Cinta Diantara Sahabat

Cinta Diantara Sahabat
episode 24


__ADS_3

Setelah sebulan di rawat di rumah sakit Ani yang berganti nama Rania,sudah di perbolehkan pulang walaupun belum sembuh total,Rania harus perlu rawat jalan untuk mempercepat pemulihan nya


nenek datang menjemput bersama Iyan,setelah membereskan administrasi nya iyan datang keruangan Rania dan tiba-tiba saja ia berpikir kalau sebaik nya gadis itu tinggal di kediaman nya saja,untuk memastikan kalau gadis itu tidak terlibat dengan rencana penabrakan neneknya.


"nek gadis ini akan ikut ke Mension Iyan" kata nya tiba-tiba


"loh kenapa begitu,bukan nya kamu ngk suka direpotkan apa lagi kamu ngk suka kalau di sekitar mu ada wanita apa lagi di kediaman mu sendiri" kata nenek heran


"gpp nek,biar aku bisa mengawasi nya"


jelas nya


"sudah nenek bilang,ia ini gadis baik,buktinya dia menolong nenek waktu itu" banyak nenek tidak terima gadis yang lemah itu di curigai oleh cucu nya


"bisa aja ia hanya pura-pura baik aja nek,sudah lah biarkan ia ikut Iyan,atau nenek mau dia di buang saja" jawab nya lagi sambil membereskan barang-barang gadis itu


"baik lh" putus nenek,Karana Mirna tau cucu nya itu tak pernah main-main dengan perkataan nya


sekali berkata iya bisa mewujudkan nya tanpa kenal ampun dan tanpa belas kasihan.


setelah merapikan semua nya nenek memapah Rania menuju mobil Iyan yang sudah terparkir di depan rumah sakit yang di kemudi oleh asistennya max.


"silahkan tuan,nyonya" kata max membungkuk hormat dan mempersilahkan tuan dan nyonya nya masuk kedalam mobil,setelah itu ia memutar ke arah kemudi dan mulai melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang setelah memastikan semua pintu mobil di kunci.


"kemana dulu tuan?" tanya max,Karana ia tidak tau tujuan awal tuan nya


"ke rumah utama,untuk mengantar nenek,baru kita ke mension ku" kata nya tegas sambil membuka ponsel nya dan melihat kinerja Alex yang baru saja mengirim informasi yang penting bagi nya.


ya malam ini ia akan menyerang kelompok mafia yang berani bermain-main dengan nya.


krna beberapa hari ini Alex ternyata sudah menemukan dalang di balik kecelakaan berencana tersebut mereka adalah black char mafia yang juga berkuasa di negara itu tapi masih di bawah kelompok yang di pimpin oleh Iyan.


setelah membaca semua informasi dari black char Iyan menyeringai dengan senyum devil nya

__ADS_1


"berani nya kalian mengusik ku" kata nya pelan Karana takut nenek mendengarnya


sementara Rania yang berada di antara Iyan dan nenek nya menoleh ke arah Iyan dan melihat senyum menyeramkan itu sehingga ia merasa takut dan reflek memeluk nek Mirna.


"nek takut"cicit nya pelan


nenek heran melihat nya tiba-tiba saja memeluk nya dan melihat ke arah Iyan.


"astaga,,,kenapa wajah mu menyeramkan sekali"kata nenek sambil melempar bantal yang ada di dalam mobil itu ke wajah Iyan


"pantas saja cucuku ketakutan,bagiamana ia bisa tinggal bersama iblis menyeramkan sepertimu" kata nenek lagi


"siapa yang menyeramkan,wajahku bisa saja kok nek" balasnya sambil merubah mimik wajahnya menjadi biasa


" tadi itu wajah mu luar biasa" kata nenek lagi


"sudah jangan takut nak,begitu lah wajah nya,tenang ya" Kata nenek menenangkan Rania


setelah merasa tenang Rania kembali mengangkat wajah nya dan melirik ke arah Iyan


"tidak apa-apa tuan" jawab nya kembali menundukkan kepala nya


setelah mengantarkan nenek ke mension utama,mobil mewah itu kembali melaju melanjutkan perjalan ke mension Iyan


" max sudah kau siapkan tempat tinggal gadis ini?" tanyanya pada sang asisten,Iyan sudah memerintahkan max untuk menyiapkan tempat tinggal khusus untuk Rania tentu saja tidak di dalam mension megah itu tapi di bawa ke markas di dalam hutan supaya tidak ada yang dapat menjangkaunya dan menyelamatkannya.


"sudah tuan" jawab nya


"bagus langsung ke markas,dan biarkan ia tinggal disana" kata nya


"tapi tuan jika nyonya besar ingin menemui gadis itu bagaimana?" tanya nya


"iya juga ya,kalau nenek tiba-tiba berkunjung ke mension dan tidak menemukan gadis ini,nenek pasti marah,baik lah bawa saja ke mension" kata nya setelah memikirkan panjang lebar akhirnya Rania di bawa ke mension pribadinya.

__ADS_1


belum ada seorang wanita pun menginjak mension pribadinya kecuali nenek nya.


Setibanya di sana iya menyeret lengan gadis itu ke dalam rumah dan sedikit terseok-seok Rania mengikuti langkah kaki Kristian yang panjang dan lebar tersebut,hingga sampai di ruang bawah tanah.


Iyan menghempaskan gadis itu ke sebuah ruangan di bawah tanah yang di dalam nya ada tempat tidur yang sudah lusuh,ruangan itu bisanya di gunakan Iyan untuk menyandra tawanan nya sebelum membawanya ke markas


ruangan itu kecil dan panas,selain di bawah tanah ruangan itu juga minim udara dan cahaya


ruang itu hanya di terangkan oleh sebuah lampu yang sudah redup sehingga hanya nampak remang-remang saja.


setelah menghempaskan Rania,ia meninggalkan Rania sendirian di ruangan tersebut tanpa berbicara sepatah kata pun


Rania hanya menangis meratapi nasib nya,ia sungguh tak tau siapa pria itu,siapa dirinya dan mengapa ia di perlakukan seperti tawanan


"hik...hik..hik" suara tangis Rania pecah ketika iya merasa ketakutan di ruangan itu,iya takut sendiri dan iya juga takut gelap.


"nenek...." kata itu yang berulang kali keluar dari mulut nya


sungguh ia benar-benar takut.


"nek...Nia ngak mau disini,Nia mau ikut nenek saja"katanya terus menangis


sementara para pengawal dan pelayan di mension itu heran mengapa tuan nya membawa gadis dan menaruh nya di ruang tahanan,biasanya kalau ada tawanan gadis langsung di kirim ke markas atau ke kantor polisi,tapi kali ini kenapa di bawa ke mension pribadinya.


sampai suara bariton itu mengagetkan mereka dari melamun nya


"berikan dia makan jika waktunya makan dan satu lagi jika say tidak di rumah dan nenek datang makan cepat keluarkan dia dari ruangan itu,paham" tegas nya


tanpa berani bertanya mereka semua menjawab


"baik tuan" kata mereka serempak


"bagus,max kita ke markas sekarang" perintahnya

__ADS_1


Mereka pun pergi ke markas untuk membahas penyerangan yang di lakukan kepada Black char,sebelum Samapi ke markas Iyan dan max memakai topeng penutup wajah sehingga mereka di kenari dengan mr.x dan Kenzo nama max di dunia hitam.


hanya Max yang tau siapa mr.x dan hanya dia juga yang tau semua tentang Kristian Sanjaya sang leader sekaligus CEO dan kepala polisi yang paling di segan ni di negara tersebut.


__ADS_2