
"pasti bule senang melihat ini, dan pasti bule kira foto ini dari mas firman" sambil menangis
fitri pun segera mengirim foto itu ke bulenya melalui kantor pos, setelah selesai ia pun singgah di sebuah warung tegal, baru saja akan duduk tiba-tiba ada seorang ibu ibu yang sok akrab menanyai fitri
"dari mana?" jawabnya
" saya dari wonogiri" jawab fitri
"sama saya dari sono lo" jawab nya sambil makan,
" kita sekampung " jawab fitri sambil cengengesan.
mereka terus berbual bual tiba-tiba ibu itu mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan menyerahkannya pada fitri
" lu mau gak jualan ni obat jamu" menunjukkan sebotol pada fitri
__ADS_1
" ini jamu apa mbak?," tanya fitri
" oh ini cuma obat penambah tenaga aja sama nafsu makan" jawabnya
" ooo terus saya ngapain dengan obat ini?" tanya fitri sambil membolak balikkan botol obat itu
" la ya dijual kek mana nya kau ini"
" ooo gitu, emangnya berapa satu botolnya?"
zaman dulu tu uang segitu udah banyak, tanpa pikir panjang fitri pun menggiyakan dan mereka pun bersalaam tanda sudah deal,
" oh iya mbak nama mbak siapa, masa kita rekan kerja gak tau namanya" jawab fitri sambil cengengesan
" oh iya ya kenalkan nama gua romlah ya romlah, setelah laku semua gua tunggu di warung ini oke, nah ambil ni 6 botol, " memberikan sekantung plastik kresek yang berisi 6 botol
__ADS_1
" iya mbak romlah, mbak nama saya fitri "
" iya fitri, gua lupa nanyain nama lu sangking semangatnya tadi" jawab romlah sambil cengengesan
akhirnya fitri pun menjual obat itu, sudah laku 5 botol tinggal 1 botol lagi, fitri sangat bersemangat menjajahkan dagangannya
disisi lain farel sedang menunggu moza,farel berada didalam mobil sambil memainkan benda pipih itu,
" eh rel kamu mau beli sesuatu gak?" tanya moza berada di samping farel
" gak,( jawabnya jutex sambil memainkan benda pipih itu) "
" yaudah( jawabnya betek dan masuk kedalam mobil) "
farel melirik moza dengan wajah yang cemberut,dan farel pun tersenyum dan menancapkan gas
__ADS_1