
"selamat sore bi,selamat sore Dian. sapa Risya
"sore non. balas bi lastri dan Dian.
"bibi lagi membuat apa ?tanya Risya dengan
penuh semangat.
"bibi mau membuat kue untuk makan malam nanti non ,buat cuci mulut nya ,balas bibi.
"oya. waah pasti enak ,yasudah dilanjut saja
maaf Risya mengganggu. kata Risya
"tidak kok non. kata bibi
Risya lalu naik lagi ke atas.
...****************...
satu bulan menjelang wisuda
Risya ,lisa dan nabila sedang berjalan
menuju kantin ,karena pelajaran pertama
sudah selesai.
saat mereka memasuki kantin ,
Risya melihat kevin dan chiko sudah duduk
di meja kantin.
namun dengan satu perempuan yang
belum pernah mereka lihat.
Risya dan teman temannya mendekati mereka
tanpa kevin sadari.
"siang semua ,sapa Risya dengan santai ,
Risya bukan tipe perempuan yang cemburuan
tanpa nengetahui alasannya.
kevin tersentak mendengar suara Risya.
begitu juga dengan chiko.
"hai kalian teman kevin dan chiko ya? tanya
mawar.
"iya..kau siapa? tanya Risya .
kevin yang mendengar kekasih nya dan calon
tunangan nya berbicara semakin tidak
karuan
"chiko yang melihat sahabatnya itu
serba salah. menjadi tegang.
"perkenalkan ,aku mawar. calon tunangan
kevin..dengan sambil mengulurkan tangannya.
Risya mengulurkan tangannya dengan
gemetar.
bagaikan tersambar petir di siang hari
Risya mendengar semua ini..
"Risya , a-aku ..aku Risya temannya kevin.
dengan suara terbata bata dan dengan air mata yang masih di bendung.
dengan susah payah Risya menahan air matanya.
"kalian lanjutkan saja. a-aku ,mau ke toilet
kata Risya. sambil berjalan meninggal kan
semua nya.
lisa yang melihat teman nya berjalan menjauh ,
dengan segera menyusul temannya.
kevin tidak yang tidak tahan. melihat kepergian Risya.
akhir menyusul.
"aku ada sedikit sesuatu yang mau ku ambil dikelas. kata kevin
sementara Risya dan lisa keluar menuju
parkiran mobil.
"Ris. kamu mau kemana "?tanya lisa. dengan khawatir melihat temannya.
"lis supir ku sudah pulang. bisa aku pinjam
mobilnya ,aku mau pulang..Risya berbicara dengan air mata yang tidak bisa dia tahan lagi.
"tapi Ris ,kau menyetir dengan ke adaan seperti ini. akan berbahaya. kata lisa mencoba menenangkan.
"ku mohon. kata Risya.
dengan terpaksa lisa memberikan kunci mobil nya.
lalu Risya masuk kedalam mobil lisa. dan segera melajukan mobilnya.
kevin yang baru sampai diparkiran
merasa panik
"lis kemana Risya .tanya kevin. dengan cemas
"kau tidak perlu khawatir ,sahabat ku
hanya ingin mengikuti kata hati nya. "kata lisa.
kevin n langsung masuk ke dalam mobil nya.
dan mencari mobil yang dibawa Risya.
sementara Risya dengan emosi dan air mata yang terus mengalir dia melajukan mobilnya
mobilnya menuju sebuah pantai.
pantai dimana mereka mengungkapkan perasaan cinta mereka berdua.
dengan kencang Risya melajukan mobilnya.
hingga tanpa dia sadari menginjak rem mobil
dengan mendadak.
kening Risya kejedot stering mobil. cukup lama dia menundukkan kepala nya. di stering mobil
sambil menangis terisak.
"hiks...hiks...kau sungguh tega membohongi ku.
aku membenci mu kevin...suara Risya dengan terisak..
dia lalu keluar dari dalam mobil. berjalan mendekati pinggir pantai.
dengan wajah penuh air mata dan tatapan mata yang kosong.
dari kejauhan kevin melihat Risya berjalan di tepi pantai.
lalu dia mendekati Risya dan memeluk kekasih nya itu dari belakang.
"maaf kan aku. dengan dua tangan yang menangkup tubuh Risya.
Risya hanya diam. dengan deras nya air mata yang dia keluarkan. hingga jatuh ditangan
__ADS_1
kevin.
"lepaskan aku..namun kevin tidak mau melepaskan tangan nya.
"aku bilang lepas kan..dengan sekuat tenaga Risya melepaskan tangan kevin.
karena emosi nya. akhirnya Risya bisa melepaskan tangan kevin.
"sayang..aku minta maaf "kata kevin
"meminta maaf untuk apa ? dengan bertanya dan menatap wajah kevin.
"aku tau ,cepat atau lambat kita pasti akan mengalami seperti ini. karena kita hanya lah manusia biasa. tapi aku tidak pernah menyangka kalau kau sendiri yang membuat nya...dengan air mata yang tiada henti hentinya.
"sayang aku tidak pernah mencintai nya "
kata kevin....
tapi aku tidak bisa melawan mama ku. sambung nya lagi.
"kalau aku tahu ,bahwa kau sudah dijodohkan.
aku tidak akan pernah menaruh harapan pada mu...dengan rasa sesak di dadanya
dia berbicara walaupun dengan air mata yang terus mengalir.
"kau tahu ,kau sudah membuat aku terbang setinggi tinggi nya..dan disaat aku berada di atas awan ,kau menghempaskan nya.
hingga hancur berkeping keping..
ucapan Risya membuat kevin tersadar
karena dia. Risya menjadi seperti ini.
"sayang. aku tidak bisa melawan mama ku
aku tidak berdaya "kata kevin.
"aku tidak menyuruh mu untuk melawan orang tua mu "tapi aku sangat kecewa dan hancur
saat aku tau kau berbohong pada ku...
"mulai hari ini. hubungan kita berakhir..
lupakan kalau kita pernah saling mencintai..
"anggap saja kita tidak pernah mengenal..
dan ini hadiah ulang tahun dari mu...Risya sambil memegang tangan kevin dan mengembalikan cincin berlian. hadiah ulang yang diberikan kevin beberapa bulan yang lalu.
"simpan lah sebagai kenangan dari ku "kata kevin.
"aku tidak mau menyimpan kenangan yang manis ,tapi menyakitkan untuk di ingat..
terima kasih atas semua hal hal indah yang kau berikan selama satu tahun ini..
"kau hebat. kau sudah berhasil membuat luka yang sangat sulit untuk disembuhkan...dan ini kalung yang kau anggap lambang dari hubungan kita...
"selamat untuk pertunangan mu nanti..kata Risya sambil berjalan meninggalkan kevin.
kevin yang tidak bisa berbuat apa apa.
dia terduduk lemas di atas pasir.
cukup lama dia terduduk sambil memegang cincin dan kalung yang dikembalikan Risya.
...****************...
saat ini Risya sudah berada di rumah nya
dia baru sadar bahwa mobil lisa. sedang dirumah nya.
"pak joko ,bisa saya minta tolong.
jemput lisa dikampus ?tanya Risya.
baik non sahut pak joko.
lalu pak joko berangkat..
Risya yang berada didalam kamar. menjatuhkan tubuhnya dikasur dengan masih mengeluarkan air mata..
dan sadar ,bahwa masih banyak barang barang yang diberikan kevin selama satu tahun hubungan mereka.
mulai dari tas branded. sepatu olahraga. dan masih banyak lagi.
dengan satu korek api.
mamanya yang melihat Risya ingin membakar sesuatu. mencoba mendekati.
"sayang..kenapa ini semua mau kau bakar ?tanya Ruby.
"aku hanya bosan melihat nya..kata Risya
"tapi menurut mama ,daripada kau bakar. lebih baik kau berikan kepada Dian kata Ruby.
"aku lebih puas. jika dengan membakarnya.
Risya perlahan melemparkan barang barang.
yang berhubungan dengan kevin.
dari kejauhan ada sepasang mata yang melihat Risya membakar barang barang
pemberian nya.
*kau memang pantas membakar nya.
aku harap. setelah kau membakarnya
rasa sakit mu bisa berkurang..
I Love you my femy..
Love my forever tou you*.
Risya duduk di depan kobaran api.
dia memandang kobaran api dengan tatapan kosong.
lisa datang dan melihat sahabatnya yang duduk didepan kobaran api.
begitu memilukan "Ris " lisa merangkul tubuh sahabat nya ,dan menangis.
Risya menoleh ke arah lisa yang menangis
"kenapa kau menangis heeem ,aku tidak apa apa "Risya berusaha untuk tidak menangis lagi.
lisa mendengar sahabat nya yang mengatakan bahwa dia tidak menangis.
dia semakin meng eratkan rangkulannya
"tidak !aku juga tidak menangis. kau ini ada ada saja "lisa berhemat menangis dan mengusap air mata nya.
...****************...
sementara kevin yang baru saja memarkirkan mobilnya.
lalu dia masuk kedalam rumah.
saat dia masuk mama citra menghadang nya
"mawar bilang kau meninggalkan nya
dikampus ,dari mana ?"tanya citra. dengan menatap kevin tajam.
kevin membalas tatapan mama nya
"berhenti lah menekan ku ,kalau mama
masih ingin aku melanjutkan pertunangan ini "
lalu kevin melangkah kedalam kamar nya.
citra terdiam. tidak bisa melanjutkan bicara nya lagi. karena kevin sudah masuk.
kania yah melihat kakaknya masuk ke dalam kamar dengan wajah frustrasi.
dia lalu masuk ke dalam kamar kevin.
sedangkan kevin langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mencuci wajah nya.
kevin mengusap wajahnya dengan kasar.
kevin yang melihat wajah nya di cermin
__ADS_1
"kau sudah menyakitinya. "teriakan kevin sambil meninju cermin.
kania langsung masuk ke dalam kamar mandi dan terkejut melihat tangan kakaknya berdarah.
"kakak ,tangan mu..sebentar aku akan mengobatinya "dengan cepat kania mengambil kotak obat.
"kakak ,mari aku obati lukanya "kania menarik tangan kevin. dan membawanya ke duduk disofa kamar kevin.
kevin hanya diam. dia menarik nafas panjang
"aku sudah menyakitinya kania ,luka ku ini
tidak sebanding dengan yang dia rasakan. "
dia terus menyalahkan diri nya.
kania merasa prihatin dengan kevin.
"kakak jangan menyalahkan diri sendiri ,
mungkin kakak dengan kak Risya tidak berjodoh "kata kania mencoba menenangkan.
kevin esokan pagi nya
Risya sudah siap ingin berangkat
kekampus. dia pun turun kebawah dan sarapan
mereka sarapan bersama. "pa aku ingin pindah
kuliah di hongkong , apa bisa mengurus
perpindahan kuliah ku ?"tanya Risya.
Radit diam sambil berpikir sejenak. "kurang sebulan lagi kan ,kau akan memasuki semester kedua. kalau kau ingin pindah sekarang ,artinya kau harus memulai lagi dari awal. "kata papa Raditia.
Risya juga berpikir sejenak. memang benar apa yang dikatakan papa nya. "baiklah aku akan
menunggu sampai semester kedua. ujar Risya dengan tidak bersemangat."kalau begitu aku berangkat dulu " lalu Risya keluar rumah dan menuju mobilnya.
saat ingin masuk ke dalam mobil. tiba tiba mobil yang ingin menjemput papa nya datang
dan asisten pribadi papa nya keluar dari dalam mobil. "erick ,tumben pagi sekali kau datang. ?"
tanya Risya.
erick tersenyum pada Risya. "kau saja yang tidak tahu ,kalau setiap pagi aku memang
pagi sekali kesini. "jawab erick.
"ya sudah ,kau masuk lah.,papa ku sedang
sarapan. lain kali kita mengontrol lagi ya
daaaaa h" lalu Risya berangkat.
sepanjang perjalanan ,Risya hanya diam
dan memandang ke arah jendela. tatapan mata nya kosong. entah apa yang dia pikirkan.
dengan mata yang masih sedikit sembab
karena semalam dia terus menangis.
tanpa dia sadari. mobilnya sudah sampai
didepan kampus. "non ,kita duda sampai "kata pak joko..
Risya yang masih melamun akhirnya tersadar
karena suara pak joko. "eeh ,terima kasih pak.
saya turun dulu." kata Risya sambil membuka pintu mobil
Risya berjalan masuk ingin menuju lif. karena lisa belum datang. dia kini sudah berada didalam lif..kemudian lifnya terbuka lagi tanda ada orang lagi ingin masuk.
dan ternyata orang yang masuk adalah kevin.
Risya hanya acuh tidak ingin menoleh.
dia mencoba mengalihkan pandangan nya dengan memainkan ponselnya.
sedangkan kevin menatap mantan kekasih nya itu , dia melihat kelopak mata mantan kekasih nya itu sembab.
tidak berapa lama lif pun sampai.
Risya masih acuh. dia berjalan menuju kelasnya. dengan langkah tidak bersemangat
kevin berjalan.
kakinya terhenti didepan kelas Risya.
dia melihat mantan kekasih nya itu terlihat hanya diam dengan tatapan kosong kedepan.
disaat yang lain asyik berbicara. Risya hanya diam.
hati kevin semakin merasakan sesak .dengan genangan air mata. tiba tiba dari belakang
"pagi bro,sedang apa kau disini "tanya chiko sambil mengikuti arah yang dipandang kevin.
"huuu.h.. sabar bro ,rasanya memang sangat sakit. jika kita melihat orang yang kita cintai
terluka. " chiko berusaha menasehati kevin.
sementara itu lisa berjalan ingin masuk ke dalam kelasnya. "lis "kevin memanggil lisa
"ada apa ?"tanya lisa
dengan ragu kevin menanyakan kabar Risya
"bagaimana dengan nya. apa dia baik baik saja ?"tanya kevin.
dengan sedikit kesal lisa menjawab "ku rasa kau juga punya dua mata untuk ,melihat apakah sahabat ku itu baik saja "jawab lisa sambil masuk ke dalam.
pelajaran pertama pun dimulai. cukup lama mereka mengikuti pelajaran. dan akhirnya
selesai.
dosen pun keluar dari kelas. "Ris kita ke kantin yuk "lisa mengajak Risya untuk kekantin.
dia berharap sahabat nya itu bisa menjalani nya seperti biasa.
dengan tidak bersemangat Risya menjawab
"ayo "jawab Risya seadanya.
lalu mereka berjalan memasuki area kantin.
sesampainya di sana ,Risya memilih duduk
dipojokkan. "kau mau pesan apa ?"tanya lisa.
"tidak. aku tidak ingin apa apa "balas Risya dengan lesu. "kau saja ya ,aku hanya ingin menemani mu "jawab Risya.
lalu Risya memutuskan untuk memesan sup
jamur kesukaan Risya.
Risya duduk termenung menatap keluar jendela.
tidak berapa lama nabila datang
dan mendekat " siang Ris "sapa nabila dengan sedikit ragu, karena Risya sudah tahu
bahwa dia mengetahui tentang period kevin.
dengan terpaksa Risya membalas sapaan
nabila. " siang "jawab Risya dengan singkat.
nabila dan Risya sama sama diam. kevin dan chiko. melihat mereka hanya diam.
lalu lisa datang memecahkan suasana.
"Ris ini ,aku membawa kan sup jamur
kesukaan mu "kata lisa dengan semangat.
Risya membuang nafas panjang. "kau saja yang memakan nya ,aku sedang diet "jawab Risya.
lisa tidak tahu bagaimana cara nya membuat
Risya bisa seperti dulu lagi. "kalau kau juga tidak ingin memakannya,lebih baik kita
kembali ke dalam kelas "kata Risya tanpa menghiraukan nabila.
__ADS_1
dan lisa terpaksa memakan nya.
Risya yang menunggu lisa. hanya acuh memainkan ponselnya.