Cinta Pertama Membuat Trauma

Cinta Pertama Membuat Trauma
Salah Paham


__ADS_3

''Namira, ayo pulang'' teriak Bagas


''Aku pulang dulu Dik'' pamit Namira


''Ayo cepetan'' Bagas menarik tangan Namira dengan kasar.


''Jangan ditarik tangan ku, lepasin Gas'' pinta Namira


Bagas melepaskan tangan Namira.


''Udah malam jangan berantem di sini'' ucap Radit ke Bagas dengan bisik- bisik.


''Ayo kita pulang sekarang'' ajak Niko


Mereka pulang bersama-sama. Bagas membonceng Namira dengan motor besarnya, mereka diam tanpa berbicara seperti tadi saat berangkat pergi ke pasar malam.


Esok harinya Namira berangkat sekolah sendiri, Sita izin tidak masuk sekolah karena sakit. Namira ke sekolah seperti biasa tanpa ada masalah dengan siapa pun. Dan saat Namira masuk kelas disambut dengan Rosa.


''Ciee yang kemaren malam Minggu kencan.'' ledek Rosa


''Apa sih Ros? Gak usah heboh'' jawab Namira kesal karena suara Rosa yang keras


''Di ajak kencan kemana kamu Nam?'' tanya Rosa


''Ke pasar malam di desa S, kok kamu tau aku kencan darimana?'' tanya Namira dengan heran


''Dari Bagas. Dia minta saran sama aku, mau ngajak kencan kamu dimana gitu'' jawab Rosa


Namira kesal dengan Bagas kenapa minta saran kepada Rosa bukan kepada Namira sendiri.


Tiba tiba Dika masuk ke kelas Namira dan mencari Namira untuk memberikan gelang pemberian Bagas yang jatuh saat tangannya ditarik Bagas di pasar malam.


''Namira'' Panggil Dika


''Iya, kenapa?'' tanya Namira


''Ini gelang mu. Waktu itu jatuh di pasar malam''


Dika memberikan gelang Namira


''Ohh iya makasih, pantesan aku cari-cari gak ada'' ucap Namira


''Iya. Ehh Indah belum dateng ya?'' tanya Dika


''Belum. Ternyata do'amu terkabul Dik, Indah putus sama pacarnya kemaren.'' Namira memberitahu Dika


''Alhamdullilah, kalau gitu aku kekelas dulu. Titip salam buat Indah'' pinta Dika


''Titip kok salam, titip itu makanan biar kenyang'' saran Namira


''Ya udah ntar istirahat, ajak Indah kita makan dikantin. Aku traktir.'' ucap Dika

__ADS_1


Namira setuju dan mengajak Indah ke kantin makan bersama Dika dan sahabat lainnya saat jam istirahat.


Hampir satu Minggu, setelah Bagas dan Namira berkencan. Mereka tidak berkomunikasi dan bertemu. Bagas cemburu dan marah, karena Namira kurang peka dan tidak meminta maaf dengan Bagas.


''Assalamualaikum''


Akhirnya Bagas menghubungi Namira lewat telvon


''Walaikumsalam'' jawab Namira


''Kamu kemaren kemana?'' tanya Bagas


''Dirumah, emang kenapa?'' tanya Namira dengan heran


''Bukannya kemaren kamu pergi main sama cowok yang di pasar malam itu?'' tuduh Bagas


''Ooh iya kemaren aku di ajak Dika ke tempat Indah'' jawab Namira


''Berarti benar kata Rosa, kamu punya pacar lain selain aku. Kamu selingkuh Nam.'' Bagas menuduh Namira


''Kata Rosa? Selingkuh. Kamu salah paham Gas'' ucap Namira


''Salah paham gimana? Selama seminggu ini kamu kemana gak hubungi aku?'' tanya Bagas dengan marah kepada Namira


''Aku sekolah dan aku gak selingkuh Gas. Kamu kenapa sih, nelvon marah - marah gak jelas gitu?'' tanya Namira dengan kesal


''Gimana gak marah? kamu enggak menghubungi aku, enggak minta maaf sama aku'' jawab Bagas


''Berarti kamu mengakui kesalahan kalau kamu selingkuh'' tuduh Bagas


''Selingkuh? Dari mana kamu bisa bilang aku selingkuh? Aku cuma nganterin Dika ke rumah Indah. Percaya dong sama aku Gas.'' pinta Namira


''Aku gak percaya sama kamu sekarang Nam.'' tolak Bagas


''Berarti kamu lebih percaya Rosa daripada aku?'' tanya Namira


''Iya karena dia punya bukti'' jawab Bagas


''Terserah kamu Gas'' jawab Namira kesal, marah dan Namira mematikan hpnya sepihak.


Dreett..


pesan masuk dihp Namira


''Ini bukti foto kamu selingkuh dengan cowok lain'' Bagas mengirim 3 foto, yang pertama foto Namira dan Dika dikelas, yang kedua foto Namira dan Dika di parkiran saat Dika mengajak Namira ke rumah Indah, dan ketiga foto Namira, Indah, dan Dika di rumah Indah yang diambil dari Instagram Dika oleh Rosa.


''Kamu salah paham Gas. Aku enggak selingkuh.'' Jawab Namira


''Salah paham gimana? itu buktinya udah jelas.'' tuduh Bagas


''Terserah kamu kalau gak percaya, aku akan buktikan bahwa semua itu salah paham.'' jawab Namira

__ADS_1


Namira kecewa dengan Bagas yang tidak percaya dengan dirinya yang telah difitnah oleh Rosa. Ternyata, selama seminggu Bagas dan Namira tanpa komunikasi, Bagas selalu menghubungi Rosa menanyakan keadaan Namira.


''Assalamualikum Ros'' Sapa Bagas


''Walaikumsalam, ada apa Gas?'' tanya Rosa


''Tadi di sekolah Namira gimana?'' Bagas balik tanya


''Ya gak gimana-gimana, biasa aja. Emang kenapa?'' jawab Rosa


''Aku lagi marahan sama Namira, gara - gara dia kemaren waktu ke pasar malam ketemu cowok akrab banget sama Namira.'' curhat Bagas


''Cowok, namanya siapa? setau aku Namira gak deket sama cowok lain'' tanya Rosa


''Gak tau, tapi aku pernah liat dia satu sekolah dengan kamu dan Namira. Kamu cari tau ya Ros.'' suruh Bagas


''Ya udah besok aku cari tau'' jawab Rosa


''Kalau ada apa-apa dengan Namira, bilang sama aku Ros'' pinta Bagas


dreett...


Ada pesan masuk di hp Bagas dari Rosa dan Bagas membukanya.


''Kurang ajar kamu Nam, kamu ternyata dekat dengan cowok itu'' dalam hati Bagas.


Bagas marah besar dengan Namira setelah membuka pesan yang terlihat foto Namira dan Dika, yang saat Dika memberikan gelang Namira.


''Cowok itu siapa?'' tanya Bagas


''Dika. Itu cowok yang ketemu kalian di pasar malam bukan? Rosa balik tanya


''Iya, mereka punya hubungan apa?'' tanya Bagas


''Kurang tau aku Gas, sepertinya tadi aku lihat Dika senang banget setelah ngasih gelang ke Namira. Jangan - jangan Namira pacaran sama Dika juga Gas'' tuduh Rosa kepada Namira


''Ohh gitu. Awas aja kalau Namira selingkuh.'' jawab Bagas dengan marah


''Tadi jam istirahat, mereka berdua janjian dikantin. Mereka juga deket banget tadi kelihatannya'' Rosa memanas - manasi Bagas


''Kurang ajar Namira. Kurang apalagi coba aku, lebih gantengan juga aku daripada cowok dekil itu.'' keluh Bagas


''Tapi kamu jangan marah dulu, kan kita belum tau kebenarannya. Mendingan kamu tanya sendiri sama Namira '' saran Rosa


''Iya. Makasih infonya'' ucap Bagas


Rosa selalu mengirimkan pesan yang menunjukkan kedekatan Namira dan Dika di sekolahnya. Tanpa Namira ketahui, Rosa sudah menyukai Bagas dari pertama melihat Bagas. Rosa tidak menyia - yiakan waktu, untuk mendekati Bagas dengan mengirim berita bohong tentang Namira kepada Bagas.


Dari ke salah pahaman dan berita bohong dari Rosa, hubungan Namira dan Bagas tidaklah ada kejelasan. Namira masih fokus menghadapi ulangan semester, jadi Namira tidak memikirkan hubungannya dengan mencari bukti bahwa itu salah paham.


The End..

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mau membaca novel perdana ku, mohon di koreksi. 🙏🙏


__ADS_2