
setibanya di rumah sakit Iyan memarkiran sepeda motor nya,kemudian berjalan tegas masuk kedalam dan mencari nenek nya.
setelah mencari kesana" kemari ia melihat nenek nya berjalan mondar mandir di ruang IGD,Iyan langsung melangkah mendekati nenek nya.
" siapa yang sakit nek?" tanya nya khawatir ia pikir ayah nya yang sakit.
"ada seorang gadis di dalam sana lagi berjuang,tadi dia ditabrak orang" jawab Mirna kepada cucu nya.
"lalu kenapa nenek terlihat sangat khawatir sekali?" tanya nya lagi heran.8
" ia kecelakaan Karan nenek yan,ia menyelamatkan nenek dari tabrakan itu" kata Mirna menjelas kan.
"astaga,,,bagaimana bisa nek,apa nenek tidak hati-hati hah" kata Kristian sambil meneliti tubuh nenek nya
"nenek tidak apa-apa,tapi keadaan gadis itu sangat parah,sehingga ia harus di operasi" kata nenek itu lagi menjelas kan
"Diaman kejadian nya nek?" tanya Iyan penasaran
"apa pelakunya di tangkap" tanya nya lagi
" pelakunya melarikan diri nak,di dekat bandara,tadi nenek mau jemput Lilis sepupu mu yang dari Indonesia itu" kata nek Mirna menjelaskan
" trus Lilis mana?" tanya nya lagi
" ngk jadi berangkat dari sana,ada urusan mendadak dia kata nya" jawab Nenek
anak itu sesuka hati nya saja,bagaimana tidak Lilis sudah berjanji datang hari ini bahkan nenek yang sudah tua bela belain jemput dari bandara tapi nyatanya tidak jadi berangkat.
Lilis adalah sepupu Kristian,ia adalah anak dari paman nya saudara sepupu ayah nya.
Lilis berencana liburan kuliah di tempat nya Karana nenek tak punya cucu selain Kristian dia sangat senang menyambut kehadiran cucu Kakak nya tersebut.
__ADS_1
memang keluarga nenek berada di Indonesia tepatnya di Bali,nenek menikah dengan kakek Kristian yang asli orang Malaysia.
"ya sudah nenek duduk aja dulu,gadis itu pasti baik-baik saja percaya lah nek" kata nya memenangkan nenek nya yang dari tadi terus mondar-mandir.
"trus supir nenek dimana?"
" astaga nenek meluapkan nya,tadi nenek tinggal di bandara,nenek keluar sebentar beli minum dan suruh supir menunggu" kata nenek setelah mengingat bahwa supir dan pengawal nya pasti panik menunggu nenek tak kunjung datang dan benar saja,sang supir yang dari tadi menunggu nenek tiba-tiba menelfon.
" hallo,ke rumah sakit xx sekarang" kata nenek,kebetulan memang nenek membawa tas nya dan ponsel nya
" siap nyonya" kata sang supir.
supir yang bernama pak Jono merasa ketakutan,ia takut terjadi sesuatu pada nyonya besar nya tersebut.
Setelah tiga jam menunggu akhirnya para dokter dan perawat yang menangani Ani keluar dengan wajah lelah dan letih.
" giaman dok?"
" semua baik-baik saja nyonya,tapi benturan di kepalanya sangat keras maka dari itu kami harus melakukan operasi,ada pembekuan darah di otak nya,tapi Puji Tuhan berjalan dengan lancar nyonya" terang sang dokter.
"syukur kalau begitu, apa kami sudah boleh menjenguknya dok?" tanya nenek lagi
"untuk beberapa menit kedepan jangan dulu nyonya kami akan memastikan keadaan nya terlebih dahulu,kalau tidak bermasalah lagi kami akan pindahkan ke ruang rawat suapya bisa di jenguk"kata dokter itu lagi
" oh,baik lah pindahkan ke ruang VIP termahal di rumah sakit ini dan berikan pelayanan terbaik" kata Kristian mengintimidasi
para dokter dan perawat baru menyadari kalau kepala polisi yang berpengaruh di negara itu beda di rumah sakit tersebut,dari tadi mereka hanya fokus pada nenek Mirna,tanpa memperhatikan pria tanpa yang berseragam polisi tersebut.
" ba...baik tuan" jawab dokter tersebut tergagap
siapa yang tidak mengenal pria itu,polisi tampan dengan segala ke misteriusnya,ya sebenar nya polisi adalah kedok nya saja untuk mengecoh semua lawan nya di dunia bawah
__ADS_1
Selain kepala polisi ia juga adalah seorang leader mafia paling kejam di negara nya banyak tidak tau hal itu,karna ia menutupi semua identitas nya di dunia bawah
bahkan hanya beberapa orang kepercayaan nya yang di dunia bawah nya mengenali wajah nya
di dunia bawah ia di kenal dengan sebutan mr.x yang kejam dan tanpa kenal ampun jika ada yang bermain-main dengan nya.
"nek sudah kan,kata pulang sekarang,gadis itu pasti di rawat dengan benar dirumah sakit ini" kata Iyan
"tapi tidak ada keluarga nya disini,bahkan nenek tidak tau siapa dia,kasian dia Iyan,pasti keluarganya sangat khawatir" terang nenek
"baik lah besok Iyan akan cari tau tentang nya ok nek,dan cari keluarga nya juga" kata Iyan lagi
"baik lah kalau gitu" kata nenek akhirnya mengalah juga dan mau ikut pulang dengan cucu nya
"max...ke rumah sakit xx sekarang" kata nya menghubungi asisten nya di perusaahan
" baik tuan" jawab max tanpa bertanya apa pun ia langsung meluncur ke lokasi yang di perintahkan tuan nya.
"Lex...cari tau orang yang mencoba menabrak nenek di dekat bandara tadi sore,aku rasa ini bukan kecelakaan tapi ada yang sengaja melakukan nya" telfon nya lagi pada anak buah nya di kepolisian.
"siap pak" kata Alex dan langsung mengerjakan perintah atasan nya
bukan tanpa alasan Kristian mengatakan seperti itu,ia tau ayah nya sangat berpengaruh di negara ini pasti banyak yang ingin menjatuhkan nya,dan bisa saja nenek nya jadi sasaran dari para saingan bisnis ayah nya,sama hal nya seperti ibu nya yang di rebut oleh pria lain saingan bisnis ayah nya
itu terjadi 30 tahun yang lalu,saat itu usia Kristian Masi menginjak 1 tahun,ayah nya dalam keadaan krisis ekonomi,ia tertipu oleh teman bisnis nya Karana tidak mau hidup dalam kesusahan ibu nya memutuskan meninggalkan Kristian dan ayah nya,kemudian menikah dengan lawan ayah nya di dunia bisnis,semenjak itu ayah nya sering mabuk-mabukan dan berlangsung Samapi Iyan berusia 12 tahun,kakek nya meninggal dan mulai mewariskan perusahaan properti milik kakek kepada pak Dodi ayah nya Kristian,sejak saat itu lah pak Dodi tidak mabuk-mabukan lagi dan mulai ikut mengurus iyan kecil dan memajukan perusahaan kakek hingga saat ini terkenal dan menjadi perusahaan ternama di negara tersebut.
dengan bantuan beberapa paman nya,sepupu Dodi perusaahan properti milik kakek menyebar di beberapa negara di dunia.
karna itu lah Iyan yakin pasti ayah nya memiliki banyak musuh di dunia bisnis yang bisa saja menyerang nya atau pun nenek nya.
setelah memerintahkan anak buah nya,Iyan dan nek Mirna pun pulang ke kediaman Dodi
__ADS_1
Karan memang selama ini. Iyan memilih tinggal sendiri di rumah yang sudah di bangun nya hasil kerja keras nya sendiri.