melanjutkan menayangkan tentang keadaan Rachel,dan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi...
dokter pun menjelaskannya dengan rinci...
setelahnya Ricky segera kembali ke ruangan Rachel...
__ADS_1
nampak sang istri yang berbaring cantik,sudah melepaskan alat-alat bantu medisnya serta sudah dibantu suster mengganti pakaiannya...
"assalamualaikum..."
"loh istri aq udah cantik aja nih..."
sapa Ricky.
"kami sudah rapihkan semua pak,istrinya juga sudah kami bantu mandi..."
"Bu Rachel mah biar ga mandi juga cantiknya ga ilang..."
ucap suster.
"makasih sus..."
"bener banget,tidur aja cantik gimana bangun gini..."
"siapa dulu dong suaminya..."
ledek Ricky.
suster pun tertawa, Rachel juga ikut tersenyum....
"mari pak saya tinggal dulu ya pak .."
"jangan diberi makanan dulu ya pak,air putih aja..."
sambung suster.
"loh kenapa sus..."
"kalo laper istri saya gimana sus..."
tanya Ricky.
"belum dulu y pak,infusnya udah ada nutrisinya kok pak..."
"nanti kalo laper banget kasi air putih dulu sementara..."
"kalo dokter udah acc boleh makan,baru deh boleh..."
jawab suster tersenyum.
"oh gitu sus..."
"ok siap,makasih banyak ya sus..."
"sama-sama pak,buk..."
"mari..."
suster pun berlalu....
Ricky menggenggam tangan Rachel...
"badannya udah enakan sayang .."
"kalo masih ada yang sakit bilang aja ya..."
ucap Ricky menatap dalam sang istri.
__ADS_1