Change Into Girl (Tokyo Revengers)

Change Into Girl (Tokyo Revengers)
5. takdir


__ADS_3

🎉happy reading 🎉


disisi lain seseorang yang sudah mendengar jika takemichi ada seorang perempuan, dia mungkin tak percaya karena takemichi pernah mandi dengannya waktu itu, jadi mungkin ini ada kaitannya dengan kekuatan yang dimiliki takemichi.


"segera bawah dia kemari, jangan sampai ada yang menyentuhnya karena dia adalah temanku yang sudah Banyak berkorban selama ini" ucapnya memerintah seperti seorang raja dan kharismanya sangat besar sehingga sangat mendominasi.


"tetapi Mikey, kita sekarang tidak tau dimana dia berada" ucap seseorang dengan gaya rambut aneh berwarna hitam.


"aku sudah menyuruh seseorang untuk mengawasinya" ucap Mikey.


"apa yang kau maksud hanagaki?" ucap seseorang dengan luka dikedua sisi bibirnya.


"ya, apakah kau sudah tau sanzu?" ucap Mikey.


"mereka mengatakan saat ingin membuntuti dan menangkap hanagaki, hanagaki dibawah oleh hanma dan entah apa tujuannya, jadi apakah kita akan bertindak?" ucap sanzu.


"kita pantau terus pergerakannya, Koko kau cari informasi tentang takemichi" ucap Mikey yang diangguki oleh Koko.


tidak lama Mikey langsung pergi dan meninggalkan semua orang yang ada disitu.


disisi takemichi...


"hanma!!! lepaskan aku!!!" ucap takemichi masih memberontak.


BUG


BUG


BUG


suara pukulan yang dilakukan takemichi, namun tidak dirasakan oleh hanma yang tertawa cekikikan sambil menggendong takemichi.


"benar benar harus ditaklukkan dulu" ucap hanma menurukan takemichi entah dimana dan rumah siapa.


"hanma kau keterlaluan, kenapa kau membawaku kemari!!?" ucap takemichi emosi.


"kenapa mulutmu yang mungil itu dibuat memaki? itu tidak baik untuk anak baik seperti mu" ucap hanma.


"mau apa kau?" ucap takemichi waspada.


hanma tampak menghampiri takemichi dan membuatnya tiba tiba merasakan hal buruk.


"kau mau tau apa yang aku mau?" ucap hanma semakin mendekat.


"walaupun semua terbebaskan dari kematian, namun aku akan berusaha membuat mereka mengikuti takdir mereka, oh iya kau adalah penjelajah waktu, kau mempertaruhkan gender sendiri untuk mereka? sungguh naif"


"apa yang kau katakan!?" ucap takemichi berkeringat dingin dan gemetar.


bagaimana bisa hanma tau jika dirinya adalah penjelajah waktu, dan perjanjian dengan tomoe, dia juga tau.


"si-siapa kau sebenarnya?" ucap takemichi.


"oh kau mau tau?" ucap hanma mengeluarkan tomoe dan takemichi melihat jika tomoe terikat.


"tomoe? hanma lepaskan tomoe, apa yang kau lakukan!?" ucap takemichi ingin merebut tomoe dari tangan hanma.

__ADS_1


"kenapa bisa kau ikut campur" ucap tomoe kepada hanma.


"lalu apa maksudmu memberikan dia kesempatan untuk menyelamatkan mereka? seharusnya mereka mati karena takdir menentukan mereka, itu sama saja menentangku!!!" ucap hanma.


"aku memang memberinya hukuman dan kesempatan, namun dia anak yang naif dan dia terus memohon, sebelum hatinya menjadi hitam, sebaiknya aku menurutinya" ucap tomoe.


"takdir ada ditanganku, mengapa kau bisa memberinya secara kesempatan dan tidak berunding dengan dewa yang lain? bahkan dewa kematian saja sudah menentukan takdir mereka dari diriku, lalu anak manusia ini malah membuat semuanya jadi kacau"


"aku mengendalikan mereka Karena takdir mereka ada padaku, kau hanya bisa memutar waktu untuknya karena kau memang dewa waktu, jadi saat kekuatanmu bocor maka takdirnya untuk menyelamatkan mantan kekasihnya" ucap hanma.


"aku tau, namun kenapa kau tidak kembali saja? mengendalikan takdir mereka di tempatmu berada, kenapa kau malah berada di alam manusia?" ucap tomoe.


"karena aku menginginkan kesenangan" ucap hanama.


"kenapa kau hanya bisa bersenang senang saja, kau juga mempunyai tugas penting" ucap tomoe.


"kau juga mempunyai tugas, lalu apakah kau tidak kembali ke asalmu?" ucap hanma.


"aku terkena hukuman untuk menemaninya, jadi aku harus bisa memberinya arahan jika dia berbuat salah" ucap tomoe.


"hahaha rasakan, dasar ceroboh, itulah hukumanmu" ucap hanma.


"tunggu!? lalu jika mereka ditakdirkan mati, maka apa gunanya aku mempertaruhkan genderku?" ucap takemichi.


"jika kau mau, kau bisa memutar waktu dari tomoe, ini juga termasuk salah tomoe karena memberimu hukuman seperti ini, sudahlah, ini memang sudah terjadi, lalu kau nikmati saja kehidupan mu hingga kau lelah" ucap hanma.


"hey, lalu bagaimana dengan genderku? apakah aku bisa kembali seperti dulu?" tanya takemichi.


"sudah aku putuskan, aku akan merubah takdirmu dan aku akan menyuruh tomoe untuk membantumu, jadi nikemati takdirmu sebagai seorang gadis ya" ucap hanma tersenyum.


"oh iya hampir lupa" ucap hanma menghampiri kembali takemichi dan...


kecupan manis didaratkan dibibir pink takemichi, lalu hanma melenggang pergi.


takemichi terdiam dan mencerna apa yang hanma lakukan.


psssst


semburat merah langsung terlihat dipipi takemichi, lalu langsung menutup wajahnya malu, wajahnya memanas dan langsung menyahut tomoe dan keluar dari rumah itu.


setelah takemichi keluar, takemichi langsung melanjutkan perjalanan untuk pulang.


"dasar pria mesum" ucap tomoe.


"sudahlah tomoe, aku sudah sangat bersyukur karena dia mau mengubah takdirku" ucap takemichi.


"haih, baiklah" ucap tomoe pasrah.


......................


......................


......................


"berhenti" ucap seseorang menghadang jalan takemichi.

__ADS_1


"siapa kalian?" tanya takemichi menatap polos ke arah orang itu.


"serahkan uang yang kau punya, maka kau boleh melewati jalan ini" ucapnya.


"tapi uang ku sudah habis" ucap takemichi.


"apa!! kau tidak punya uang? ah coba lihat postur tubuh mu, lebih baik kau bayar dengan tubuhmu saja" ucapnya tersenyum mesum dan menjilat bibirnya.


"apa apaan itu, aku tidak akan pernah mau" ucap takemichi.


"kalahkan saja dengan tendangan mu itu takemichi, hancur kan saja harta berharga nya" ucap tomoe.


"oke" ucap takemichi tersenyum.


"ooh kakak mau aku membayar tubuhku dengan bayaran seperti apa? aku tidak pernah tau Lo kalo bisa dibayarkan tubuh" ucap takemichi menggoda preman didepannya.


"adik kecil, jika kau tidak mengerti, aku akan membantumu dan mengajarimu, bagaimana? gampang kok, kau hanya perlu mendesah dibawah selakanganku" ucap pria itu memandang wajah takemichi dengan mesum.


"ohoho baiklah, mohon bantuannya kakak"


BUAGH!!


takemichi menendang bagian tengah tengah selakanganya, dan seketika orang itu meringkuk memegang bagian yang takemichi tendang.


"aaarrrg masa depanku hancur!!!" teriak pria itu.


"ah bagaimana kakak? apakah sangat enak?" tanya takemichi.


BUGH!


BUGH!


"aaaaaaaargh sakit benar benar sakit, ampuni aku, aku tidak akan berbuat seperti itu lagi!!!" ucapnya menangis dengan dibarengi ingus yang berderai.


"cih sudah berapa banyak wanita yang kau permainkan seperti itu, aku tetah membuatnya hancur, jadi kau tidak akan pernah bisa bersenang-senang lagi, jika aku membawa pisau, aku pasti akan memotongnya sampai habis" ucap takemichi meninggalkan orang yang kesakitan itu.


disisi lain...


"brrr dia sangat menakutkan, juniorku jadi gemetaran" ucap seseorang yang mengintip takemichi dari tadi.


"k-kau benar, ayo k-kita lanjut ikuti lagi" ucap pemuda satunya mencepit selakanganya dari tadi.


kembali ke takemichi.


takemichi berjalan pulang, karena dia tadi sudah berlama lama diluar dan membuat dia pulang kesorean, lalu tadi juga ada yang macam macam mau memalaknnya, jadi dia harus pulang cepat hari ini juga.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


to be continued.


__ADS_2