
setiba nya di kediaman ayahnya Iyan langsung pamit kepada nenek nya.
" nek Iyan langsung pulang ya,ada urusan soal nya" alibi nya agar tidak menginap di rumah besar itu
" loh kenapa?" tanya nenek
akhir-akhir ini memang dia jarang berkunjung ke rumah Dodi,ditambah lgi Iyan jarang menegur ayah nya itu
nenek tidak tau apa penyebab nya,karna setiap kali di tanya,iyan dan Dodi selalu menjawab tidak terjadi apa pun diantara mereka.
tapi nenek tau sifat cucu dan anak nya,tidak mungkin mereka seperti musuhan kalau bukan karna ada masalah yang terjadi diantara mereka.
dan pikiran nenek itu benar ayah dan anak itu sedang bersitegang karna 1 wanita.
6 tahun yang lalu Kristian mengenal seorang wanita yang bernama Sandra ya Sandra yang di kenal Kristian adalah Sandra yang sama dengan teman Ani yang mau di temui nya di Malaysia
iyan dan Sandra sempat menjalin hubungan dan Iyan sudah melupakan rasa bencinya kepada wanita semenjak mengenal Sandra namun wanita itu ternyata bermain api di belakang nya,demi uang ia rela melepaskan dirinya kepada pria tua yang kesepian,pria tua itu tak lain adalah Dodi ayah nya Kristian,sejak saat itu lh hubungan ayah dan anak itu renggang.
padahal sudah sejak 4 tahun yang lalu Dodi tidak berhubungan lgi dengan wanita itu,karna tau wanita itu bukan cewek baik-baik,sempat Dodi memutuskan untuk menikahinya,tapi ketika Dodi ingin melamar Sandra,perempuan itu malah kepergok bermesraan dengan teman bisnis Dodi ketika itu
sejak saat itu lah Dodi memutuskan tidak mau dekat dengan perempuan lagi dan terus menyendiri sampai saat ini.
Dodi selalu minta maaf kepada putra tunggal nya itu,tapi Kristian sepertinya masih blm bisa memaafkan kesalahan nya
padahal itu tidak sepenuhnya salah Dodi,perempuan itu yang salah ia memacari banyak pria sekali Gus,bukan cuma Dodi dan Kristian yang menjadi kekasih nya saat itu tapi banyak lgi.
sejak saat itu lh Kristian semakin membenci wanita dan tidak mau dekat dengan wanita lagi.
"dari mana ma?" tanya Dodi ketika melihat sang mama baru saja pulang padahal ini sudah malam
" rumah sakit" jawab nek Mirna
"loh,,,siapa yang sakit ma" kata nya sambil berdiri dari sofa tempat ia duduk dan menghampiri mama nya
kemudian nenek menceritakan kejadian yang menimpa nya dari awal Samapi akhir di ceritakan oleh nenek.
"trus bagaimana keadaan gadis itu ma?" tanya nya setelah nenek selesai bercerita
"Puji Tuhan operasinya lancar,tapi gadis itu belum sadar kan diri di rumah sakit" terang nenek
"trus siapa yang menjaga nya ma,sudah mengabari keluarga nya ?" tanya Dodi lagi penasaran
"udah aman itu,semua sudah di urus oleh Iyan" kata nenek sambil berjalan ke kamar nya
nenek merasa sudah lelah dari tadi,sehingga ia memutus kan beristirahat di kamar nya.
"hufff" kata Dodi menghela nafas panjang
ia merindukan putranya itu,tapi apa boleh buat karna wanita tidak tau untuk itu ia harus rela di benci oleh putranya sendiri.
"Iyan sampai kapan kamu seperti ini sama ayah" kata nya dalam hati.
"ayah rindu pelukan mu,ayah rindu melihat wajah mu dan senyum mu yang mahal itu" kata nya lagi sambil sedikit terkekeh mengingat putra nya itu jarang sekali tersenyum
Dodi tidak tau sampai kapan mereka akan seperti ini,ia menyalah kan diri nya atas semua ini,baru saja kemarin Kristian mulai percaya pada wanita tapi seketika hancur Karan dirinya
jujur saja Dodi juga tidak tau kalau Sandra adalah kekasih anak nya dan jujur saja Dodi pun merasa mulai percaya dengan perempuan setelah mengenal Sandra,kepolosan dan keluguan gadis itu membuat dua laki-laki ayah anak tersebut tertipu dengan Sandra.
sementara di Medan Santi ke kos Jojo tersebut dahulu dan berencana mengajak Jojo untuk menemui Ani.
__ADS_1
"Jo...Jo...Jojo" teriak Santi dari luar kamar Jojo,ia langsung masuk kedalam kos-kosan itu setelah ijin kepada ibu kos Jojo.
Jojo yang masih bermalas-malasan dari tadi pagi
membuka mata nya dan bangkit dari rebahan nya
"ada apa sih teriak-teriak,ganggu aja"katanya marah Karana belum tau siapa yang datang.
setelah melihat Jojo membuka pintu dan mendengar bentakan Jojo,Santi langsung menarik telinga sahabatnya tersebut.
"bilang apa barusan?" tanya nya lagi sambil masuk ke dalam kos Jojo tanpa di persilahkan
"iss Lo rupanya"kata Jojo salah tingkah
"iya gue,ngapain aja loh hari ini, ngk datang kerja kekanakan" kata Santi kesal melihat sahabat nya itu bermalas-malasan,Santi yakin pasti seharian penuh Jojo hanya tidur.
"Lo pasti ngk mandi kan seharian,jangan bilang Lo juga ngk makan seharian ini?" tanya nya memicingkan mata nya
"isss sok tau loh" sargahnya
"Ya memang benar kan?,jujur aja Lo" kata Santi lagi
"tau akh,gue lagi malas tau" jawab nya cuek
"ya ampun kalian berdua sama aja,udah dewasa tapi Karan perasaan bisa kek anak kecil,saling marahan" kata Santi
"karna bukan Lo" kata Jojo tanpa menyadari kalau kata-kata itu akan menyakiti Santi
" Lo bilang apa barusan,Lo pasti udah tau semua nya kan Jo"
"sebenarnya waktu Lo ajak gue jumpa pagi-pagi sekali di pabrik,gue mau ngomong sama Lo tentang perasaan gue,tapi Lo malah menghancurkan hati gue sampai berkeping-keping,bahkan sebelum gue ngomong" kata Santi mata nya mulai berkaca-kaca
"maaf san,gue ngk maksud,gue juga ngk tau perasaan gue tiba-tiba aja muncul untuk Ani" kata nya menjelaskan
"gue tau Karana itu gue berusaha nutup perasaan gue ke Lo,tapi bodoh nya gue,gue malah cerita ke Ani yang Tetang perasaan gue,andai aja gue ngk cerita pasti dia udah Nerima Lo sekarang"
kata Santi merasa menyesal telah menceritakan perasaan nya pada Ani.
"sudah lah san,semua sudah terjadi,gue Nerima penolakan Ani,tapi gue ngk bisa Nerima perasaan Lo juga,Lo tau kan hati tak bisa di paksa kemana ia akan berlabuh" kata Jojo panjang lebar
" ya gue tau itu Jo,karna itu kita harus ke kos Ani buat bicara kan hal ini,gue ngk mau persahabatan kita hancur biarkan semua mengalir dan berjalan semestinya,kalau Lo berjodoh dengan salah satu dari kami,kami pasti ikhlas kok menerima satu sama lain,yang penting persahabatan kita tetap utuh" kata Santi lagi
" baik lh gue mandi dulu bentar" kata Jojo sambil berdiri dan berlalu ke kamar mandi nya
Setelah selesai mandi mereka pun langsung pergi ke kos Ani untuk menemui Ani dan membicarakan semuanya.
setibanya di kos Ani mereka langsung bertanya ke buk lili
"buk Ani nya ada?" tanya Santi
"lohh Kalina tidak tau kalau Ani pulang ke kampung nya tadi pagi ya,mau apa dia tiba-tiba pulang ya?" buk lili kaget dan malah bertanya balik
" loh Ani pulang kampung Bu?" tanya Jojo juga
" iya tdi pagi,ibu tidak pala bertanya kenapa,soal nya semalam dia pulang dengan menangis,jdi ibu kira ada yang sakit di kampung makanya dia izin pulang" terang Bu lili
" emang ia ngk ada bilang apa- apa ya buk?" tanya Santi lgi
" ngk ada cuma izin pulang aja,pas ibu tanyak ngapain ia bilang ngk apa-apa" kata buk lili.
__ADS_1
" tapi dia meninggalkan kunci kamar nya,kata nya mana tau Santi datang kata nya gitu " kata Bu lili sambil menyerah kan kunci kamar Ani
setelah itu Santi dan Jojo naik ke atas dan masuk ke kamar Ani,tidak seperti biasa kamar itu berantakan dan acak-acakan,kali ini kamar yang di tinggalkan Ani sangat rapi dan bersih
Santi meneliti setiap inci ruang dengan luas 4x3 itu dengan teliti.
sampai netra nya menemukan sebuah kertas kecil yang diselipkan di dinding poster yang menempel di dinding kamar tersebut
Santi mengambil nya dan membuka kertas yang di lipat kecil tersebut
" Jo ada surat ini dari Ani" kata Santi setelah membuka kertas yang dilipat itu,ternyata Ani menitipkan surat disana,karna ia yakin sahabat nya itu pasti akan datang mencarinya ke kamar kos nya itu
" apa isi coba baca" kata Jojo penasaran dengan isi surat Ani.
isi surat Ani
teruntuk sahabatku Santi dan Jojo,maaf ya gue pergi tanpa pamit sama Lo berdua
gue harap kalian bahagia setelah gue ngk ada di antara kalian ya.san untuk Lo jangan menyerah buktikan pada Jojo kalau cinta Lo lebih besar dari cinta gue
dan untuk Lo Jo,tolong maaf kan gue ngk bisa terima cinta Lo,karna bagi gue persahabatan kita lebih penting daripada perasaan cinta gue.dan gue mohon jangan menyalahkan diri kalian,gue pergi memang sudah merencanakan nya sejak awal,gue mau merantau dan cari pengalaman di luar negri
jadi jangan cari gue ya,tenang aja gue ngk bakal melupakan kalian berdua,kalian tetap sahabat terbaik gue
percaya lah dimana pun gue nanti,gue selalu ingat Lo berdua,semoga bahagia ya dan sekali lagi gue minta maaf
see you
and i love u sahabat ku
love
Ani
begitu lh isi surat yang di tinggal kan Ani,ia tidak memberitahukan kemana ia pergi
setelah membaca surat itu Santi pun menangis sejadi-jadi nya,sementara Jojo merasa semakin bersalah,karna pernyataan nya membuat sahabat nya pergi jauh dan mungkin tidak tau kapan mereka akan bertemu lagi
"ini semua salah gue,hik..hik..hik" Jojo pria yang cuek dan dingin itu ikut menangis di samping Santi
" Lo ngk salah,ini salah gue" Santi juga malah menyalah kan dirinya juga
Bu lili yang mendengar suara menangis dari atas langsung datang dan melihat apa yang terjadi,ia terkejut mendapati dua sahabat Ani menangis di kamar kos Ani.
"hey....kenapa kalian menangis" tanya Bu lili heran
"Bu Ani Bu" jawab Santi masih sesenggukan
" kenapa Ani?" tanya Bu lili mulai khawatir tetang ani,memang sejak pergi tadi pagi Ani tidak ada menghubungi nya sudah sampai atau belum nya
" Ani pergi jauh Bu" kata Santi lagi ambigu
" deg.." jantung buk lili berdetak kencang memikirkan apa yang terjadi pada Ani
ia sudah berpikir yang ngk-ngk karna perkataan Santi,ia berpikir Ani kecelakaan di jalan menuju kampung nya,padahal bukan itu maksud Santi
"apa maksud mu,bicara jujur" katanya tidak terima terbang perkataan Santi
"iya buk ia pergi meninggalkan kita,ia pergi merantau katanya buk,keluar negri tapi ia tak memberitahu ia di mana
__ADS_1