
Sedangkan Fadli yang mengetahui kakak iparnya dilarikan ke rumah sakit tempat dia bertugas. Fadli pun segera pergi ke ruang IGD untuk mencari keberadaan kakak iparnya.
" Dokter Agnes bagaimana keadaaan pasien?." Tanya Fadli ke dokter Agnes yang saat itu bertugas di IGD.
Dokter Agnes memandang bingung ke dokter Fadli karena heran dokter Fadli berada di ruang IGD.
" Maaf dok, pasien yang dokter tangani itu kakak ipar saya." Jelas Fadli yang tahu kebingungan dokter Agnes.
" jadi pasien ini kakak iparnya dokter Fadli." Fadli mengangguk.
__ADS_1
" Pasien mengalami serangan jantung dok." dokter Agnes pun menjelaskan kondisi Deris kali ini.
Dokter Fadli yang mendengar penjelasan dari rekannya tampak terkejut dan dia nggak bisa membayangkan perasaan kakaknya saat tahu kondisi suaminya. Dokter Fadli juga langsung memberitahukan seluruh keluarga lewat grup WhatsApp tentang kondisi Deris. Dia bermaksud agar keluarganya bisa menguatkan kakaknya.
Setelah memberitahu keluarga besarnya dokter Fadli di beritahu oleh perawat kalau kakak iparnya akan di pindahkan ke ruang ICU. Dokter Fadli pun langsung mengikuti perawat yang sedang mendorong brankar kakak iparnya ke ruang ICU.
Setelah kakak iparnya masuk ke ruang ICU tak lama kakak dan keponakannya datang.
" Kak Chan harus kuat ya biar bisa mendoakan kesembuhan bang Deris. Saat ini bang Deris masih koma dan harus masuk ruang ICU." ujar Dokter Fadli yang membuat Chantika langsung lemas.
__ADS_1
Dokter Fadli langsung membantu kakaknya duduk di sofa yang berada di ruangan tunggu. Karena Dokter Fadli masih ada berapa pekerjaan yang harus dia selesaikan. Dia pun meminta keponakannya untuk menjaga mamanya Sampai keluarga yang lainnya datang. Dokter Fadli juga meminta perawat untuk mengawasi kakak dan keponakannya.
Tak lama kedua orang tua Deris datang dan mamanya Deris langsung memeluk menantunya yang pasti sangat terpukul. Sebenarnya dirinya juga sangat sedih dan terpukul tapi sejak di perjalanan menuju ke rumah sakit suaminya sudah mewanti-wanti untuk kuat agar bisa menenangkan menantunya.
Sedangkan dokter Fachri dan dokter Zahra kedua orang tua Chantika yang mendapatkan kabar kalau menantunya masuk rumah sakit. Mereka pun langsung berangkat menuju ke rumah sakit Royal Medika walaupun dokter Fachri dan dokter Zahra juga baru pulang dari rumah sakit setelah melakukan operasi.
***
Tak terasa sudah satu bulan lamanya Deris koma dan di rawat di rumah sakit dan selama itu pula Chantika tidak pernah mau meninggalkan suaminya. Beruntung rumah sakit tersebut milik om nya jadi walaupun tidak pulang ke rumah Chantika bisa istirahat dengan nyaman di kamar yang di sediakan di samping kamar rawat suaminya berada. Om Gibran selalu mewanti-wanti pihak rumah sakit agar selalu mengawasi keponakannya.
__ADS_1
Untuk ketiga anaknya mereka di rawat oleh orang tua Deris yang sengaja tinggal di rumah sang anak.
Hari ini dokter Fadli datang ke rumah sakit bersama bundanya dan langsung menuju ke ruang rawat kakak iparnya. Bunda Zahra memang sengaja hari ini libur karena ingin menemani putrinya apalagi dokter Fadli memberitahu kalau kondisi Deris kian hari kian menurun. Karena itu bunda Zahra memutuskan untuk mengambil cuti untuk menemani putrinya. Bunda Zahra yakin putrinya belum mengetahui kondisi sebenarnya suaminya. Kalau putrinya sudah mengetahui keadaan suaminya pasti dia sudah di rawat juga di rumah sakit.