
7 tahun kemudian..
"Selamat pagi Bu Nia."
"Selamat pagi Ibu Nia."
"Selamat pagi bu Nia."
Sapa setiap orang yang ditemui Nia saat Nia masuk ke dalam kantornya.
Nia lulus dengan predikat cumlaude di Universitas Negeri Bergengsi di Jakarta. Hal itu memudahkan Nia mendapatkan pekerjaan, bahkan banyak perusahaan bergengsi yang mengundang Nia untuk bergabung di perusahaannya sebelum Nia lulus.
Nia pun memilih untuk bergabung di Perusahaan paling senior di Indonesia, PT Artawijaya Group, perusahaan multibisnis yang sudah menggurita se-Indonesia. Bahkan salah satu bisnisnya di bidang teknologi sedang dikembangkan agar menjadi bisnis multinasional.
Sudah 4 tahun Nia bekerja di perusahaan ini. Karena kepintaran dan ketekunannya dalam bekerja, karir Nia pun meningkat. Kini dia telah mencapai level manager.
"Bu, rapat dimulai 10 menit lagi bu." Kata Dilla, assisten Nia
"Oke. Bawakan bahan rapat hari ini ya dil." Jawab Nia sambil beranjak dari meja kerjanya lalu keluar dari ruangan kerjanya.
"Baik bu." Jawab Dilla sambil berjalan mengikuti Nia dari belakang
"Ibu juga ada meeting dengan CEO PT. RAJAWALI mendampingi Direksi setelah makan siang nanti." Kata Dilla sambil membacakan jadwal kerja Nia hari itu.
"Oke. Oh iya.. Jangan lupa pesankan bouquete bunga seperti biasa ya. Hari ini tgl 30 maret." Kata Nia sambil terus berjalan
"Baik bu." Jawab Dilla
Rapat berlangsung 3 jam. Setelah rapat, seluruh peserta rapat akan makan siang bersama.
"Bu Nia, bahan meeting dengan PT Rajawali sudah siap kan?" tanya pak Gilang, Direktur Operasional Perusahaan
"Sudah siap pak." jawab Nia
"Jangan sampai ada kesalahan ya. Ini kerjasama yang besar." kata pak Gilang
"Siap pak." jawab Nia tegas
Nia menaiki mobilnya bersama asistennya mengikuti mobil para direksi dari belakang menuju PT Rajawali.
Sesampainya di PT Rajawali, mereka disambut oleh direksi PT rajawali dan mengantarnya ke ruang meeting di perusahaan itu.
Nia dan jajaran direksi telah duduk menunggu CEO perusahaan itu masuk keruangan meeting. Begitu CEO mereka memaski ruangan, semua orang berdiri sebagai penghormatan.
Nia terpaku pada satu wajah yang berjalan masuk dari PT. Rajawali itu. Dia sangat familiar sekali dengan wajah itu
"Bukankah itu.. Ah.. nggak mungkin dia. Tapi dia begitu mirip" batin Nia menebak kemudian menyangkal lagi.
"Selamat datang diperusahaan kami PT Rajawali Group." sapa pak Aji, Presiden Direktur PT Rajawali Group sambil bersalaman dengan direktur utama perusahaan tempat Nia bekerja.
__ADS_1
"Perkenalkan, ini Putra sematawayang saya Andre William Sastranegara. Dia baru saja menyelesaikan pendidikan S2 nya di London. Sekarang dia adalah CEO di perusahaan ini. Saya sedang memperkenalkan dia dengan perusahaan dan managemennya. Kelak dia lah yang akan menjadi pemimpin diperusahaan ini." kata Pak Aji sambil menepuk-nepuk punggung Andre dengan bangga.
"Benar-benar bibit unggul. Ganteng dan pintar. Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya ya Pak." jawab pak Nuge, Direktur Utama perusahaan tempat Nia bekerja sambil tersenyum.
"Hahahaha.. Oke silahkan duduk semuanya." kata pak Aji
"Andre?? Apa benar dia Andre yang dulu sering menemaniku di depan gang? Aku gak tahu nama lengkapnya lagi." batin Nia sambil melihat kearah Andre tanpa dia sadari Andre pun sedang fokus melihat dia sambil berfikir.
Meeting berlangsung selama 3 jam dengan hasil yang memuaskan. PT Artawijaya Group resmi menjalin kerjasama dengan PT Rajawali Group. Kini Nia dan jajaran Direksi bersiap untuk kembali ke perusahaan mereka.
Nia menjadi orang yang terakhir keluar karena dia harus membereskan bahan meeting yang dipersiapkannya tadi bersama asistennya. Tiba-tiba seorang laki-laki masuk dan menarik tangan Nia yang sedang sibuk membereskan tasnya sehingga tubuh dan wajah Nia berbalik ke arah laki-laki itu.
"Nia Prameswari SMA Tunas Bangsa. Benar?" tanya Andre, laki-laki yang masuk keruangan itu sambil tangannya tetap mencengkram lengan Nia.
"Andre?? Kamu beneran Andre?? Iya aku Nia SMA Tunas Bangsa." jawab Nia tersenyum lebar
Lama Andre menatap mata Nia seakan dia belum percaya bahwa yang ada didepannya kini adalah Nia yang dulu pernah menarik perhatian dan hatinya.
"Halo.. Andree.." kata Nia sambil mengibas-ngibaskan tangannya didepan wajah Andre berusaha menyadarkan Andre dari lamunannya.
"Eh.. Eeeh.. maaf.. Aku masih tak percaya ini kamu, Nia. Sakit ya lengan kamu?" jawab Andre ambil melepaskan cengkraman tangannya di lengan Nia
"Gak kok. Kamu sekarang berbeda ya. Begitu berwibawa. Mana bahasa lu gue kamu dulu?" seloroh Nia sambil tersenyum
"Hahaha.. Aku nampak tua ya? Pasti pengaruh pakaianku. Papa gak bisa diajak nego soal pakaian. Aku harus berpakaian sama dengan papa di perusahaan ini. 7 tahun di London mampu menghapus lu gue dari lidahku. hahaha.." jawab Andre sambil membenarkan jasnya yang sebenarnya tidak bermasalah.
"Gak tua kok. Keren dan elegant. Itulah hebatnya aura jas dan kemeja ditubuh laki-laki. Bisa menaikkan kelasnya." jawab Nia tersenyum
"Bu, bahannya Dilla bawa ke mobil sekarang ya bu?" tanya Dilla assisten Nia membuyarkan lamunan Andre.
"Oh iya Dil. Tunggu saya di mobil ya." jawab Nia
Dilla pun berlalu keluar. Sekarang hanya tinggal Andre dan Nia di ruangan itu.
"Jadi sekarang kamu menetap di Indonesia, Ndre?" tanya Nia
"Iya Nia. Papa ingin aku ikut mengurus perusahaan mulai dari sekarang." jawab Andre
"Bagus dong. Mungkin kita bakalan sering bertemu karena PT Rajawali dan PT Artawijaya sudah terjalin kerjasama." kata Nia sambil tersenyum
"Nia.." kata Andre singkat
"Ya apa?" jawab Nia bingung
"Tolong kamu jangan sering tersenyum ya. Aku pusing." kata Andre sambil menatap Nia
"Hah?? kok pusing?" tanya Nia bertambah bingung
"Hahahaha.. ternyata kamu masih sepolos dulu Nia. hanya saja sekarang kamu bertambah cantik dan pintar." jawab Andre sambil tertawa
__ADS_1
"Andreee.. Kamu selalu mengatakan aku polos dari dulu. Aku tidak bisa mengerti apa artinya polos. Bagiku polos itu beda tipis dengan bodoh dan aku tidak suka istilah itu." jawab Nia dengan muka cemberut
"Maaf.. maaf.. Bukan itu maksudku. Polos berbeda dengan bodoh Nia. Polos itu jujur dan apa adanya. Dan aku suka dengan hal seperti itu." kata Andre sambil mengubh posisi badannya menjadi semakin dekat dengan Nia
"Oke. Bisa diterima. Oh ya.. aku harus segera kembali ke kantor. Asistenku sudah menunggu di mobil ndre." kata Nia sambil melihat jam yang ada ditangannya kemudia menjinjing tasnya.
"Wait.. boleh aku minta nomor handphonemu Nia? jangan bilang kamu masih belum punya handphone dengan bekerja di perusahaan besar itu." kata Andre sambil mengeluarkan handphonenya
"hahaha.. Sini handphone kamu." kata Nia sambil mengambil Handphone Andre dan mengetik nomor haandphonenya disana, Kemudian menekan pilihan dial agar nomor handphone Andre juga masuk ke handphonenya.
"Oke ini nomor Handphoneku." Kata Nia sambil mengembalikan handphone Andre
"Hari ini kamu sibuk ya?" tanya Andre
"jadwal meetingku sudah habis hari ini. Tapi nanti sore pulang dari kantor aku mau pergi." kata Nia
"Pergi kemana? sama pacar kamu ya?" tanya Andre penasaran
"Gak. Aku mau ke makam Bapakku. Hari ini tepat 3 tahun beliau berpulang." jawab Nia
"Aku boleh ikut?" tanya Andre lagi
"Kamu mau ikut?" tanya Nia heran
"Iya. Boleh kan? nanti aku jemput kamu di kantor ya." jawab Andre
"Tapi aku bawa mobil Ndre." kata Nia
"Mobil kamu tinggalin aja dulu di kantor. nanti aku anter lagi. Oke?" kata Andre sambil tersenyum
"Oke baiklah. Jemput saja aku kalau kamu sudah gak sibuk ya Ndre." kata Nia
"Jam 5 gimana?"tanya Andre
"Oke. See you." kata Nia sambil berjalan keluar
"See you." jawab Andre sambil terus melihat Nia berjalan keluar.
Setelah Nia berlalu. Andre mengambil handphonenya dan menyimpan kontak Nia.
"Kalau jodoh memang tak lari kemana." batin Andre sambil tersenyum senang.
CAST OF CHARACTER
As Nia Prameswari
As Andre William Sastranegara
__ADS_1