
nabila yang mendengar ternganga. "lalu bagaimanakah wajah pria pria korea itu ?"tanya Risya.
Risya hanya menghela nafas nya. "bias saja. kami cuma menjalani sebuah kontrak kerjasama. yaa meskipun ada satu di antara mereka yang pernah menyatakan cinta pada ku." kata Risya.
nabila kembali bertanya "lalu ,apa kau menerima nya ?"tanya nabila.
sedang kevin mulai penasaran. dan memasang mata elang nya. untuk melirik ke arah Risya.
Risya hanya tersenyum kecil. "kau ini. terlalu kepo. mana mungkin aku menceritakan nya.
aku harus menjaga prevesi ku" jawab Risya .
yang membuat dada kevin sesak.
dia yang menebak bahwa Risya sudah menjalin hubungan dengan seorang pria di luar negeri
dia pun ber alasan sibuk. "kalian lanjutkan saja. aku masih ada urusan "kata kevin.
lalu dia pergi dengan perasaan tidak menentu
kini dia duduk didalam mobil "apa kau benar benar sudah melupakan ku "gumam kevin.
Risya terlihat santai setelah kepergian kevin
ucapan nya yang menjaga prevesi. membuat kevin. mengambil kesimpulan bahwa Risya sudah memiliki kekasih.
Risya hanya ingin menunjukkan bahwa
dia bisa move on dari kevin.
nabila pun juga menyangka bahwa Risya
sudah memiliki kekasih. "Ris ternyata kau
sudah memiliki kekasih ?"tanya nabila.
Risya tersenyum. "aku hanya ingin menunjukkan
bahwa aku bisa move on. dari nya. jawab Risya.
Chiko bernafas lega mendengar nya
dan begitu pun dengan nabila.
Risya yang sudah selesai membantu sahabat nya. memutuskan untuk pulang. "bil aku
pulang dulu ya. "kata Risya.
sambil cipika cipiki dengan nabila.
"hati hati ya "balas nabila. lalu Risya pun
keluar. "sampai kan pada sahabat mu. dia
sendiri yang mengerjai Risya tadi. kalau
dia benar benar sudah menikah "protes nabila
chiko menarik nafas nya. dan memencet nomor whatsapp kevin. "hallo bro. "sapa chiko
heemm ada apa?"tanya kevin.
"jangan bilang kau cemburu dengan
pernyataan Risya tadi.?tanya chiko.
kau tahu. aku bahkan tidak hanya cemburu.
kalau aku tahu siapa orang nya
aku akan mematahkan tangan nya
karena sudah mengambil kekasih ku jawab kevin.
"kau sendiri yang tidak mengklarifikasi
kepada Risya,bahwa kau tidak jadi menikah
dan hanya menunggu nya. tegur chiko.
kevin diam sejenak. aku hanya ingin melihat
apakah dia masih berharap pada ku.
chiko kembali menarik nafas nya. "dasar dodol
mana ada wanita berharap pada seorang
laki laki yang dia ketahui sudah beristri.
kecuali pelakor..dan sekarang nikmati lah
sandiwara mu sendiri "omel chiko. yang langsung mematikan ponsel nya.
kevin tampak berfikir. *bagaimana bisa
dengan cepat kau melupakan ku.
sementara aku. sudah tiga tahun
menunggu mu* gerugut kevin dalam hati.
sedangkan Risya sudah sampai dirumah
dan membersihkan tubuh nya.
lalu dia berjalan menuju balkon kamar nya.
tempat favorit nya ketika sendiri.
dia merebahkan diri nya di sofa .memejamkan mata nya..dan menetralkan fikiran lelah nya.
sementara nabila dan chiko. mengatur lagi
caranya untuk membuat kevin dan Risya
kembali sibuk bersama.
dan akhirnya mereka mengajak lisa dan erick untuk membuat mereka supaya tidak
curiga.
tiga minggu lagi pernikahan nabila dan chiko
akan berlangsung.
Risya dan lisa kini sudah berada
di rumah nabila. dan membantu menulis
nama nama. untuk undangan.
sementara kevin masih dalam perjalanan.
erick tidak bisa ikut. karena dia tidak mau
meninggalkan tanggung jawab nya sebagai asisten pribadi tuan Raditia mahendra.
dan tak lama kemudian kevin pun datang.
"maaf aku terlambat "suara kevin membuat Risya menoleh.
Risya yang merasa heran. "kau kesini lagi.
apa kau tidak takut. anak dan istri mu
mencari mu. "kata Risya.yang membuat lisa dan nabila tertawa.
Risya jengkel melihat dua sahabat nya
tertawa "ada yang lucu. tertawa lah sebelum kalian tidak bisa tertawa lagi "ancam Risya.
nabila dan lisa berhenti. "dia tidak punya anak dan istri. jawab lisa.
Risya semakin penasaran. "maksudnya,dia duda yang ditinggalkan istri nya. begitu?"tanya Risya.
kevin pun mulai bicara. "aku tidak pernah menikah dengan siapa pun. "jawab kevin.
yang membuat Risya menoleh ke arah nya.
lalu dia menceritakan semuanya.
Risya yang mendengar nya merasa malu.
"maaf. aku tidak tau "kata Risya.
kevin memasang wajah sedihnya "selama tiga tahun aku menunggu mu. tapi kau malah
sudah memiliki kekasih disana. kau lebih
keterlaluan pada ku "kata kevin .dengan wajah kecewa.
Risya sedikit merasa bersalah.
lalu dia mendekati kevin yang duduk di sofa.
"maaf..aku benar benar tidak tau."kata Risya dengan membujuk.
kevin yang melihat wajah Risya."baiklah. aku akan memaafkan mu. tapi dengan satu syarat." kata kevin
Risya menunggu ucapan kevin. "apa syaratnya?"tanya Risya. dengan antusias.
kevin mulai berfikir. "kau harus menjawab pertanyaan ku " pinta kevin.
__ADS_1
"apa..pertanyaan apa yang harus ku jawab." tanya Risya.
kevin tersenyum. "apakah kau masih mencintai ku. "tanya kevin. yang membuat mata Risya
berkaca kaca.
dengan saling menatap dan genangan air mata yang masih bisa dia bendung..
tatapan mata dengan penuh kerinduan.
Risya menjawab. "ya,aku memang masih mencintai mu. dan tidak pernah bisa mengganti kan posisi mu dihati ku. Risya menjawab nya dengan air mata yang mengalir.
mereka pun saling memeluk. dan menangis bersama.
sementara lisa nabila dan chiko,mereka terharu melihat sepasang kekasih yang baru bertemu.
kevin melepaskan pelukan melihat. "I love you.
tenks you wy love my forever. ucapan kevin dengan senyum bahagia.
kemudian Risya menjawab. I Love you tou.
white you love my woun forever. sahut Risya.
mereka pun akhirnya memulai kisah asmara
yang dulu sempat terputus.
para sahabat nya. juga ikut merasa terharu.
melihat Risya dan kevin.
mereka mulai sibuk bersama sama. "semuanya sudah menjadi dua ratus delapan puluh satu
undangan. apa ada yang lain lagi "kata Risya
nabila nampak berpikir "seperti nya sudah cukup. kalian istirahat dulu yah: lalu nabila kedapur untuk menyuruh ART nya
membawakan minuman untuk sahabat nya.
Risya,kevin ,chiko dan lisa menghentikan aktivitas mereka sejenak. kevin dan Risya duduk satu sofa. sesekali kevin melirik kekasih nya itu..
waktu pun hampir gelap. Risya dan kevin
pun memutuskan untuk pulang. begitu juga dengan lisa.
Risya yang tadinya ikut dengan lisa. kini
memutuskan untuk pulang bersama kevin
karena mereka se arah. "sayang ,kau ikut aku saja ya "ajak kevin.
Risya mengangguk tanda mengiyakan.
lalu mereka pun masuk kedalam mobil.
dan kevin mulai melajukan mobilnya.
Risya tampak sangat lelah. kemudian kevin meraih tangan Risya. "sepertinya kau sangat lelah ,kalau kau mengantuk ,tidur lah.
kalau sudah sampai. nanti aku bangunkan "
tawar kevin.
Risya tersenyum dan langsung menyandarkan kepalanya di bahu kevin. "sayang "kata Risya
"hhhmm .apa ?"tanya kevin. dengan mengarahkan wajahnya ke bawah.
Risya menarik nafas nya. "seandainya aku pergi
ketempat yang tidak bisa kau temukan.
apa kau masih menunggu ku ?"tanya Risya.
kevin seketika terdiam. tidak mengerti
apa yang dikatakan Risya. "kau bicara apa ,
hhhmm. kevin malah balik bertanya.
tanpa terasa mereka pun sampai didepan pintu gerbang rumah Risya.
Risya belum mau keluar dari mobil. "sayang ,jawab dulu pertanyaan ku." kata Risya
"pertanyaan apa sih ?"tanya kevin.
Risya menghela nafas nya
Risya memiringkan tubuhnya dan menatap wajah kevin "jika aku pergi jauh ,bahkan lebih jauh dari sebelumnya. apakah kau masih menunggu ku ?"tanya Risya dengan lirih
entah ada firasat apa yang membuat Risya berbicara demikian.
kevin menarik nafas nya "mau sejauh
Risya pun tersenyum bahagia. mereka saling menatap dan kevin semakin mendekatkan wajahnya ke arah Risya.satu kecupan hangat di bibir Risya dari kevin.
cukup lama dan di akhiri dengan kecupan di kening nya. mereka pun saling memeluk.
"aku turun dulu ya. "kata Risya.lalu
membuka pintu mobil nya.
kevin tersenyum sambil mengangguk.
sampai Risya masuk kedalam rumah baru
dia melajukan mobilnya.
hari ini dia pulang kerumahnya. setelah
memarkirkan mobilnya dia kemudian
masuk kedalam rumah. "om evin "Erika
tampak senang melihat kevin pulang.
kevin langsung menggendong Erika "halo
keponakan om evin yang cantik. eeemm
eeemm. kevin sesekali mencium Erika
dengan gemas.
kedua orang tua kevin ,kania dan stiven ikut menyambut kevin. mereka pun duduk
diruang tamu bersama. "tumben kamu mau
pulang ?"tanya citra. kepada anak sulungnya.
kevin hanya diam dan tersenyum. "memangnya kenapa,tidak boleh ?"jawab kevin. denger bercanda.
kania tersenyum melihat kakak nya. "mama seperti tidak tau saja. kalau ada yang lagi bahagia. !ledek kania
kevin pun tersenyum kecil dan berdiri ingin menuju kamar nya.
citra pun mulai penasaran dan bertanya "kania
memang nya ada apa dengan kakak mu ?
tanya citra.
kania pun mulai bicara "mantan kekasih
kak kevin sudah datang. itulah sebabnya
kenapa kak kev mau pulang. kata kania.
citra dan Ridwan pun tersenyum
mendengar nya. dan mereka berniat untuk
segera melamar Risya.
waktu makan malam pun tiba. semua sudah
berkumpul di meja makan. "kevin, apa kau belum kepikiran untuk menikah "tanya papa nya
kevin diam sejenak. "untuk sekarang aku masih sibuk dengan persiapan pernikahan chiko "
jawab kevin.
citra melirik ke arah suaminya memberi
kode. "bagi kalau setelah pernikahan chiko.
kau melamar nya ?"usul papa nya.
kevin tersenyum "nanti akan ku tanyakan pada nya pa. soalnya setelah pernikahan chiko
dia akan ke hongkong lagi. selama sebulan "
jawab kevin.
semuanya ikut senang ,karena kevin sudah
kembali dengan kekasihnya.
"om evin ,kemalin Elika
bertemu tante tantik. "kata Erika.
kevin pun bertanya "oya ,tante cantik. namanya siapa ?"tanya kevin pada keponakan nya
__ADS_1
lalu Erika menjawab dengan suara imut nya
"Elika titak tempat nanya. tapi tata mama
tante tantik. talon istli om evin "jawab Erika.
kevin terkekeh mendengar nya. "do'akan
om evin ya. "pinta kevin.
semuanya pun meng aminkan.
...****************...
hari pernikahan chiko dan nabila
tinggal menghitung hari.
semua teman nabila dan chiko berkumpul
untuk mendapatkan kostum kembar
namun dengan selera yang berbeda
ada gaun seksi.ada juga yang tertutup.
dan ada brukat semata kaki dengan lengan pendek.
berbeda dengan kostum kembar milik
laki laki. simple seperti jas kemeja dan celana panjang. berwarna senada dengan milik
perempuan.
warna yang dipilih oleh nabila. adalah warna
silver..simple namun tetap elegan.
kevin dan Risya tampak memilih kostum
untuk Risya. "kamu mau aku,pakai yang mana?"
tanya Risya
kevin memeriksa semua kostum nya.
"yang ini. kamu pasti sangat cantik "puji
kevin pada Risya
dia memilih gaun brukat semata kaki dengan
lengan pendek.
Risya pun mencobanya dan keluar dari
dalam ruang ganti dirumah nabila.
saat Risya keluar. kevin menatap dengan
tidak berkedip. "sayang kau sangat cantik.
apa lagi kalau kau yang menjadi pengantin
nya"ucap kevin dengan senyum.
Risya menatap mata kevin.dengan penuh
kebahagiaan. setelah lama menatap mata
kevin. Risya memeluk kevin dan membenamkan wajah nya di dada bidang
kevin. "aku sangat mencintaimu ,aku tidak
mau lagi jauh dari mu "kata Risya dengan lirih.
didalam pelukan hangat kevin.
setelah melepaskan pelukannya. kini
mereka menuju tempat semua orang berkumpul. "cie cie...calon pengantin selanjutnya. dari mana saja sih. baru keliatan "
goda lisa.
kevin dan Risya tersenyum. "amiiin. semoga
setelah chiko dan nabila ,kami akan
menyusul "jawab kevin.
mereka semua pun meng aminkan.
kini waktu sudah menunjukkan pukul
lima sore. dan mereka pun berpamitan.
"sayang. kau tidak ikut dengan ku ?"tanya kevin
dengan lembut Risya menjawab. "tidak ,
aku tadi bawa mobil sendiri. kita pulang
beriringan saja ya "jawab Risya.
kevin pun menganggukan kepalanya
dan mereka pun masuk kedalam mobil
masing masing.
setelah lima belas menit. mereka pun
sampai. Risya sudah memarkirkan mobilnya.
namun di halaman rumah nya.
ada sebuah mobil yang tidak dia kenal.
Risya pun masuk ke dalam.
diruang tamu sudah ada papa dan
mamanya.
tapi ada tiga orang yang tidak dia kenal.
kemudian dia mendekat. namun
mama Ruby lebih dulu melihatnya "sayang
kau sudah pulang ?
ayo sini. dudukan dulu. kata Ruby.
Risya hanya tersenyum dengan wajah
penasaran. "mama mereka siapa ?tanya Risya.
mama Ruby tersenyum. "ini tante ana. ini om heru. dan ini Daniel "jawab Ruby.
Risya pun mengulurkan tangannya. "maaf
sepertinya aku mau pergi mandi dulu ya ma. "
kata Risya. kepada Ruby.
Ruby pun mengiyakan. Daniel menatap
Risya dengan tersenyum. "hei. jangan dulu menatap wajah nya. sebentar lagi.
kau akan menatap wajah nya dengan sah "
kata ana. ibu dari Daniel.
semua pun tertawa. Daniel adalah pria
yang akan dijodohkan dengan Risya.
karena setelah putus dengan kevin orang tua
Risya. menjadi khawatir dengan putrinya.
setelah merajut cinta lagi dengan kevin
Risya tidak sempat bercerita tentang
hubungan nya yang kini bersatu lagi.
mereka pun makan malam bersama.
saat menikmati makan malam. ana membuka
pembicaraan. "oya jeng ,Risya ini sepertinya
pendiam ya "seloroh ana.
Risya hanya tersenyum kecil. "tidak juga.
nanti kalau sudah terbiasa. dia tidak akan
pendiam. "jawab Raditia.
*ada apa ini. kenapa seperti ada sesuatu.
__ADS_1
mereka selalu membahas ku*.