Cinta Pertama Yang Menunggu Ku

Cinta Pertama Yang Menunggu Ku
meninggalkan indonesia.


__ADS_3

Risya hanya diam "lis aku duluan ke kelas


kau lanjutkan saja makanannya "dengan menenteng tas nya. Risya berjalan dengan tatapan lurus ke depan tanpa menoleh ke meja yang di duduki kevin dan chiko.


kevin yang melihat Risya berlalu pergi


dia pun menundukkan kepala nya..


kevin esokan hari nya


hari ini adalah hari terakhir Risya menyelesaikan semester kedua.


Risya dan lisa sudah selesai mereka keluar dari dalam kelas. "lis aku mau mengajak mu dan nabila ,ke taman kota. "kata Risya. yang membuat lisa terkejut.


"sebaiknya kita kekantin dulu ya. aku mau makan sup jamur. sambung Risya.


saat mereka masuk ke kantin ternyata nabila sudah duduk di meja berda dengan chiko dan kevin. "bil bisa kah kau makan bersama kami hari ini ?"tanya Risya.


nabila merasa senang karena Risya sudah mau


mengajak nya bicara. "ayo kita duduk disana


hari ini aku ingin menghabiskan waktu bersama dengan kedua sahabat ku "kata Risya.


lalu mereka berjalan menuju meja yang


tidak jauh dengan kevin dan chiko.


nabila dan lisa merasa aneh dengan sikap Risya. "ayo sekarang kalian berdua mau pesan apa ?"biar aku yang bayar !heemm "kata Risya.


lalu Risya berjalan menuju ibu kantin


dan tidak lama. dia datang bersama ibu kantin.


yang membawa makanan. "iya taro disini saja.


terima kasih ibu "kata Risya.


lalu mereka memakannya. "Ris ,aku lihat kamu


aneh hari ini. ?ada apa ?"tanya lisa. dengan penasaran.


Risya hanya tersenyum "hari ini ,adalah hari terakhir ku. dikampus ini.."jawab Risya. yang membuat lisa. nabila. chiko dan kevin terkejut.


lisa dan nabila terdiam. "aku hanya ingin meninggalkan indonesia dengan kenangan bersama kalian. "jawab Risya dengan air mata yang masih bisa dia bendung.


lisa dan nabila penasaran. "apa maksudmu meninggalkan indonesia. kau mau pergi kemana ?"tanya nabila. dengan meneteskan air mata.


Risya mengangkat wajah nya ke atas. agar air mata nya tidak tumpah. "aku mau pindah kuliah. keluar negeri. kata Risya sambil menarik nafas nya.


hati kevin semakin merasa sesak mendengar ungkapan Risya. dia mengusap wajahnya dengan kasar.


Risya dan dua sahabat nya. saling berpelukan.


"sudah. kalian jangan seperti ini. kita masih bisa telponan video call kan. jadi jangan sedih yah. aku tidak suka melihat kalian bersedih.


dan sepertinya aku tidak jadi mengajak kalian ke taman. bagaimana kalau kita ke pantai


saja. disana kita bisa selfy. poto bersama. dan aku ingin melihat sunset. kata Risya.


lalu Risya menoleh ke arah kevin. "apa kalian bisa ikut dengan ku kepantai ?"tanya Risya kepada mantan kekasih nya.


kevin menganggukan kepalanya.


lalu mereka keluar kampus dan menuju mobil masing masing. "lis aku ikut dengan mu ya. kata Risya "oke. !


lalu mereka membaiki mobil dengan tutup atas mobil yang dibuka. begitu juga dengan mobil kevin.


Risya yang mengenakan celana jeans dan baju dalam warna hitam dan kemeja putih dengan kancing terbuka. dan memakai kacamata hitam.


Risya berdiri dibelakang lisa menikmati perjalanan menuju pantai.


tak ada mereka pun sampai. Risya berlarian di tepi pantai. sesekali dia berselfy.


tiga saja itu berlarian ditepi pantai. "mereka sahabat yang luar biasa "kata chiko dengan menatap tiga gadis cantik yang berlarian di tepi pantai.


kevin pun tersenyum kecil "kau tahu ko ,aku sudah membangun sebuah rumah untuk ku dan Risya ,namun semuanya sudah tidak mungkin. "lirih kevin.


"sabar lah ,semoga saja semua harapan mu bisa terjawab "chiko menyemangati sahabat nya itu.


sedangkan tiga sahabat itu. berselfy dengan berbagai macam gaya. "hey..kalian tidak mau berfoto bersama dengan ku ?tanya Risya.


Risya kemudian menarik tangan kevin " aku mencoba berdamai dengan hati ku ,dan aku tidak mau ,kepergian ku membawa sebuah kebencian. aku menganggap ini semua adalah takdir untuk kau dan aku..dengan senyuman


Risya menegaskan kepada kevin.


empat orang yang melihat mereka berdua


berdamai..merasa lega "ayo kita berfoto bersama..mereka berselfy bersama dengan menggunakan tongsis.


hari mulai sore. langit ditepi pantai mulai


memperlihatkan sunset di sore hari. "apa kau ingat ,aku pernah mengajak mu melihat sunset.


dan sekarang kita melihatnya "kata kevin.


Risya tersenyum bisa melihat nya. "iya aku tidak pernah lupa. semoga kau dan aku ,bisa menemukan kebahagiaan. dengan pasangan masing masing.".dengan masih terasa sesak didadanya. Risya berusaha menguatkan.


mereka berdua saling menguatkan. walaupun hati mereka sekarang masih tidak bisa menerima. "aku harap kau tidak membenciku."


kevin meraih tangan untuk saling memaafkan.


hari mulai gelap.


mereka pun memutuskan untuk pulang.


tiga sahabat itu naik mobil yang sama. walaupun Risya se arah dengan kevin. tapi dia tetap memilih ikut bersama sahabat nya.

__ADS_1


Risya pun sampai didepan rumah nya. "kalian tidak mau masuk dulu ?tanya Risya.


"tidak. ini sudah mau gelap. "jawab lisa dan mereka pun pulang.


Risya pun masuk ke dalam rumah setelah lisa dan nabila pulang. "sayang bagaimana acara perpisahan nya ?"tanya Ruby.


"menyenangkan mah,kami pergi kepantai dan melihat sunset. "dengan senyuman Risya bercerita panjang lebar. "aku masuk dulu ya mah "jawab Risya.


hari pun semakin larut. Risya sudah tertidur lelap. karena lelah yang dia rasakan.


...****************...


saat pagi hari


pagi ini Risya yang sudah siap untuk berangkat ke bandara. dan beberapa jam lagi pesawat yang dia tumpangi akan tek up. "apa nona sudah siap ?"tanya erick.


"berhenti memanggil ku dengan sebutan nona.


aku tidak suka. kau terlalu formal pada ku ,


kau itu teman ku ,bukan kacung ku ,tegas Risya dengan erick.


Risya pun sudah berpamitan dengan papa dan mama nya. dan berangkat menuju bandara.


"ingat, disana kau harus menjaga kesehatan mu


dan tidak boleh keluyuran "kata erick. sambi menyetir


Risya tersenyum mendekati nasehat sahabat nya itu."kau seperti kakak ku saja "balas Risya. sambil meninju bahu erick. "aku jadi penasaran kenapa tiba tiba kau ingin pindah kuliah kehongkong, dulu waktu papa mu meminta mu untuk kuliah disana. kau tidak mau?selidik erick.


Risya diam sejenak ."aku tidak sanggup jika tetap disini "jawab Risya dengan lirih.


erick semakin penasaran "memang nya ada apa ?tanya erick.


"setelah wisuda ,kevin akan bertunangan dengan gadis pilihan ibunya. aku tidak sanggup mendengar nya ,apa lagi menyaksikan nya "jelas Risya.


dengan wajah penuh pertanyaan erick mencerna ucapan Risya "kevin. kevin Erlangga maksud mu ?tanya erick.


"iya ,jawab Risya dengan singkat..


erick merasa kasihan dengan sahabat kecil nya "jadi kau dan kevin adalah pasangan kekasih ?


tanya erick lagi.


Risya berusaha untuk tidak mengingat tentang kevin. "sudah lah ,lupakan saja. aku dan dia sudah berakhir. kata Risya


*selamat tinggal cinta pertama ku.


selamat tinggal kekasih ku.


semoga kita bisa berbahagia


meskipun kita tidak bisa bersama


Love my forever tou you.


Risya akhirnya sudah sampai di bandara. dan siap untuk naik ke pesawat. "apa kau ingin langsung masuk ke dalam. ?"tanya erick.


Risya tersenyum. "iya ,aku ingin langsung duduk didalam pesawat saja..aku pamit yah .kata Risya.


"selamat jalan. good luck. semoga kuliah mu lancar kata erick.


tiba tiba Risya teringat pesan lisa. "erick tunggu." cegah Risya pada erick yang sudah ingin melangkah.


"ada apa ,kau tertinggal sesuatu ?"tanya erick.


Risya berusaha mengingat. "dengar. kau dapat salam dari teman ku. namanya lisa. huup hampir saja aku membawa salam dari nya. kata Risya sambil tertawa.


erick merasa lucu karena melihat anak majikannya itu "kau ini ,ku pikir apa. sudah sana. kata erick.


lalu Risya melangkah menuju antrian panjang yang akan memeriksa pasport..


setelah selesai. Risya pun berjalan menuju pesawat yang ingin dia naiki. dengan mengenakan celana jeans dan baju dalam berwarna maron lengkap dengan switer panjang selutut. dan syal yang menggantung dileher.


dan tidak lupa dengan kaca hitam. sesekali dia berselfy sendiri. dan mengabadikan momen di bandara. di akun instagram pribadi nya.


yang bertulisan welcome to single happy.


suasana dikampus.


kevin yang sedang sibuk dengan skripsinya


dia tampak duduk di kursi tunggu. untuk bertemu dosen.


dan tidak lama nama nya dipanggil.


kemudian kevin masuk.


setelah setengah jam di dalam ruangan dosen


ia pun keluar dengan tersenyum bahagia.


dia kemudian melangkahkeluar kampus dan ingin segera pulang.


didalam mobil ,kevin menyalakan ponselnya.


dan melihat postingan sang mantan kekasih nya itu. "selamat jalan untuk mu "sambil tersenyum kecil melihat Risya yang tampak gembira.


setelah sampai dirumah kevin melangkah kedalam. "kevin "suara mawar menghentikan langkah nya.


dengan percaya diri mawar memegang tangan kevin. "maaf aku sedang sibuk "lalu kevin melangkah menuju kamar nya.


mawar yang merasa di abaikan "tante..kevin selalu saja begitu pada ku "rengek mawar kepada citra.


citra pun menyusul kevin kedalam kamar nya


"kevin..kau jangan keterlaluan seperti ini.

__ADS_1


lihat mawar. dia sedih karena kau terus saja mengabaikan nya. tegur citra.


kevin merasa sangat kesal. "mama berhak memaksa ku untuk menerima perjodohan ini.


tapi mama tidak berhak memaksa aku untuk bersikap manis pada nya..dengan amarah kevin menegaskan.


citra tidak puas sampai disitu. "karena apa kau


kau tidak bisa bersikap manis pada nya ?tanya citra dengan wajah marah.


"karena aku tidak pernah mencintai nya ,kalau pun aku sudah menjadi suami nya. jangan harap sikap ku akan berubah "dengan suara ditekan ,kevin menegaskan.


citra sangat marah dengan kevin. dan dia melayang kan satu tamparan ke wajah kevin.


"berusaha lah bersikap baik padanya. karena mulai hari ini. mawar akan tinggal disini. "


titah citra. sambil berjalan meninggal kan kevin.


kevin yang mendengar ucapan citra. bahwa mawar akan tinggal disini. merasa sangat marah. "sampe kapan pun ,aku tidak akan pernah merubah sikap ku "amarah kevin semakin meluap.


dalam hati kecil nya. dia masih mencintai mantan kekasih nya itu. dia juga masih berharap bisa bersama lagi dengan Risya.


"aku akan tetap mencintaimu..selamanya aku tidak ingin melupakan mu. "sambil menangis terisak di atas ranjang.


malam pun tiba.


kania berjalan menuju kamar kevin. karena mama nya memintanya untuk memanggil


kakak nya. "kakak...tok...tok..tok..kak kev. "panggil kania.


dan kevin membukanya "ada apa ?"tanya kevin dengan singkat.


"makan malam sudah siap. kata mama kita makan malam bersama jawab kania


dengan malas kevin keluar dan turun untuk makan malam.


dengan wajah datar kevin duduk. kemudian


mawar duduk disebelah kevin. "kau mau apa ,biar ku ambilkan "tanya mawar dengan tersenyum.


kevin hanya diam namun tetap memakan yang sudah disiapkan mawar.


mawar tersenyum bahagia karena kevin mau memakan nya.


setelah selesai makan kevin berdiri ingin meninggalkan ruang makan.


"kau mau kemana ?"tanya mawar


dengan wajah datar kevin menjawab "aku sedang mempersiapkan diri.jadi aku tidak bisa di ganggu "jawab kevin. lalu dia melangkah menuju kamar nya.


citra yang melihat calon menantu nya itu terlihat kesal "sabar ya. lusa kan kevin wisuda ,itu artinya ,sebentar lagi kalian akan bertunangan. dan setelah bertunangan tidak lama kalian akan menjadi suami istri "citra menyemangati mawar.


papa Ridwan dan kania hanya diam. tidak ingin ikut dalam perbincangan mereka.


kevin yang sedang berada didalam kamar


menjatuhkan tubuhnya dikasur.


suara deringan ponsel menyadarkan lamunanya. "chiko" gumam kevin.


"halo bro. kau lagi apa ?"tanya chiko.


"kau seperti bertanya kepada kekasih mu saja.


menjijikan "receh kevin.


chiko terbahak mendengarucapan sahabat nya itu. "jangan karena kau ditinggalkan kekasih mu. kau ingin menjadikan ku kekasih mu "ledek chiko pada kevin.


kevin hanya membalas dengan tawa kecil


"ck berhentilah mengejek ku. to the point saja.


kenapa menelpon ku ?tanya kevin dengan nada kesalnya.


chiko berusaha berhenti tertawa "aku hanya ingin bertanya pada mu. setelah wisuda apa.


ada perayaan ?"tanya chiko dengan semangat


kevin diam sejenak. "tidak ada. aku tidak ingin merayakannya. sehabis dari kampus ,aku ingin menginap di apartemen ku" kata kevin .dan berhasil membuat chiko terkejut.


"jangan bilang kau mau menginap di apartemen dengan tunangan mu. " chiko berusaha menggoda sahabat nya itu.


kevin yang mendengar chiko berkata itu


sangat marah "kata kata mu sungguh menjijikan.


mana mungkin aku membawa orang yang tidak pernah ku cintai menginap. "jawab kevin. dengan keras


chiko semakin terkekeh"santai lah. aku hanya bertanya. jangan terlalu emosian. nanti kau akan cepat tua "ejek chiko. dengan sambil terkekeh.


kevin menarik nafas nya panjang. "aku mau tidur. jangan mengganggu ku lagi. "titah kevin. dengan langsung mematikan ponsel nya.


malam pun semakin larut. dan kevin mulai memejamkanmata nya..


ke esokan hari nya.


sinar matahari yang terpancar dari sudut jendela kamar nya.


membuat tidur nya terganggu dan kevin mulai mengerjapkan mata nya.


lalu dia beranjak dari tempat tidur lalu pergi ke kamar mandi. dia mulai membersihkan tubuh nya.


setelah setengah jam berada didalam kamar mandi..dia pun keluar dengan menggunakan handuk yang melilit di pinggang.


saat dia keluar tiba tiba masuk tanpa mengetuk pintu. "pagi kevin "suara mawar membuat kevin menoleh.


dia tidak menyangka kalau pilihan mama

__ADS_1


__ADS_2