
Suatu pagi, Udin berangkat ke sekolah untuk persiapan lomba. Sebelum berangkat ke sekolah udin sarapan terlebih dahulu supaya bisa memenangkan pertandingan sepakbola di sekolah. Selesai sarapan, ia langsung berangkat ke sekolah. Sebelum berangkat ke sekolah, Udin pergi ke rumah sakura untuk menjemputnya. Ketika sampai di rumah Sakura, Udin menunggu di depan rumahnya.
Saat sedang menunggu Sakura, tiba-tiba ibunya melihat ada cowok yang duduk di depan pintu rumah Sakura. Ibunya pun keluar rumah dan bertanya siapa nama cowok tersebut.
"Permisi."
"Eh, Assalamualaikum tante."
"Waalaikussalam."
..."Kamu ini siapanya sakura ya, kok dekat sekali dengan anak saya?"...
"Saya Udin tante."
..."Oh, jadi nama kamu udin." jawab ibu Sakura....
..."Iya, tante. Saya teman satu sekolah dengan Sakura."...
..."Pantesan aja, kamu kok dekat dengan Sakura."...
..."Kamu ada hubungan apa sama sakura?" kata ibu Sakura....
..."Tidak ada hubungan apa-apa tante, saya sama sakura hanya sebatas teman."...
..."Kamu sedang menunggu Sakura kan, untuk berangkat sekolah bersama-sama?"...
"Iya, tante."
..."Ya sudah, kamu tunggu didepan atau masuk ke dalam?"...
"Udin nunggu di depan saja."
Saat itu Sakura masih mandi. Selesai mandi dan bersiap-siap Sakura menuju ke ruang makan untuk sarapan. Sakura bertanya kepada ibunya siapa tadi yang di depan rumahnya.
"Bu."
"Iya, sayang."
..."Ibu tadi ngomong sama siapa di depan, kok kayak ada suara cowok?"...
..."Oh, tadi itu ibu ngomong sama udin, dia sedang menunggu kamu."...
__ADS_1
"What! Udin menunggu aku?"
"Iya."
"Kok tidak diajak masuk ke dalam?"
..."Udin tidak mau, dia ingin menunggu di depan rumah."...
"Oh gitu." jawab Sakura.
Setelah selesai sarapan, Sakura berangkat sekolah. Saat itu Sakura melihat Udin sedang menunggu di depan rumahnya, Sakura pun mendekatinya. Udin dan Sakura langsung berangkat ke sekolah bersama-sama. Tapi sebelum itu, mereka berdua berpamitan dengan ibunya.
..."Ibu, aku dan Udin berangkat sekolah dulu. Assalamualaikum."...
"Waalaikussalam, hati-hati dijalan."
"Iya bu."
Ketika di jalan, mereka tampak begitu semangat karena lomba akan segera dimulai. Mereka berdua bertemu Ali dan Roni yang kebetulan juga berangkat ke sekolah, Udin dan Sakura menyapa mereka.
"Halo Ali, Roni."
"Hai Udin, Sakura."
"Iyalah, kita tidak pernah terlambat."
..."Ciee, cieee, cieee. Udin kamu sudah mesra sama Sakura."...
..."Kalian berdua ngapain sih, udah deh gak usah alay." jawab Sakura....
"Tuh, rasain kena karma."
..."Ra, kamu kok bisa so sweet sama udin itu gimana ceritanya?"...
"Rahasia lah, kalian berdua gak usah kepo."
..."Hmmm, kalau begini kalian berdua cocok buat pacaran."...
"Udah deh, gak usah kepo."
Mereka akhirnya sampai di sekolah sebelum pertandingan dimulai. Ketika itu seluruh siswa-siswi berkumpul di lapangan dan kelas dalam keadaan tertutup. Tapi sebelum pertandingan dimulai, peserta yang ikut lomba harus berada di lapangan sebelum pertandingan dimulai.
__ADS_1
Perlombaan pun dimulai, seluruh siswa-siswi mendukung teman-temannya yang mengikuti lomba tersebut. Pertandingan yang akan dimulai yaitu adalah sepakbola. Udin dan teman-temannya harus bisa memenangkan pertandingan ini, karena jika menang mereka akan lolos ke final. Pertandingan sepakbola itu adalah kelas 11 IPS 5 melawan 12 IPA 1. Semua siswa kelas 12 IPA 1 dan 11 IPS 5 berkumpul di lapangan untuk persiapan. Peluit berbunyi, tandanya pertandingan dimulai. Kelas 12 IPA 1 menjadi kelas yang memiliki tim sepakbola terbaik di kota Garut dan 11 IPS 5 menjadi kelas dengan tim pencetak gol terbanyak yaitu 8 gol. Kedua tim ini bermain cukup sengit, sehingga tidak ada yang bisa mencetak gol.
Babak pertama berakhir, kedua tim seri dan dilanjutkan babak kedua setelah istirahat. Saat istirahat, udin bertemu dengan cewek cantik itu. Ia saat itu belum berkenalan dan inilah kesempatannya untuk berkenalan. Cewek cantik itu pergi ke kantin untuk membeli minuman buat teman-temannya yang sedang bertanding.
"Halo cantik."
"Hai."
"Kamu ini siapa ya?" kata cewek itu.
"Namaku Udin."
"Oh iya, senang berkenalan denganmu."
"Kalau kamu?"
"Aku Clara."
"Nama lengkap?"
"Clara Ailena Shakira."
"Nama kamu bagus banget."
"Ya, makasih."
"Kamu ini siswa baru ya?"
..."Iya benar sekali, aku dari Jakarta dan aku baru masuk sekolah disini dari kemarin."...
Setelah selesai istirahat, babak kedua pun dilanjutkan. Udin dan teman-temannya langsung ke lapangan untuk memulai pertandingan. Salah satu tim berhasil mencetak satu gol yaitu kelas 12 IPA 1, tak butuh waktu lama tim 11 IPS 5 juga mencetak gol. Bel peluit berbunyi 3 kali menandakan pertandingan telah berakhir dan pemenangnya adalah kelas 11 IPS 5. Udin dan teman-temannya merasa senang sekali karena pertama kali tim mereka menang.
Namun mereka harus melanjutkan pertandingan besok melawan 10 Bahasa 3. Oleh sebab itu mereka tidak boleh merasa senang dulu karena masih banyak yang harus mereka lawan demi bisa masuk final. Setelah pertandingan berakhir, semua siswa-siswi masuk ke kelas masing-masing. Berbeda dengan Udin, ia mencari cewek yang tadi bertemu di kantin. Ali dan Roni mencoba mengikuti udin. Saat tiba di kantin, Udin mencoba mencari cewek itu tapi tidak ada. Ketika itu ia kaget ternyata dibelakangnya ada Ali dan Roni yang mengikutinya. Udin lalu bertanya kepada mereka berdua.
"Kalian berdua ngapain ngikutin aku?"
..."Kamu mau kemana din?" jawab Ali dan Roni....
"Kalian berdua gak usah kepo."
..."Kok gitu sih sama temannya." jawab Ali dan Roni....
__ADS_1
..."Aku sedang mencari cewek yang tadi bertemu di kantin, tapi cewek itu tidak ada."...