
Jacob yang mengetahui adiknya sudah membaca pikirannya langsung menatap Elizabeth dengan tatapan kesalnya karena ia tau jika Adiknua sudah membaca matanya Sam akan mengetahui apa yang sudah terjadi "Eliz Kakak peringatkan jangan sampai Sam tau apa yang terjadi kalau sampai itu terjadi aku tidak akan memaafkanmu" Elizabeth menatap Jacob dengan pandangan sedih karena ia tau resiko apa yang akan dialami oleh Kakaknya itu jika ia sampai melanggar sumpah dan perjanjian antara Vampire dan Wolf (serigala).
Tanpa sepengetahuan Jacob ternyata Sam sudah tau jika adiknya itu sudah jatih cinta pada orang yang tidak seharusnya.
Elizabeth hanya bisa menganggu dan langsung turun kebawah saat Elizabeth turun dia terkejut karena berpapasan dengan Sam Elizabeth langsung memalingkan wajahnya karena dia tau jika matanya dan Sam berpapasan dan saling menatap Sam bisa melihat apa yang Elizabeth lihat "Ada apa kenapa kamu tidak berani melihat Kakak El?" Elizabeth masih memalingkan pandangannya"Bu-bukan apa-apa Kak El cuman sakit kepala" Sam tau jika adiknya sedang berbohong tanpa sepengetahuan Elizabeth Sam langsung menangkup wajah Elizabeth dan menatap bola matanya Elizabeth tekejut bukan main karena dia tidak ingin Jacob dalam masalah langsung menutup matanya "Kamu kenapa El? Kak tau kamu menyembuyikan sesuatukan? " Elizabeth masih tidak membuka matanya dan menjawab ucapan Sam dengan mengeleng Sam menghembus nafasnya dengan berat "El Kakak tau apa yang terjadi pada Jacob dan jangan takut Kakak tidak akan memarahi Jacob dan percayalah El Kakak sayang pada kalian saat Ayah dan Bunda meninggal aku menjaga kalian dan ingat Kakak tidak semudah itu marah atau bahkan langsung bertindak tanpa tau penjelasannya" mendengar ucapan Sam Elizabeth pun berani untuk membuka matanya dan menatap Sam kemudian butir air jatuh dari mata Elizabeth. Sam tau jika adiknya ini sangat memyayangi Jacob "Sudah jangan menangis" Sam memeluk Elizabeth.
Sam berencana untuk berbicara pada Jacob Tok tok tok Jacob tersadar dati lamunannya "Masuk" Sam masuk dan melihat laki-lakinya itu "Apa aku boleh masuk? " Jacob tersenyum mendengar pertanyaan Sam setiap Sam ingin masuk dia akan bertanya sunggu Sam adalah Kakak tertua yang sangat baik dan menghargai pripasi adik-adiknya "Tentu saja Brother" Sam masuk dan duduk didekat Adiknya "bagaimana perasaanmu? Apa sudah baik-baik saja? " Jacob tersenyum dan mengangguk menandai kalau ia mulai membaik Sam dan Jacob memulai obrolan dan sampai akhirnya Sam mulai serius "Jacob aku tau apa yang terjadi dan semua ini tidak ada sangkut pautnya dengan Elizabeth aku mengetahuinya dari Ketua ia melihat kamu menolong adik Charles Kakak ingatkan berhati-hatilah ingat Jac akan sumpah dan janji kita dan ingat Ayah dan Bunda meninggal karena kejadian apa? " Jacob terdiam dan ingat ingat sekali kala itu Ayah dan Ibunya dibunuh oleh vampire dan betapa kejinya mereka menyiksa kedua orang tua mereka dari saat itu mereka sangat membenci vampire dan membuat perbatasan antara wilayah Vampire dan Wolf (Serigala).
__ADS_1
Flasback Off
Itu lah kenapa Jacob berpikir untuk menjauh dari Key sesampainya dirumah Key langsung masuk kedalam kamar saat Alice memangginya Key hanya menatap dan kemudian langsung masuk kedalam kamarnya entah kenapa ia sangat sedih melihat Jacob dengan wanita tadi tanpa sadar air matanya keluar dengan sangat derasnya rasanya sesak dan ia mulai menyadari persaannya tapi ia baru saja pertama kali bertemu dengan Jacob tapi perasaanya berkata kalau ia sudah lama sudah saling mengenal dan entah perasaan apa itu.
Dilain tempat Jacob terlihat sangat murung dan ia tidak fokus dalam latihannya sampai ia beberapa kali tumbang "Hei Jecab ada apa? Biasanya kamu yang paling bersemangat? Mana Jacob yang kuat dan paling bertenaga? " Jacob hanya tersenym "Aku lelah kalian latihan saja dulu aku mau istirahat dulu" Sam melihat kearah Adiknya ia tau adiknya sedang tidak semangat karena pikirannya.
Disebuah supermarket Key dan Paul sedang memilih makanan untuk adinya yang setengah manusia itu saat tengah memilih makanan Key tidak sengaja menabrak lelaki yang ada didepannya "Maaf saya tidak sengaja" Saat Key berdiri Key terkejut melihat Jacob ada didepannya.
__ADS_1
"Ma-maaf" Key kembali menundukkan kepalannya Jacob menatap Key " Tidak apa-apa" Saat Jacob ingin membuka suaranya tiba-tiba saja Paul menghampirinya "Sedang apa kamu disini? " Paul menatap Jacob dengan pandangan dinginnya "Membeli makanan" Key melihat petir menyambar ditatapan mata mereka "Kak Paul aku tidak sengaja menabrak nya dan makannya terjatuh jadi aku mengambilmya dan meminta maaf" Kak Paul langsung menatapku "Ya sudah ayo kita pulang" Key mengangguk dan pamit pada Jacob, Jacob menatap kepergian Key dan Paul rasanya sesak sekali melihag wanita yang dicintai tidak bisa ia miliki.
Saat Key dan Paul sampai dirumah Key sedikit tidak suka saat melihat William pria yang dijodohkan dengannya ada dirumahnya "Sayang kamu sudah pulanh? " Vlad memeluk putrinya "Iya Ayah aku langsung masuk kedalam ya" Vlad menahan Key "Nak kenapa tidak menyapa Wilian? " Key menatap malas "Hai Wili" Key melambaikan tanganya dan langsung masuk kedalam.
Vlad hanya hanya mengehembus nafasnya dengan berat melihat tingkah putri bungsunya itu saat Key masuk betapa terkejutnya Key melihat Jacob ada dikamarnya " Jacob" Key langsung mengunci pintu kamarnya dan mendekati Jacob "Sedang apa kamu disini? " Key berbisik dan melihat kesekelilingnya "Aku ingin mengembalikan ini tadi terjatuh" Jacob mengantar kalung Key "Oh terima kasih" Key menatap Jacob "Oh ya Key apa boleh aku minta no ponselmu? " Key menatap Jacob dan mengambil ponsel Jacob "Oh tentu" Key langsung menulis no polsenya setelah selesai Jacob dan Key saling menatap dan tanoa sadar tatapan itu menghanyutkan mereka dan tanpa disadar Bibir mereka pun bertemu dan saling menyapa satu dan yang lain setelah sadar Key dan Jacob tidak saling bertatapan perasaan canggung datang "Kalau begitu aku pulang dulu ya" Key menganguk kepalannya "Dan terima kasih itu adalah ciuman pertamaku" Mendengar ucapan Jacob Key tersenyum "Oh iya itu juga ciuman pertamaku" Jacob sedikit terkejut "Oh apa kamu punya waktu besok? Boleh kita ketemu? " Key menatapa Jacob "Oh tentu" Key tersenyum manis "Ya sudah aku pulang dulu" Key mengangguk saat Jacob ingin melompat tiba-tiba Jacob mencium kening Key dan langsung melompat.
sampai sini dulu ya makasih ya udah mau baca novelku 😊 jangan lupa tinggalkan jejaknya ya 👇
__ADS_1