Change Into Girl (Tokyo Revengers)

Change Into Girl (Tokyo Revengers)
7. masalah


__ADS_3

🎉 happy reading 🎉


saat ini takemichi berada di taman hiburan, dibelakangnya ada beberapa orang yang mengikuti takemichi kemanapun mereka pergi.


"tunggu! kenapa kalian terus mengikuti ku?" ucap takemichi semakin erat memeluk tomoe.


"kami akan mengawalmu" ucap ran.


"kalian bermainlah sendiri, kenapa malah mengikutiku?" ucap takemichi.


"kami mau bermain denganmu" ucap hanma.


"nggak nggak nggak, kalian main sendiri sana" usir takemichi.


"mana bisa" ucap Mikey dengan muka datar.


"aku mau sendiri!!" ucap takemichi.


"lebih baik kau turuti apa kata kita, atau kau kami kurung dirumahmu dan menjagamu 24 jam" ucap Mikey.


"haih ya ya" ucap takemichi pasrah.


"tomoe tolong aku" rengek takemichi.


"takdirmu sudah diubah, jadi mereka akan melakukan apa yang dikendalikan oleh hanma dewa sialan itu" ucap tomoe bertelepati.


"aku mau seperti dulu, bukan tertekan seperti ini" ucap takemichi bertelepati diapit oleh ketiga orang disampingnya.


disisi kanan Mikey dan ran, disisi lagi hanma. keempat pemuda dan gadis itu langsung melihat lihat permainan yang ada di wahana tersebut.


"aku mau itu!!" ucap takemichi heboh menunjuk kembang gula berwarna biru dan pink (hmm kayak rambutnya kawata kalo di ingat ingat 🤔).


"baiklah, kau mau berapa?" tanya hanma tersenyum sepert sugar Daddy yang siap membelikan apa yang di mau sugar baby nya.


"aku mau yang besar" ucap takemichi tersenyum senang.


akhirnya takemichi membeli beberapa jajanan dan minuman manis untuk dirinya, sedangkan para pawangnya masih mengawal seperti takemichi itu nona muda.


"ayo kita naik biang lala" ucap takemichi tersenyum lebar mengajak ketiga pemuda itu.


"baiklah, kalian bagaimana?" tanya Mikey menyetujui.


"terserah" ucap hanma.


"demi ayang apasih yang nggak" ucap ran.


"baiklah ayok" ucap takemichi berlari menuju tempat bermain dan tidak lupa memeluk tomoe.


akhirnya ran membeli beberapa tiket untuk menaiki wahana tersebut, lalu takemichi yang menunggu melihat ran membawa beberapa tiket tersenyum.


"ayo masuk" ucap ran menggandeng tangan takemichi.


mereka mulai naik dan menikmati udara atas, hingga takemichi berbinar senang melihat pemandangan itu, lalu setelah menikmati wahana tersebut, Mikey mengajak takemichi dan yang lainnya memasuki wahana lain.


"m-mikey Kun, apakah kau yakin akan mengajak ke wahana ini?" tanya takemichi gemetaran.


"tentu saja" ucap Mikey langsung menggandeng tangan takemichi.


"hwaaaaa aku takut, dari dulu kau tau sendiri kan kalo aku takut dengan hantu" ucap takemichi bersembunyi dibalik punggung Mikey.


"ada aku disini, jadi kau tidak perlu khawatir, ayok masuk" ucap Mikey diangguki takemichi dan diikuti oleh ran dan hanma.


baru memasuki beberapa ruangan, takemichi sudah berteriak teriak melihat beberapa hantu mainan disana. tomoe yang berada di gendongan hanma hanya menggelengkan kepalanya melihat takemichi yang seperti itu.


Mikey yang selalu dipeluka takemichi dari samping hanya tersenyum kecil dan membuat kedua orang dibelakangnya menatapnya datar.


"kyaaaaaaa aku mau keluar dari sini kyaaaaaa Mikey kun ayo keluar!!!" teriak takemichi memeluk Mikey menenggelamkan kepalanya dibalik curuk leher Mikey dan tertutupi oleh topoku putih kebesaran milik Mikey.


takemichi berhenti lama, sehingga membuat Mikey dan yang lainnya tidak mendengar suara takemichi lagi.


Mikey langsung melihat takemichi yang sudah lemas dengan sisa sisa air mata disana dengan mata tertutup. takemichi pingsan sehingga membuat Mikey terkejut membulatkan matanya, dan langsung menggendong takemichi keluar dari sana.


Mikey melilitkan topokunya ke badan takemichi agar rok yang takemichi pakai tidak terbuka, lalu membawanya keluar.

__ADS_1


......................


......................


......................


beberapa menit berlalu takemichi masih menutup matanya yang masih berada dalam dekapan Mikey.


"ini semua salahmu, kenapa jika kau tau takemichi takut dengan hantu kau malah membawanya kesana, lihat apa yang terjadi sekarang" ucap ran menyalahkan Mikey.


"haa memangnya aku salah jika mengajaknya bermain saja, takemichi dulu tidak mudah pingsan, jadi aku berani membawanya kesana" ucap Mikey.


beberapa menit kemudian takemichi membuka matanya dan melihat jika dia ada digendongan Mikey, Mikey memangku takemichi dan memeluknya.


"ukh dimana aku?" ucap takemichi.


"kau sudah diluar, kau pingsan tadi" ucap hanma.


takemichi hanya menunduk dan mengingat tingkahnya didalam wahana tadi, lalu tiba tiba wajahnya memanas mengngat jika tingkahnya yang ketakutan sangat memalukan.


"sepertinya sudah cukup hari ini, takemichi butuh istirahat, lebih baik kita pulang" ucap hanma.


"hm"


"baiklah"


"iya"


......................


......................


......................


......................


akhirnya takemichi dan yang lainnya pulang dan mengantarkan takemichi pulang, lalu sesudah mengantarkan takemichi pulang, hanma berpesan akan ada banyak lagi orang yang akan merepotkan mu.


mendengar itu takemichi langsung berkeringat dingin dan menatap hanma tidak pernah jika takemichi akan mendapatkan masalah lagi.


takemichi ingin memasak dan kebetulan belanjaannya dikulkas sudah habis, jadi dia mau keluar membelinya.


takemichi mengambil beberapa lembar uang dan langsung keluar membeli bahan makanan yang akan dia masak hari ini.


skip


takemichi yang sudah selesai berbelanja pulang dan langsung pulang, dimana akhirnya takemichi menemukan sebuah dompet berisi sejumlah uang yang tergeletak disana.


"eh ini punya siapa?" ucap takemichi langsung membuka dompet itu dan melihat isinya yang tebal.


"wah isinya sangat banyak, kira kira aku harus bagaimana mengembalikannya ya?" ucap takemichi.


"aku lihat tanda pengenalnya saja, daripada harus pusing kan?" ucap takemichi mengambil KTP dan melihat dimana orang itu tinggal dan alamat mana.


"hm sepertinya aku tau alamat ini, biar aku mengembalikannya" ucap takemichi berjalan dan mulai membawa dompet itu.


skip


"hm disini bukan ya?" ucap takemichi.


takemichi masih ragu dan ada seorang pria yang lewat langsung menanyakannya.


"maaf pak kalo boleh saya tanya, apakah benar ini alamat yang sama seperti di sini?" tanya takemichi ramah.


orang itu melihat dan memandang wajah takemichi, langsung tersenyum kecil, lalu mengangguk jika itu alamat yang benar.


"ah benar neng ini alamatnya, jika neng mau, neng bisa langsung masuk kedalam" ucapnya tersenyum ramah.


"jika seperti itu, terima kasih pak" ucap takemichi tersenyum.


"iya sama sama" ucapnya ramah.


takemichi mulai memasuki rumah besar itu dan melihat banyaknya jumlah mobil, lalu mengetuk pintu berwarna putih bersih dan gagang pintu dilapisi oleh warna emas menambah kesan elegan pintu tersebut.

__ADS_1


takemichi sempat terkagum dengan rumah yang terlihat seperti istana itu, lalu tidak lama seseorang membukakan pintu dan tersenyum ramah.


"iya ada perlu apa nona?" tanyanya ramah.


"ah begini bik, saya menemukan dompet berisi sejumlah uang dijalan waktu saya berbelanja, jadi bisa bertemu dengan orang yang punya dompet tersebut?" tanya takemichi ramah.


"tentu, beberapa menit lalu tuan saya kehilangan dompet, jadi dia mencarinya karena didompet itu ada beberapa kartu penting" ucapnya.


"jika seperti itu, dompetnya langsung saya kasih ke bibi saja ya, saya buru buru soalnya" ucap takemichi tersenyum.


takemichi merasa tidak enak lama lama disitu, sehingga maid tersebut menyuruhnya masuk untuk menunggu tuannya menemuinya.


takemichi sempat menolak sehingga maid itu memaksa takemichi untuk meminta masuk karena dia akan di berikan hadiah oleh tuannya.


takemichi mencoba berfikir positif agar dirinya tidak terkena masalah, karena tadi hanma mengatakan jika takemichi harus terus berhati hati agar tidak terkena masalah.


akhirnya pemuda turun dari tangga dan melihat takemichi yang duduk disofa itu, lalu menemui gadis yang menurutnya sangat cantik dan imut itu.


"hai apakah kau yang menemukan dompetku?" ucap pemuda itu tersenyum ramah.


"ah iya, saya yang menemukannya" ucap takemichi tersenyum canggung.


pemuda itu langsung duduk disamping takemichi yang duduk manis, setelah itu takemichi mengembalikan dompet tebal tersebut.


"i-ini dompetnya, kalo begitu saya permisi dulu" ucap takemichi gugup, entah kenapa dia sangat takut berlama lama dirumah itu.


"eits kau mau kemana? lebih baik duduk disini dan aku akan membiarkanmu minuman, agar kau lebih rilex" ucapnya tersenyum.


"t-tapi aku ada urusan, jadi tidak bisa" ucap takemichi.


"sini sini duduk dulu, biar aku membuatkan mu minuman, ini tanda terima kasihku untumu" ucapnya langsung pergi ke dapur.


"t-tapi..."


"sudahlah"


skip


akhirnya pemuda itu kembali dengan membawa secangkir teh dan beberapa camilan, lalu meletakkannya di meja depan takemichi.


"ayo silahkan, maaf hanya makanan kecil" ucapnya yang membuat takemichi tersenyum kikuk, melihat camilan yang super mahal hanya dibilang makanan kecil.


"ah iya" ucap takemichi sungkan memakan camilan dan sesekali menyeruput teh tersebut, namun tetap dimakan oleh takemichi.


setelah beberapa menitan, takemichi yang keasyikan mengobrol dengan orang didepannya merasa jika kepalanya sangat pening, sehingga takemichi memaksa untuk terus tersadar dari kesadarannya.


matanya mulai berat dan pandangannya berkunang-kunang, setelah itu takemichi langsung ambruk disofa itu.


"tangkapan hari ini lumayan, dia sangat cantik dan imut, sangat mempesona, aku akan memperlakukannya dengan baik hari ini" ucapnya dengan dibarengi tawa kecil.


"Ara, cepat kau bawa dia ke kamar tempat para wanita cantik dan langkah, hari ini kita mendapatkan wanita yang sangat cantik dan imut, dan jangan lupakan jika dia termasuk gadis langkah yang selama ini ku cari" ucapnya.


"baik tuan Alexander, saya akan membawanya, namun tuan, apakah dia tidak akan menjadi masalah jika kita akan menjualnya ke luar negeri? dia termasuk gadis langkah dan mempesona, saya jadi kepikiran jika gadis ini harus dijual dengan harga triliunan" ucapnya.


"kau benar, ayo sisihkan dia dan jika perlu kurung dia dengan gadis langkah yang lainnya dari berbagai negara" ucapnya tersenyum devil.


"baik tuan alex" ucapnya membungkuk dan membawa takemichi dengan hati hati agar tidak terkena lecet sedikitpun.


"hahaha aku akan menjadi lebih kaya, hanya mengumpan dompet yang kuisi dengan uang segebok, dan ktp dan cek kosong, dia langsung mengembalikannya, benar benar gadis yang sangat jujur dan baik" ucapnya tertawa.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


to be continued.


__ADS_2