
kevin pun semakin mendekatkan bibirnya
yang membuat Risya gugup. "sayang ,
kiss my place ucap kevin
"sayang jangan..nanti kalau ada orang
bagaimana?"tanya Risya dengan manja.
"tidak ada yang melihat "sahut kevin sambil
membenamkan bibir nya.
mereka pun terhanyut bersama. dan kevin
mengecup lembut kening Risya. "ayo kita
berangkat "ajak kevin.
mereka pun keluar dan menuju mobilnya.
kevin membuka pintu mobil untuk Risya
"silahkan tuan putri " kata kevin dengan senyum.
Risya pun tersenyum. "terima kasih " sahut Risya. sambil membungkuk masuk.
mereka pun akhirnya menuju hotel xxx
setelah lima belas menit kemudian mereka
pun sampai dengan telaten kevin keluar dan membukakan pintu mobil untuk Risya.
"ayo sayang, awas pelan pelan ya "ucap kevin.
mereka pun berjalan masuk ke dalam hotel
yang mana didalamnya sudah cukup banyak
tamu yang muka berdatangan.
sepanjang berjalan masuk,kevin dan Risya
tidak pernah melepaskan genggaman tangan
mereka. dan mereka pun mendekati chiko dan nabila. "nabila...selamat ya..kau sangat cantik"
ucap Risya.
kevin memeluk sahabat nya itu "selamat
ya bro. sekarang kau sudah menjadi suami "
ucap kevin.
"terima kasih bro. sebentar lagi kau juga
akan menjadi suami."kata chiko.
kevin pun tersenyum mendengarnya. dia juga
sudah tidak sabar ingin segera menikah dengan
Risya.
mereka pun mulai berfoto bersama.
kevin dan Risya berdiri bersebelahan.
"nabila,maaf ya,aku tidak bisa lama lama"ucap Risya.
nabila pun mengiyakan. "aku mengerti,kau
kan baru saja keluar dari rumah sakit,sebaiknya
kau harus istirahat"jawab nabila.
Risya terlibat sedih. "sebenarnya aku ingin
sekali bisa lama disini. tapi kau tau sendiri kan bagaimana kevin. "kata Risya.
nabila mengusap bahu Risya."sudah. yang di
lakukan calon suami mu itu memang benar."
ucap nabila.
kevin lalu mendekati Risya. "sayang. ayo kita
keliling sebentar. aku ingin memperkenalkan
mu dengan teman bisnis ku. "ucap kevin.
Risya pun mengangguk."sebentar ya bil. "ucap Risya. yang dibalas anggukan oleh Nabila.
kevin pun menggenggam tangan Risya.
para tamu yang lain sesekali berbisik kagum melihat kevin dan Risya.
yang menurut mereka adalah pasangan yang sangat cocok.
"waah itu Risya kan. seorang model yang baru pulang dari hongkong. dan itu kevin Erlangga
pengusaha muda yang sukses. mereka sangat cocok. "bisik para tamu.
kevin menghampiri teman temannya. "hai tuan kevin Erlangga. senang bisa bertemu dengan mu". ucap Ali chandra.
kevin pun berjabat tangan. "terima kasih tuan
perkenalkan ini calon istri ku.
nama nya Risya."ucap kevin.
Risya pun mengulurkan tangannya "Risya "
ucap nya. yang dibalas senyum oleh Ali chandra.
"ternyata Risya Alysha mahendra ini. adalah
calon istri mu. "tanya Ali chandra.
"kau mengenal kekasih ku?"tanya kevin
"kau ini lucu. siapa yang tidak kenal dengan
seorang model yang cantik satu ini "jawab Ali.
kevin terkekeh "kau bisa saja..ya sudah
seperti nya kami harus kesana dulu "kata kevin
Risya dan kevin berjalan lagi. dan saat
mereka asyik berjalan. tiba tiba ada seorang wanita yang mendekat dan menyapa kevin.
"kevin "ucap wanita itu.
kevin pun terkejut dan kembali membalas sapaan nya.
"mika "jawab kevin. dan mika segera menjabat tangan kevin sambil cipika cipiki.
Risya yang melihat kevin menerima cipika cipiki dari wanita itu. merasa kesal.
kevin dan mika asyik berbincang karena sudah
lama tidak bertemu.
seketika kevin baru sadar bahwa Risya ada
disamping nya. "aku sampai lupa. perkenalkan
ini Risya. calon istri ku "ucap kevin.
yang membuat mika terkejut. "oya hhhmm. ku fikir kau tidak bisa move on dari ku?"gurau mika.
ooo jadi dia mantan kekasih nya. gumam Risya.
Risya merasa semakin kesal.
lalu mika mengulurkan tangannya. "perkenalkan
aku mika. mantan kekasih kevin "ucap mika.
Risya pun menyambut uluran tangan mika.
"Risya "jawab Risya dengan singkat. "maaf
kalian lanjutkan saja mengobrol. aku mau
ke toilet "ucap Risya.
kevin merasa tidak enak. melihat wajah Risya yang tampak tidak bersahabat.
ketika Risya ingin melangkah. kakinya tersandung dan ditangkap oleh seorang pria.
dan ternyata pria itu adalah excel. yang dulu pernah berdebat dengan kevin. "excel. terima kasih. "ucap Risya sambil berdiri. menegakkan tubuhnya.
"kau tidak apa apa "tanya excel.
__ADS_1
"tidak. aku tidak apa apa "jawab Risya.
kevin yang melihat Risya yang ditolong excel
merasa geram dan segera mendekati Risya.
"sayang kau tidak apa apa ?"tanya kevin.
Risya yang masih kesal hanya menjawab dengan. "hhhmm "jawab Risya.
"maaf .lain kali kau tidak perlu bersikap baik pada calon istri ku. "titah kevin.
"waw..dulu kau mengaku sebagai kekasih nya.
dan sekarang kau mengaku sebagai calon suaminya. sangat hebat "ucap excel.
kevin merasa sangat marah. dan menarik
baju excel. dengan menatap nya tajam.
Risya yang sudah kesal dengan kevin
menarik tangan kevin. "sudah cukup. hentikan
ayo kita pergi dari sini "ucap Risya.
kevin pun mengikuti langkah Risya. yang berjalan menuju keluar hotel.
Risya berjalan tanpa menghiraukan kevin.
"sayang kau mau kemana" tanya kevin dengan memegang tangan Risya.
"pulang "jawab Risya.
"tapi belum setelah jam kita disini sayang. "kata kevin.
"lalu menurut mu. kita harus menunggu setengah jam lagi dan menyelesaikan perdebatan mu tadi "jawab Risya.
"aku hanya tidak suka kau terlalu akrab dengan nya. "ucap kevin.
"kau fikir aku suka melihat mu. berbincang dengan mantan kekasih mu dan membicarakan tentang masa lalu kalian. dan satu lagi.
berpamitan lah dengan mantan mu tadi
seperti baru saja kalian lakukan saat bertemu".
ucap Risya.
kevin menyadari bahwa Risya cemburu karena mika langsung menyapa nya. dengan ciuman
"sayang aku juga tidak menyangka dia akan
mencium ku "kata kevin.
"dan kau senang bukan?"jawab Risya.
"sekarang kau mau mengantarkan aku pulang.
atau ingin menunggu setengah jam lagi."tanya
Risya. dengan tegas.
baiklah aku akan mengantar mu pulang." kata kevin.
lalu kevin menyalakan mobilnya.
sepanjang perjalanan Risya hanya diam
dan menatap kedepan
mata elang kevin melirik kekasih nya itu.
dia tidak berani berbicara dengan Risya.
ternyata seram sekali saat dia cemburu.
bagaimana nanti kalau sudah jadi
istri ku.
kalau kejadian seperti ini terulang lagi
bisa bisa taringnya yang keluar. gerugut kevin dalam hati.
"menyetir lah dengan benar. "ucap Risya
yang membuat kevin terkejut
setelah lima belas menit kemudian mereka sampai. dan Risya langsung keluar dari mobil
dan masuk ke dalam rumah.
Risya menulikan telinga nya.
kevin pun kembali masuk ke dalam mobil
dan kembali ke hotel. karena merasa tidak enak dengan chiko.
Risya langsung masuk ke dalam kamar
dan menjatuhkan tubuhnya dikasur.
kemudian dia tertidur.
sedangkan kevin sudah kembali ke hotel.
"kevin. Risya mana.?"tanya lisa.
"dia sudah ku antar pulang "jawab kevin.
"kenapa cepat sekali "tanya lisa lagi.
"mungkin dia sudah lelah. aku tidak mau
kalau sampai dia kelelahan "jawab kevin.
malam pun semakin larut dan tamu undangan pun. satu persatu berpamitan.
kemudian kevin berpamitan pada chiko dan nabila. "chiko aku pamit pulang dulu. "ucap kevin.
"lo !Risya mana?"tanya nabila.
"tadi dia meminta ku untuk mengantarkannya pulang. yaa karena cemburu aku mengobrol dengan mika". kata kevin
"siapa mika? tunggu. Risya tidak mungkin cemburu hanya karena kau mengobrol
ucap nabila.
"mika mencium ku. ketika baru saja bertemu.
ini salah mu. "ucap kevin.
menyalahkan chiko.
"kenapa jadi aku "?tanya chiko.
"kau yang mengundang mika kan. "tanya kevin.
"i-iya memang aku. tapi bukan salah ku. kalau mika mencium mu. "balas chiko.
"ya sudah kalau begitu. aku pulang dulu.
selamat malam pertama bro "ucap kevin.
dan langsung keluar meninggalkan chiko.
kevin pun melajukan mobilnya. dan tak berapa lama kemudian. dia sampai didepan rumah nya. dan langsung masuk ke dalam kamar.
kevin menjatuhkan tubuhnya dikasur. dia segera tidur. karena besok akan kembali sibuk dikantor nya.
ke esokan hari nya.
Risya mendapatkan pesan masuk ke email nya
yang menyuruh nya kembali ke hongkong.
untuk menyelesaikan kontrak pemotretan
yang sudah disetujuinya satu bulan lalu.
sedangkan kondisi nya tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan. akhirnya dia
menghubungi pihak manejemen yang membesar kan nama nya.
dia menjelaskan bahwa dia tidak bisa melakukan penerbangan karena tubuhnya masih tidak fit.
pihak terkait pun mengerti. namun Risya harus
mengganti kerugian pihak terkait.
dan Risya pun akhirnya menyetujuinya.
Risya kini menetap di indonesia.
Risya keluar dari kamar dan turun kebawah untuk sarapan bersama. "pagi ma. pa. ucap Risya.
"pagi sayang..tadi malam mama tidak melihat mu di resepsi pernikahan chiko dan nabila.?"tanya mama Ruby.
"aku cuma sebentar. setelah itu kevin mengantar ku pulang. "jawab Risya.
__ADS_1
" ooh." balas mama Ruby.
"Risya. nanti malam papa dan mama di undang makan malam bersama kedua orang tua kevin
di restoran xxx. "kata Raditia.
Risya hanya membalas dengan anggukan.
"pa. Risya diminta menyelesaikan pemotretan di hongkong.tapi Risya tidak bisa melakukan penerbangan sekarang kan. "ucap Risya.
"lalu kau akan tetap pergi "tanya Raditia.
"tidak. Risya sudah mengganti kerugian pihak terkait dengan nominal ***%ucap Risya.
"bagus lah. kalau kau bisa menyelesaikan nya.
karena mungkin kalau kau bisa melakukan nya
kau harus meminta persetujuan pada kevin "ucap papa radit.
"iya. aku juga tau. dia pasti tidak akan mengizinkan ku untuk pergi "ucap Risya.
Risya pun sudah selesai dengan sarapan nya
kemudian dia melangkah menuju kolam renang. dia duduk di atas kursi santai. di tepi kolam renang.
Risya kemudian menyadari kepalanya.
kemudian mama Ruby datang mendekatinya.
"sayang. mama mau kebutik sebentar.
kamu tidak papa kan. mama tinggal."tanya Ruby.
Risya mengangguk. "Risya sudah tidak apa apa lagi ma. mama tenang saja. "jawab Risya.
"oke. kalau begitu mama pergi dulu"ucap mama Ruby.
"iya hati hati ma "ucap Risya.
mama Ruby pun berangkat menuju butiknya.
dia memiliki usaha butik ternama di kotanya.
sedangkan Raditia adalah seorang CEO yang sudah tidak muda lagi.
namun masih gagah dan tampan.
Risya menenggelamkan kaki nya
kedalam kolam renang. dan bermain air.
suara deringan ponsel menghentikan nya
panggilan telepon dari kevin. "halo sayang "sapa kevin.
"halo. ada apa?"tanya Risya.
"eeemmm. kau masih marah pada ku?"tanya kevin.
"tidak. memang kenapa?"tanya Risya lagi.
"syukurlah. kau sudah minum obat?"tanya nya lagi.
"sudah. aku sudah lebih baik. "jawab Risya.
"kalau sudah lebih baik. bisa kah aku
menjemput mu?"tanya kevin.
"kemana?"tanya Risya.
"aku ingin mengajak mu. melihat rumah kita."
jawab kevin.
"jauh tidak.?tanya Risya.
"tidak juga. sekitar dua puluh menit dari
rumah mu. jawab kevin
"baiklah. aku akan bersiap dulu. jawab Risya
"jangan berdan dan terlalu cantik. kata kevin.
"kenapa.?tanya Risya.
"aku tidak mau berbagi kecantikan mu dengan orang lain"kata kevin.
"huuu.h. ya sudah. balas Risya. lalu Risya
masuk kedalam kamar nya. dan berganti pakaian.
dan tidak lama menunggu. kevin pun datang
untuk menjemput nya. "ayo sayang. kata kevin
"sebentar. aku titip pesan dulu ke bibi. kata Risya lalu Risya berjalan menuju dapur.
"bi, kalau mama datang. tolong bilang kalau
aku pergi sebentar dengan kevin. kata Risya.
"baiklah non. jawab bibi.
lalu Risya dan kevin masuk ke dalam mobil.
kemudian kevin menyalakan mobilnya.
dengan santai kevin menjalankan mobil nya.
setelah dua puluh menit. mereka pun sampai
disebuah bangunan rumah minimalis
berlantai dua yang cukup besar.
lalu mereka masuk ke dalam rumah.
Risya takjub melihat se isi ruangan yang dipenuhi dengan pernak pernik yang unik.
dilantai dasar ada tiga kamar. yaitu kamar pembantu. dan dua lagi kamar tamu.
diruang tamu terdapat foto nya yang mengenakan dress jingga dan jaket kecil sepinggang berwarna putih dengan kacamata di atas kepala. yang seperti menatap lautan.
"kau menyukai nya.?tanya kevin.
"hhhmmm. ini sangat indah. ucap Risya.
"kita lihat ke atas lagi yah. ajak kevin.
Risya mengangguk.
mereka kini sampai dilantai dua.
lantai dua ada tiga kamar. yaitu :
kamar utama atau lebih tepatnya kamar pengantin mereka.
dan yang dua nya. adalah ruang olahraga.
dan ruang kerja kevin yang bersebelahan dengan kamar mereka.
"terima kasih sayang. kata Risya dengan memeluk kevin yang dibalas kevin
"aku senang kau menyukai nya. ucap kevin.
dan aku ingin kita. selamanya selalu bersama.
apa pun alasannya. bagaimana pun keadaan nya. kau dan aku tidak boleh meninggalkan rumah ini. sambung kevin.
Risya pun menganggukan kepalanya di pelukan kevin.
"apa kau ingin berkeliling lagi?"tanya kevin.
"tidak. aku lelah sekali. jawab Risya.
"baiklah. kau istirahatlah disana. aku akan
menyemprotkan parfum dulu. kata kevin.
"maaf . aku belum bisa membantu mu.
menyiapkan kamar kita. ucap Risya
"tidak apa apa sayang. nanti yang menyiapkan
bukan aku. tapi nanti ada pembantu.
o iya. kau mau pembantu berapa?tanya kevin.
Risya menarik nafas nya. "cukup satu. aku tidak suka terlalu berlebihan. jawab Risya.
"baiklah .sekarang aku mau bertanya kepada mu. kau mau Honeymoon kemana.
tanya kevin. dengan menaikan satu alis nya.
mata Risya melotot. "kau
__ADS_1