
Udin dan cowok itu bertengkar di kamar mandi. Kebetulan saat itu kamar mandi sedang sepi dan tidak ada orang sama sekali. Cowok itu mengeluarkan serangan pertamanya dan mengenai perutku. Udin pun tak tinggal diam dan memukulnya hingga terjatuh, namun teman-teman cowok itu melawan dengan sekuat tenaga. Ketika sedang berkelahi, tiba-tiba ada temanku yang datang dan berusaha melerai pertikaian itu. Dia adalah Septian. Ternyata septian hendak pergi ke kamar mandi, namun ia melihat Udin bertengkar dengan cowok itu bersama 3 temannya.
..."Udin stop!" hentikan perkelahian ini, pikirkan nyawa kamu....
..."Kalau kamu terus berkelahi,"nyawa kamu bisa melayang....
..."Hah, anak macam apa lo?" serangan lo ga ada sakitnya, buktinya gue masih baik-baik saja. kata cowok itu sambil menunjukkan kesombongannya....
..."Apa lo bilang!" lo jangan bikin gue tambah emosi. jawab Udin....
..."Rafli sudah cukup!" mending kamu dan 3 temanmu pergi dari sini. jawab Septian....
"Jadi nama kamu Rafli?" kata Udin.
..."Ya, emang kenapa?" lo baru tau karena Septian memanggil namaku....
..."Bilang aja kalo lo cowok cupu, tidak berguna."...
..."Keterlaluan kamu Fli, kamu membuat aku semakin marah."...
Tiba-tiba teman-teman yang lain mendengar suara keributan dan langsung menuju ke kamar mandi untuk mencari tau apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata Udin bertengkar dengan cowok itu dan 3 temannya, saat itu Septian berusaha melerai mereka namun mengalami kewalahan karena pertarungan mereka cukup kuat. Mereka mencoba berteriak sekuat tenaga untuk menghentikan pertarungan tersebut, tapi tetap saja hasilnya tidak berhasil. Justru mereka semakin tidak terkendali.
Situasi semakin sulit dan mereka tidak bisa berhenti, teman-temannya mencoba untuk melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib. Ketika hendak melapor, salah satu teman mereka itu datang dan melerai mereka.
"Udin, Rafli!" hentikan pertikaian ini!
..."Kalian berdua kenapa tiba-tiba bertengkar," kita ini teman bukan musuh....
"Sakura." jawab Udin dan Rafli.
..."Kalian berdua ngapain disini?" kata Udin dan Rafli....
..."Aku tadi mendengar suara keributan dan ternyata kalian berdua bertengkar."...
..."Kalian berdua bisa gak tidak membuat keributan terus, kalian itu sudah besar."...
..."Udin!" kamu seharusnya jangan menyimpan emosi gitu dong....
..."Kamu juga Rafli!" kamu jangan bikin aku marah....
Sakura pun marah dan pergi meninggalkan mereka berdua. Akhirnya ada pak Rahman yang mengetahui kejadian itu langsung menemui mereka dan membawanya ke ruang BK. Mereka pun berhenti berkelahi setelah pak Rahman tiba di kamar mandi.
..."Kalian berdua ikut saya ke ruang BK," cepat!...
"Iya pak."
__ADS_1
..."Bapak ingin tanya sama kalian berdua, kenapa kalian berdua bertengkar?"...
"Ada masalah apa?"
"Tidak ada pak." jawab Udin dan Rafli.
..."Gak usah bohong! bapak pikir tidak tau kelakuan kalian berdua."...
..."Setiap hari bapak selalu mendapatkan informasi bahwa kalian berdua terus berkelahi."...
..."Sekarang bapak tanya sama kalian berdua dan harus jujur."...
..."Baiklah pak kami mengakui perbuatan kami....
"Kami bertengkar karena rebutan cewek."
..."What! jadi selama ini kalian berdua bertengkar itu karena rebutan cewek."...
..."Bapak kira kalian berdua bertengkar karena rebutan juara. adehh pusing deh."...
..."Maafkan kami berdua ya pak, kami tau kalau kami berdua yang salah."...
..."Ya sudah bapak maafkan, tapi jangan diulangi lagi....
"Ya pak."
"Udin, tunggu dulu."
"Ada apa Ali, Roni?"
..."Kami berdua ingin memberitahukan nanti sore kita latihan sepakbola di lapangan, kamu ikut atau tidak?"...
"Oke, aku ikut." jawab Udin.
"Baiklah. nanti kami ke rumahmu."
"Siap! aku tunggu."
Akhirnya Udin sampai di rumah dan bersalaman dengan ibunya. Setelah itu, ia ganti baju dan makan siang.
..."Udin,kamu sudah selesai ganti baju apa belum?" kalau sudah ayo makan dulu....
"Iya bu, sebentar lagi."
"Sudah, ayo kita makan."
__ADS_1
"Wihh, masakannya banyak banget bu."
"Ya ya lah, siapa dulu dong yang masak."
"Ibu memang jagonya masak."
"Gimana kalau ibu jadi chef."
"Ahh, kamu bisa aja."
..."Sudahlah jangan banyak bicara, ayo makan."...
Setelah selesai makan siang, Udin biasanya bersih-bersih rumah terlebih dahulu sebelum tidur siang. Selesai membersihkan rumah, ia langsung ke kamar tidur. Ketika sedang tidur, ia ditelpon oleh temannya.
"Assalamualaikum Udin!"
"Waalaikussalam, ada apa li?"
"Nanti sore kamu ikut ga ke lapangan?"
"Ya ikutlah, kan aku sudah bilang tadi."
"Oh iya lupa."
"Kamu memang begitu, selalu saja lupa."
..."Oh iya din, kamu suka ya sama cewek cantik itu yang kemarin lewat di depan lapangan?"...
..."Kamu ini apaan sih, udahlah aku mau tidur." jawab Udin....
"Kok tumben kamu tidur siang?" kata Ali.
"Ya sudah, selamat tidur." jawab Ali.
Akhirnya Udin tidur setelah bertelepon dengan Ali. Ketika sore hari, Ali dan Roni datang ke rumah Udin dan mengetuk pintu.
"Assalamualaikum Udin!
..."Waalaikussalam, eh ternyata kalian berdua."...
"Maaf tante, udin ada?"
..."Oh ada, tunggu sebentar biar tante panggilkan."...
"Udin, ayo bangun ada teman-temanmu."
__ADS_1
"Udin masih ngantuk bu."
..."Tapi teman-temanmu sedang menunggumu, nanti kamu ditinggal."...