
Pagi-pagi sekali Ani sudah bersiap dengan sebuah koper kecil di tangan nya,ia keluar dari kamar dan berjalan langkah demi langkah menuruni tangga kos,ia berharap semua akan baik-baik saja setelah ini.
"Bu Ani berangkat ya" kata nya pamit kepada Bu lili
"oh ya udah an,hati-hati ya,salam buat mamak dan bapak" kata nya karna memang mengira Ani mau pulang ke kampung
"iya Bu,nanti Ani sampaikan" kata nya berbohong sambil tersenyum
Kemudian ia ke bandara Kuala namo dengan menaiki grab dari kos.
ia meneteskan air mata nya mengingat semua kenangan nya dengan sahabat nya tersebut.
"selamat tinggal san,Jo,gue berharap setelah gue ngk ada Lo berdua bisa bersatu" Kata nya lirih sambil menghapus air mata nya yang mengalir di pipinya
bapak supir grab heran melihat penumpang nya menangis,ia memperhatikan raut wajah Ani ketika naik tadi dan memperhatikan penumpang nya dari kaca spion setelah mobil berjalan
Karan penasaran ia pun bertanya kepada Ani.
" kenapa nangis neng?" tanya nya
" ngk apa-apa pak" jawab Ani
Karana Ani menjawab ngk apa-apa pak supir pun tidak mau menyinggung atau bertanya lagi kepada Ani.
Sesampai nya di bandara Ani langsung memesan tiket pesawat
__ADS_1
kebetulan ia akan berangkat pukul 10.00 wib,lalu ia menghubungi Sandra untuk memberitahu keberangkatan nya
" hallo Ra,gue berangkat jam 10.00wib,gue udah di bandara ini" kata nya memberitahu
" oh ya udah,nanti kabari gue kalau udah mendarat di Kuala lumpur ya" kata Sandara
Sementara di pabrik Santi menununggu kedatangan Ani dan Jojo,tumben sekali di jam delapan lewat kedua sahabat nya tersebut belum nampak batang hidung nya,ia juga sudah mengubungi Ani tapi nomor nya tidak aktif,begitu juga dengan nomor Jojo,mereka berdua seakan kompak tidak masuk hari ini
"ya ampun anak itu,dua-dua tidak datang kompak apa?" kata Santi menggerutu sendiri .
" apa karna masalah semalam makanya mereka tidak datang ya,astaga kekanakan sekali" sambung nya lagi
teman kerjanya yang lain melihat Santi menggerutu jadi heran dan bertanya
" Jojo,dan Ani,seperti janjian aja ngk masuk" kata nya menyampaikan
" mungkin telat,kan biasa tuh teman kamu yang satu itu telat" kata nya
" ia mg Ani biasa telat tapi ngk Sampek jam segini juga kan,biasa nya paling telat 10 atau 15 menit
ini udah hampir jam 09.00wib Lo ris"
"Jojo juga mana pernah telat,biasa nya dia duluan baru gue" sambung nya lagi
" iyahhh mana tau mereka sakit dan,coba Lo telfon deh" saran nya
__ADS_1
"udah Lo ris,bahkan berkali-kali gue telfon ngk aktif nomor mereka berdua,heran gue"
" trus gimana dong,ntar deh gue kawani ke kost mereka pulang kerja nanti"
" emang Lo ngk sibuk,ntar cewek Lo marah lagi " kata Santi
" ngk lah santai aja" jawab nya
Santi pun memulai pekerjaan nya,hatinya tidak tenang memikirkan keadaan kedua sahabat nya tersebut,ia masih bertanya-tanya apa yang terjadi pada mereka.
sementara Jojo Karna banyak berpikir tadi malam ia lama tidur dan baru bisa tertidur subuh tadi sehingga ia terlambat bangun,ia Baru aja bangun dan melihat jam dinding kamar nya sudah mau jam sembilan,akhir nya ia memutuskan tidak berangkat bekerja,ia mengambil hp nya dan menyalakan nya,memang tadi malam ia menonaktifkan ponsel nya
kemudiaan ia menghubungi mandor nya di pabrik untuk minta izin tidak masuk kerja Karan ia sakit
setelah itu ia melanjutkan tidur nya tanpa melakukan apa pun bahkan dari semalam ia tidak makan apa pun Samapi pagi ini
ia nya terus menyalahkan diri nya atas peraktaan nya semalam
ia banyak berandai-andai,andaikan ia tidak mengutarakan isi hati nya pasti Ani tidak marah padanya,pasti tidak ada yang terluka pasti semua akan baik-baik saja,itu lah selalu di ucapkan dari semalam
ia menyesali nya,ia tidak tau bagaimana nanti dia jika bertemu dengan kedua sahabat nya tersebut
ia tidak tahu apa yang akan di lakukan nya
karna setelah ini pasti semua nya tidak akan berjalan seperti biasa nya
__ADS_1