
"Din kamu semakin cantik saja sih sejak tak lama berjumpa." canda Komo.
"Ahh kamu bisa saja ya Komo,aku inikan tak sebegitunya sih." balas Diandra.
"Iya..iya,aku tahu kamu tetaplah gadis yang rendah hati,ayo kita berangkat." ajak Komo.
•••
Mobil yang dikendarai Komo sudah tiba di depan kantornya Diandra bekerja dan seperti biasanya Diandra selalu ketiduran di mobil yang Komo kendarai ini.
"Diandra ayo bangun,kita sudah sampai di kantormu." ujar Komo sambil menepuk nepuk pelan pundaknya Diandra.
"Maaf ya aku ketiduran lagi di mobilmu."
"Ayo lekas turun nanti bossmu bisa marah."
"Oke sampai jumpa dan thanks ya Komo."
Komo pun segera berlalu dari hadapan Diandra,sementara di dalam Kantornya ini terdengar suara gaduh.
•••
"Diandra mana? kenapa dia terlambat lagi."!!!
Ketus Bboss besar pada karyawan lainnya pagi ini.
'Astaga Si boss marah lagi nih,bisa bisanya Diandra tiap hari begini,dia cari mati hari ini." gumam teman sekantor Diandra.
"Maaf boss aku di sini." jawab Diandra yang sambil berlari mendekati si boss besar.
"Diandra kamu ini jam berapa."!!!
"Maaf boss."
"Tiada lagi maaf untukmu Diandra."
•••
Dan di perusahaannya,Morgan tengah rapat dengan dewan direksi.
"Tuan saya sudah bawakan ini untuk anda." sapa asisten Law saat rapat.
"Letakkan saja disana nanti aku cicip." jawab Morgan singkat.
__ADS_1
Hari ini seperti biasa,dia di kantornya lebih banyak diam.saat mengikuti rapat pun tidak terlalu buka suara.membuat bawahannya merasa jika boss mereka sedang ada masalah yang berat.
Sementara Diandra tetap bekerja dengan santai,meski sang boss sudah ketar ketir tiap hari memarahinya.
•••
"Diandra kamu di panggil boss tuh di ruangan nya." sapa temannya.
"Ada apa lagi si boss ini."? gumam Diandra.
Diandra pun lansung mengetuk pintu ruangan bossnya yang hanya beberapa langkah saja ini.
"Masuklah Diandra." sapa sang boss.
"Ohya boss apa yang bisa saya bantu untuk kali ini."? tanya Diandra.
"Kamu ikut saya besok malam ya."
"Boss mau bawa saya kemana."?
"Cari sesuap nasi oke." jawab boss dengan santai.
"Baik Boss dengan senang hati." jawab Diandra sambil bersorak dalam hati.
***
•••
Sore hari Diandra tengah menunggu Komo yang menjemputnya seperti biasa.
"Diandra ayo pulang,kok kamu asyik ngelamun di sini."? sapa Komo yang tanpa Diandra sadari sudah berdiri di sampingnya ini.
Komo sudah menarik tangan Diandra untuk segera masuk ke dalam mobilnya.didalam mobilpun Diandra masih saja terlihat seperti orang yang sedang kebingungan.
"Kamu kenapa bengong terus?apa mau aku ajak makan."? tanya Komo dengan kebingung an pula.
"Boleh juga tuh,kebetulan banget aku sudah lapar dari tadi Kom."
"Eeh aku Komo,bukan baskom."!
"Iya..iya si Komo lewat tuh." celetuk Diandra meledek Komo yang serius menyetir mobil.
***
__ADS_1
Mereka berdua makan di sebuah Cafe yang juga ramai untuk tongkrongan kawula muda dari berbagai genre.
"Din kamu mau pesan apa."?
"Apa aja deh yang penting enak." jawab Diandra.
"Duh kamu ini nyablak banget ya Din,nanti gak ada yang mau lho." sahut Komo.
"Biar,eeh salah,maksudnya biarin aja gitu lho Kom."
"Aku bukan baskom Diandra."! teriak kecil Komo.
Sore itu Diandra dan Komo pun makan dengan lahap,apalagi mereka berdua saling mengaku saat di kantor tadi tidak ikut makan siang.
Diandra yang terlihat cuek,tidak sadar jika ada yang tengah memperhatikannya.
"Komo ni Cafe makanannya enak enak semua ya,kamu kapan kapan traktir aku lagi ya."
"Gratisan mah kamu jagonya kali Din."
"Tapi kamu yang terbaik lho ya."
"Iya..iya,nanti kapan kapan aku traktir lagi."
"Makasih Komo yang baik hati."
"Ohya Din besok aku ada lemburan di kantor jadi takutnya gak bisa jemput kamu pulang."
"Oh gak apa apa,besok biar aku nebeng sama si boss aja."
"Ya udah habis ini buruan pulang yuk,aku dah ngantuk banget nih."
"Oke boss Komo."
***
Dirumahnya Diandra merasa sedikit gelisah dan itu membuatnya tak bisa segera tidur.
"Malam ini kenapa aku nggak bisa tidur ya padahal perutku sudah kenyang banget ini."
"Apa aku jalan ke taman aja kali ya,biar bisa rileks sedikit. gerutu Diandra yang merasa perutnya begah saat ini.
Diandra pun berjalan menuju taman yang tak jauh dari rumahnya.ia juga masih pakai piyama dan sandal tidur.gak sadar kayaknya Diandra ini.
__ADS_1