Cinta Pertama Membuat Trauma

Cinta Pertama Membuat Trauma
Menyesal


__ADS_3

Semenjak Namira dan Bagas bertengkar karena salah paham. Namira menjadi pemurung dan pendiam. Namira juga menjaga jarak dengan Rosa yang menimbulkan kesalah pahamannya.


Tetapi Rosa tetap mendekati Namira untuk mencari tahu hubungan Namira dan Bagas.


''Nam, aku dan Alex putus lagi'' cerita Rosa mencari simpati Namira dan sahabatnya.


''Aku ke toilet dulu, anterin aku Ndah'' izin Namira pergi bersama Indah.


''Aku ikut Nam''


Rosa mengejar Namira


''Nam tunggu, kamu kenapa sih kok diamin aku?''


Namira tetap diam dan melanjutkan jalannya.


''Kok kamu diam aja sih Nam? Kamu kenapa Nam?'' tanya Rosa


''Enggak pa-pa. Eh Ndah, tadi Dika nanyain kamu.'' Namira mengalihkan pembicaraannya dengan Rosa


''Dia udah kirim pesan ke aku.''jawab Indah


''Ciee yang mulai PDKT'' ledek Namira


''Apa sih Nam? malu tau'' Indah menutup wajahnya yang memerah karena malu


''Udah move on kamu Ndah?'' tanya Rosa


''Iya gitu lah'' jawab Indah


''Oh ya Nam, hubunganmu dengan Bagas gimana kok aku gak pernah denger kamu cerita tentang Bagas lagi?'' tanya Rosa ingin tahu


''Baik. Aku masuk dulu, tunggu ya Ndah!'' Namira masuk ke dalam toilet


''Kamu ada masalah apa dengan Namira Ros?'' tanya Indah, curiga dengan sikap Namira yang berbeda kepada Rosa.


''Gak ada masalah sih, biasa aja. Mungkin Namira lagi PMS jadi sikapnya gitu ke aku'' jawab Rosa dengan berpikir positif


Namira tidak menceritakan masalah hubungannya dengan Bagas kepada Sahabatnya. Namira tidak ingin sahabatnya tahu, jika tahu pasti mereka akan membenci dan marah kepada Rosa.

__ADS_1


Tetapi Namira bingung, bagaimana cara agar Namira bisa membuktikan bahwa tuduhan Bagas jika Namira selingkuh itu tidaklah benar.


Akhirnya Namira mempunyai ide untuk menceritakan masalahnya dengan Dika agar memberitahu Bagas, bahwa Namira dan Dika tidak ada hubungan apa - apa, selain teman.


''Dik, tolong sih bilang ke Bagas kalau kita tidak ada hubungan apa-apa. Soalnya Bagas nuduh aku selingkuh sama kamu, Bagas marah dan salah paham, waktu aku nganterin kamu kerumah Indah.'' jelas Namira


''Kok bisa Bagas nuduh kamu selingkuh? darimana dia tahu kamu nganterin aku Nam?'' tanya Dika


''Kata Bagas sih dari Rosa. Rosa ngirim foto ini ke Bagas''


Namira mengirimkan 3 foto yang dikirim Bagas dari Rosa kepada Dika


''Bikin gosip gak bener dan cari gara - gara tuh Rosa uget uget.'' Dika kesal dan marah dengan Rosa


''Tapi kamu jangan cerita ke siapa - siapa ya Dik. Apalagi cerita ke Indah nanti Rosa dimusuhi dan dibenci sama teman yang lain, kasihan Rosa. Aku juga mulai menjaga jarak sama Rosa tapi aku udah maafin Rosa kok.'' Namira merasa kasihan dengan Rosa, Namira takut Rosa tidak punya teman.


''Kamu itu baik hati banget sih Nam, Rosa itu udah jahat sama kamu loh. Ya udah biar aku aja yang kasih pelajaran sama Rosa uget-uget itu. Dia juga kan bawa-bawa nama ku'' Dika tidak terima karena Dika yang ada difoto bersama Namira


''Jangan lah Dik, kasian Rosa'' larang Namira


''Tenang aja Nam. Aku kasih pelajaran ke Rosa uget-uget gak susah kok. Hehehe'' jawab Dika sambil tersenyum memikirkan pelajaran yang akan diberikan kepada Rosa. Agar Rosa kapok tidak mengulangi lagi kesalahannya.


'' Ya udah kirim nomor hp Bagas cowokmu'' pinta Dika


''Tenang aja Nam. Biar aku yang menyelesaikan masalahnya, percaya sama aku Nam.'' ucap Dika


Dika menghubungi Bagas dan mengajak untuk bertemu di desa S yang ada pasar malam waktu itu. Agar memudahkan mereka untuk bertemu.


''Kamu yang namanya Bagas bukan?'' tanya Dika


Bagas menganggukkan kepalanya


''Kalau bukan karena Namira, aku sebenarnya malas ketemu kamu.'' keluh Dika


''Terus kamu ngajak ketemuan disini mau apa?'' tanya Bagas


''Gini, aku kasih tau ya. Aku dan Namira itu tidak punya hubungan apa-apa. Aku pergi dengan Namira waktu itu, aku minta tolong sama Namira untuk dianterin ke rumah Indah karena aku belum tahu rumah Indah. Jadi intinya Namira nolongin aku.'' Dika menjelaskan seperti yang diminta Namira


''Tapi kata Rosa enggak gitu? ini buktinya foto kalian'' jawab Bagas yang masih percaya dengan Rosa dan menunjukkan foto Namira yang bersama Dika saat Dika mengembalikkan gelang Namira dikelas.

__ADS_1


''Coba kamu perbesar foto gelangnya, digelang itu ada inisial B. Aku mengembalikkan gelang Namira yang jatuh dipasar malam gara-gara kamu tarik tangan Namira.'' Dika menjelaskan apa yang ada difoto itu.


Bagas mencoba memperbesar fotonya dan masih membuat Bagas kurang percaya.


"Kalau belum bisa percaya, ini buktinya" Dika memberitahu isi chattnya dengan Namira kepada Bagas


Bagas mengambil hp Dika dan membaca semua isi chattnya dengan Namira.


''Lihat tanggalnya biar kamu lebih percaya. Kamu itu, kalau cinta dan sayang sama Namira. Harusnya kamu percaya dengan Namira, bukan dengan Rosa uget-uget itu. Heran sama Namira, kok mau pacaran sama cowok yang lebih percaya sama orang lain.'' Dika memarahi Bagas


Bagas diam membisu tanpa menjawab perkataan Dika


''Awas kamu kalau bikin Namira nangis dan sedih lagi'' ancam Dika lalu pergi meninggalkan Bagas yang sendiri.


Bagas merasa bersalah karena tidak percaya dan tidak mau mendengarkan Namira saat Namira akan menjelaskannya.


Bagas pun mencoba menghubungi Namira. Namun beberapa kali dihubungi, tidak dijawab oleh Namira. Bagas bingung dan takut jika Namira memutuskan hubungannya dan tidak mau memaafkannya.


Akhirnya, Bagas datang kerumah Namira, untuk meminta maaf dan membujuk Namira agar mau memaafkannya dengan membawa bingkisan yang berisi jilbab berwarna pink dan cream yang dibelinya tadi saat menuju rumah Namira.


''Assalamualaikum Nik'' panggil Bagas memanggil adik Namira


''Walaikumsalam, masuk Gas.'' jawab Niko


''Namira kemana Nik? kok sepi?'' tanya Bagas


''Mbak Nam ke kota M ke tempat bibi'' jawab Niko


''Ohh, dari kapan perginya Nik?'' tanya Bagas ingin tahu


''Tadi pagi jam 9 aku anter ke terminal, paling sekarang baru nyampe. Itu yang kamu bawa apa Gas? jajanan ya, sini buat aku aja?''


Niko meminta bingkisan yang dibawa Bagas, karena seperti biasa Bagas sering membawa makanan, kue, atau jajanan ringan saat main kerumah Namira.


''Bukan, ini baju ku tadi baru beli, jadi habis beli ini sekalian mampir kesini.'' Bagas berbohong karena malu jika ketahuan oleh Niko jika yang dibawa isinya jilbab untuk Namira.


''Ya elah, Gas kirain bawa apa.'' jawab Niko


''Ya udah aku pulang dulu ya Nik'' pamit Bagas yang kecewa karena Namira tidak ada di rumah.

__ADS_1


Bagas menyesal tidak percaya dengan Namira dan menyesal baru mengetahui kebenarannya saat Namira sudah pergi.


The End..


__ADS_2