
Bel istirahat berbunyi, teman-teman ku keluar kelas untuk beli makanan dan minuman di kantin. Ali mengajakku ke kantin setelah aku dihukum didepan kelas dan aku sempat bertanya tentang cewek yang tadi ke kelasku.
"Ali, aku ingin tanya sama kamu."
"Mau tanya apa?"
..."Siapa nama cewek yang ke kelasku tadi pagi."...
"Cewek yang mana maksudmu?" kata Ali.
..."Cewek tadi yang ke kelasku, wajahnya putih terus rambutnya ada pita." jawab Aku....
"Oh cewek itu."
"Iya."
"Namanya itu Sakura."
"Sakura?" kata Aku.
..."Ya, nama lengkapnya itu Sakura Adelia Olivia Putri." jawab Ali ....
..."Dia itu temanku dari kecil, ia memiliki 2 kakak laki-laki dan 1 kakak perempuan." rumahnya saja mewah....
..."Orang tuanya kerja dimana kok bisa kaya?" kata Udin....
..."Kebetulan ayahnya kerja di Arab Saudi, sedangkan ibunya di Belanda." jadi dia punya bodyguard yang menemaninya....
"Oh gitu."
Kami berdua langsung menuju ke kantin. Saat itu aku bertemu dengan cewek yang tadi ke kelasku, aku langsung duduk disampingnya dan mengobrol dengannya.
"Halo sakura."
Hai udin."
..."Kamu kok duduk sendirian, teman-temanmu kemana?" kata aku....
..."Teman-temanku sedang duduk disebelah kanan sana." jadi aku memutuskan untuk duduk disini....
..."Kamu pasti sakura." Sakura Adelia Olivia Putri....
"Kok kamu tau?" kata Sakura.
..."Aku diberitahu ali." oh iya katanya kamu anak orang kaya, apa itu benar?...
__ADS_1
..."Ya memang benar." aku dari kecil sudah kaya....
Setelah selesai mengobrol, bel masuk berbunyi. Kami berdua pun masuk ke kelas untuk memulai pelajaran, ternyata kelasnya sakura berdekatan dengan kelasku. Aku sedang mengerjakan tugas matematika yang kemarin belum aku kerjakan sebelum bu Salwa datang.
Ketika bu Salwa datang, tugasku sudah selesai dan aku kumpulkan di mejanya untuk dinilai.
"Assalamualaikum anak-anak."
"Waalaikussalam bu."
..."Hari ini ibu akan mengoreksi dan menilai tugas kalian." bagi yang belum selesai dikumpulkan nanti ketika mau pulang....
"Siap bu!"
..."Udin kamu sudah selesai apa belum?" kata bu Salwa....
"Alhamdulillah bu saya sudah selesai."
"Mana tugasnya?"
"Itu di meja ibu." jawab Udin.
"Oh iya." nanti ibu nilai.
"Iya bu."
"Iya bu."
Akhirnya bel pulang berbunyi, kami semua mengemas buku-buku kami dan bersiap untuk pulang. Tapi sebelum itu kami diberi pengumuman.
..."Baiklah anak-anak, kalian duduk dulu sebelum pulang."...
"Iya bu."
..."Ibu punya satu pengumuman buat kalian semua."...
"Pengumuman apa bu?"
..."Mulai besok kalian semua akan ada lomba antar kelas."...
"Wah, keren banget bu."
"Lombanya apa saja bu?" kata Lusi.
..."Lombanya yaitu: eSports, bola basket, bulutangkis, bola tangan dan sepakbola. jawab bu Salwa....
__ADS_1
"Semuanya itu wajib masuk?" kata Adrian.
..."Ya." kalau kalian besok ada yang tidak masuk maka hukumannya lebih berat....
Kami semua langsung pulang ke rumah. Saat sampai di rumah udin bersalaman dengan ibunya dan langsung ganti pakaian. Setelah ganti pakaian udin makan siang terlebih dahulu kemudian tidur siang.
Setelah tidur siang udin memutuskan pergi ke rumahnya ali untuk latihan sepak bola di lapangan, tapi sebelum berangkat udin harus izin ke ibunya.
"Bu udin pergi ke lapangan dulu."
"Ya." hati-hati dijalan.
"Baik bu."
"Assalamualaikum, kata Udin."
"Waalaikussalam."
Udin langsung berangkat ke rumahnya ali sambil membawa bola. Ketika dijalan udin tidak sengaja bertemu roni yang merupakan teman dekatnya dan mengajaknya ke rumahnya ali untuk latihan sepakbola di lapangan. Roni yang mendengar ajakan udin langsung setuju, kebetulan roni hobinya bermain sepakbola.
Akhirnya mereka sampai di rumahnya ali dan memanggilnya untuk latihan sepakbola di lapangan.
"Assalamualaikum Ali!"
..."Waalaikussalam, eh ada Udin dan Roni." jawab Ali....
"Li, ayo kita ke lapangan untuk latihan sepakbola." katanya kamu ingin latihan.
"Oh iya, ayo kita pergi ke lapangan."
Kami akhirnya sampai di lapangan dan teman-teman kami banyak yang sudah datang. Saat sedang latihan tiba-tiba aku melihat ada cewek yang tadi ke kelasku, aku langsung menyapanya.
Ketika menyapa cewek itu, salah satu cowok tersebut mendekatiku dan ingin berbicara denganku. Dia ingin mengajakku berkelahi, entah apa maksud cowok itu.
Aku pun tidak tau harus berkata apa lagi, karena cowok itu terus menghadang ku. Cowok itu tidak sendirian, dia bersama 3 temannya. Dan aku hanya bisa terdiam saja melihat situasi yang cukup mengerikan tersebut tapi aku tidak takut, karena kata ayahku laki-laki harus gentle.
Ali berusaha memanggilku supaya aku tidak dilawan oleh cowok itu. Tapi aku ingin tau siapa nama cowok tersebut dan kenapa ia ingin mengajakku berkelahi.
..."Hei nama kamu siapa, kok berani ngajak aku berkelahi?"...
..."Kamu gak usah kepo, yang jelas kenapa lo ganggu cewek itu?" jawab cowok tersebut....
..."Terserah gue, emang lo ada hubungan apa sama dia." kalau lo ga ada hubungannya sama dia mending lo dan teman-teman lo pergi dari sini....
..."Lo berani ya mengusir gue dan teman-teman gue."...
__ADS_1
Teman-temanku tampak kebingungan ketika aku menghadapi cowok itu dengan 3 temannya tersebut dan mereka tidak harus berbuat apalagi. Situasi pun mulai menegangkan ketika cowok itu berusaha melawan udin, udin yang saat itu hanya terus memandang wajah cowok tersebut dengan tangan menggenggam seolah ingin siap bertarung. Teman-temannya dengan sekuat tenaga berusaha memanggil namaku tapi aku menolak. Alhasil hujan pun turun dan cowok itu pergi meninggalkan ku.