Cinta Chantika

Cinta Chantika
41.


__ADS_3

Setahun setelah Chantika bergabung kembali dengan JG group perkembangan karir Chantika melaju pesat begitu juga dengan perusahaan peninggalan papinya yang kian hari semakin maju.


Pagi ini seperti biasanya Chantika akan mengantarkan ketiga anaknya ke sekolah baru setelah itu dirinya menuju ke kantor. Sampai kantor Chantika langsung menuju ke ruangannya. Vena yang melihat kedatangan bosnya pun langsung bergegas bangun dari duduknya dan ikut masuk ke dalam ruangannya sambil membawa agenda dan juga berkas-berkas yang akan di tanda tangani oleh Chantika.


" Selamat pagi Vena."


" Selamat pagi juga Bu."


" Jadwal saya hari ini apa ven?." Tanya Chantika.


" Karena ibu minta di kosongkan siang hari jadi hari ini hanya ada satu pertemuan dengan perusahaan asal London bersama dengan pak Gilbert." jelas Vena.


' Oh iya dengan MAC company ya ven?." tanya Shanum


" Iya Bu betul."

__ADS_1


" Ya sudah vena kamu bisa kembali ke tempat kamu."


" Baik bu, saya permisi." Vena pun keluar dari ruangan kerja Chantika dan menuju ke meja kerjanya.


Sedangkan Chantika kembali melanjutkan pekerjaannya?


***


Sekitar pukul sembilan pagi Gilbert mendatangi ruangan kakaknya bersama dengan sang asisten.


Tok.... Tok... Tok


Chantika yang melihat kedatangan adiknya pun langsung bangun dari duduknya sambil mengambil tasnya. Setelah itu menghampiri adiknya yang berdiri di depan pintu ruangannya.


" Yuk." Ajak Chantika yang jalan melewati sang adik.

__ADS_1


Gilbert yang melihat sang kakak melewati dirinya begitu saja hanya bisa geleng-geleng kepala. Gilbert pun langsung mengikuti sang kakak yang juga di ikuti oleh kedua sekretaris mereka.


Menempuh perjalanan sekitar dua puluh lima menit akhirnya mereka berempat pun sampai di hotel Cendana. Setelah memarkirkan mobilnya mereka pun langsung menuju ke restoran pucuk daun yang berada di dalam hotel Cendana.


" Selamat siang, selamat datang perkenalkan nama saya Joe saya asistennya pak Bryan. Mari silahkan duduk." Ucap Joe asisten Bryan CEO MAC company.


" Selamat siang juga pak Joe, kenalkan saya Riki asistennya pak Gilbert. Dan ini pak Gilbert dan Bu Chantika pemilik JG group, sedangkan yang ini sekretarisnya Bu Chantika." Riki pun memperkenalkan atasannya.


" Senang bisa kenalan dengan pak Gilbert dan Bu Chantika, tapi sebelumnya saya minta maaf terlebih dahulu karena pak Bryan belum ada di sini karena harus menenangkan putrinya yang sedang rewel." ucap Joe yang meminta maaf atas nama bosnya.


" Nggak apa-apa kok pak Joe , kami akan menunggu." ucap Gilbert yang sangat tahu kalau pemilik MAC company adalah seorang duda anak satu yang di tinggal meninggal oleh istrinya saat melahirkan putri semata wayangnya.


Dan Gilbert juga tahu kalau Bryan selalu membawa anaknya kalau pergi jauh. Sambil menunggu kedatangan Bryan CEO MAC company datang, asistennya Joe mencoba menjelaskan tentang rencana kerjasama mereka. Chantika dan Gilbert pun mencoba untuk mendengarkan penjelasan dari Joe.


Tak lama datanglah seorang pria menghampiri meja mereka sambil mengendong gadis cilik yang di perkirakan berusia tiga tahun dan di belakangnya di ikuti oleh dua orang satu laki-laki dan satu perempuan dewasa.

__ADS_1


" selamat siang, maaf karena sudah membuat kalian menunggu." ucap Bryan begitu datang.


Chantika dan Gilbert yang sedang fokus mendengarkan penjelasan dari Joe pun langsung mengarahkan pandangannya ke kanan dimana Bryan berada.


__ADS_2