
Aku tertidur di taxi, namun akhirnya kami sampai di panti asuhan, paman membangunkan ku dan kami pun masuk kedalam perkarangan panti asuhan tersebut. betapa terkejutnya aku melihat nama panti asuhan itu "ZHOU MAORENO", aku ingin menanyakan nama panti asuhan itu, tiba-tiba pengurus panti datang menyapa kami, dan mengajak kami masuk untuk berbincang-bincang, paman sedang berbicara kepada kepala panti dan pengurus panti, mereka sangat ramah, sangat hormat seakan-akan mereka bekerja untuk paman smith, aku sedikit bosan mendengarkan obrolan orang tua!!
Qlaudi: paman, boleh kah aku mengelingi panti ini?
Paman smith: apa kau bosan?
kepala panti: oh, tuan smith, siapakah gadis ini?
paman smith: dia adalah keponakan ku..
kepala panti: apakah dia anaknya alice ?
paman smith: benar..(sambil tersenyum)
Kepala panti diam saja, namun dia memandangi ku dan aku merasa sedikit risih..
Qlaudi: paman..(berbisik dan menarik)
paman smith: baiklah keponakan..
paman smith: kepala panti, bolehkah kami berkeliling sebentar?
kepala panti: tentu saja tuan, kenapa anda terlalu sungkan?!
kami mulai berkeliling, mulai dari melihat murid-murid yang belajar diruang kelas, panti ini untuk anak usia 0-dewasa(mandiri). kami melihat ruangan cukup bagus, melihat fasilitasnya berkualotas, kamar dan perlengkapan isi kamar juga sangat layak, taman kebun peternakan sarana ibadah dan olah raga juga cukup memuaskan, rapi dan bersih disini di nomor satukan. ini adalah panti asuhan yang sangat berkualitas hingga kami sampai di perpustakaan aku melihat rak-rak buku yang begitu terjaga, aku berjalan menyusuri lorong-lorong rak buku haingga aku sampai di sudut ruangan aku melihat foto terbingkai di dinding ,seorang kakek-kakek namun gagah seperti super hero memegang tongkat dengan kumis tebal, wajah yang galak, di dalam hatiku aku berkata "sungguh kakek yang galak namun berwibawa" (sambil melihat foto dan memiringkan kepala).
aku menyusuri lorong berikutnya hingga ke rak buku untuk anak-anak usia dibawah 10 tahun,banyak buku-buku mewarnai dan tak sengaja aku melihat di dinding bagian lain terpasang foto seorang pria tampan, tinggi dengan senyuman lebar memancarkan kebahagiaan dan betepa terkejudnya aku dia adalah "ayah ku!!!". sontak saja aku terkejud berat, aku berlari mencari paman, untuk menanyakan hal ini, kenapa foto ayah ku bisa berada di perpustakaan panti ini?! namun ketika aku ingin menanyakan kepada paman, malah paman berbincang kepada para staf, tak lama bell pun berbunyi. anak-anak berhamburan keluar sebagian anak-anak ke pekarangan belakang, dan kami pun di minta untuk ke perkarangan belakang. ternyata mereka sudah diberi tahu kalau paman smith akan datang, mereka berkumpul duduk di rerumputan hijau,kami pun ikut duduk,aku mendengarkan paman smith berbicara kepada anak-anak, membagi hadiah, tertawa bersama mereka, itu pun membuat ku bahagia. kadang ketika kita melihat orang yang kita bantu itu bahagia terdapat kebahagiaan tersendiri untuk kita..
tiba-tiba seorang anak perempuan berusia 5 tahun mendekati ku..
Qlaudi: hay cantik ada masalah? siapa nama mu?
__ADS_1
mei: mei, nama ku adalah mei...
Qlaudi: ouhh... kau sangat menggemaskan..
mei: kakak, boleh kah aku memeluk mu?
Qlaudi: tentu saja cantik..
aku memeluknya, mei pun memeluk ku sambil berkata
mei: kakak , seringlah datang menjenguk kami..
aku tertegun mendengarnya, aku merasa sedih...
Qlaudi: baiklah sayang, aku akan sering datang...
akhirnya setelah semuanya selsai, kami pun pamit pulang, sebelum pulang paman memeberikan sekantong amplop yang lumayan tebal, aku tahu itu uang, menurut indra penciuman ku ini tidak pernah melesat ketika mengenai uang..
paman smith: apa kau ingin menanyakan sesuatu?
Qlaudi: huh!! paman ada banyak sekali pertanyaan namun aku tidak tahu harus mulai dari mana!
paman smith: baiklah, kau jangan bertanya biar aku yang menceritakan kisah panti asuhan ini.
(aku mendengarkan paman dengan sangat serius)
paman smith: hey apa yang kau lihat?! (sambil menusuk kepala ku)
Qlaudi: ah!! paman seriuslah sedikit!!!
__ADS_1
Paman smith: baiklah, apa kau lihat di perpustakaan da foto ayah mu?
Qlaudi: iya (mengangguk)
paman smith: apa kau lihat ada foto orang tua dibagian lain?
Qlaudi: iyaa (mengangguk lagi)
paman smith: dia adalah ayah ku!
qlaudi: apaaaa!!!!!!
Paman smith: panti ini adalah panti milik ayam mu dan ayah ku!!
Qlaudi: what!! paman apa yang kau katakan?!
Paman smith: itu benar, mari aku ceritakan masa lau yang begitu dilema...
cerita dari paman>>
pada waktu itu ayah mu adalah kariawan dari ayah ku, dia adalah kariawan teladan salah satu kariawan kesayangan ayah ku namanya marck maureno dia adalah ayah mu. namun dia membuat satu kesalahan yaitu mencintai putri dari Robert Zhou, alice zhou yaitu ibumu, ayah ku sangat menetang hubungan mereka, namun kakak ku sangat keras kepala, dia sangat mencintai kakak ipar, hingga akhornya kakak ku di usor dati rumah, namun kakak ipar menyuruh kakak ku untuk pulang kerumah dan minta maaf kepada ayah, tapi kakak ku tidak mau bahkan dia berkata "kalau tidak bersama maka mati saja". kakak ipar jadi serba salah, bukan karna dia tidak cinta namun dimata kaka ipar keluarga adalah yang utama dan orag tua adalah segalanya..
kakak ipar berkata begitu karna kakak ipar adalah anak dari panti asuhan yang tidak punya ayah ibu.
tapi kakak ku sangat keras kepala, bahkan dia berusaha bunuh diri di depan kakak ipar.
akhirnya kakak ipar setuju untuk nikah lari, beberapa waktu kemudian, kakak ku memgandung dan kakak ipar masih merasa bersalah karna telah menghianati kepercayaan dari ayah ku, akhirnya kakak ipar diam-diam pergi ke proyek pembangunan, dia ingin menjumpai ayah ku meminta maaf dan meminta restu, kakak ipar sangat kasihan dengan ke adaan istrinya yang awalnya hidup mewah dan berubah menjadi hidup sederhana, kakak ipar berharap ada secercah kelunakan hati dari ayah mertuanya..
namun tidak di sangka kedatangannya malah membuat ayah ku marah besar dan mengusir kakak ipar dengan tidak sopan, melontarkan kata-kata tidak pantas namun kakak ipar hanya diam saja, ketika ayah ku hendak pergi meninggalkan kakak ipar tidak di sengaja kakak ipar melihat keatas ada sesuat benda yang jatuh, yaitu sebuah balok besar yang akan menimpah ayah mertuanya, sontak saja kakak ipar berteriak "AWAS!!!" dia berlari dan mendorong ayah ku dan tidak sempat menyelamatkan dirinya sendiri, balok itu menimpahi kepalanya dan membuatnya mati di tempat, ayah ku melihatnya dengan tertegun dan gemetar tidak mengatakan apa-apa, para kariawan lain membawa ayah mu kerumah sakit, namun percuma karna ayah mu sudah tiada.
ibu mu berlari kerumah sakit, menagis sejadi-jadinya ketika melihat jasad kakak ipar, dia hingga pingsan berkali-kali namun itu tidak baik bagi kesehatannya, jadi dia dirawat di rumah sakit untuk memastikan keaadan kandungan ibu mu baik-baik saja.
akhirnya pemakaman dilakukan oleh pihak kerabat terdekat, setelah di makamkan beberapa hari barulah ibu mu bisa menjenguk ayah mu, dia menangis di pemakaman ayah mu tiba-tiba ayah ku datang dan minta maaf kepada ibu mu, ayah ku sudah luluh hatinya, dan meminta ibu mu untuk kembali kerumah, tapi ibu mu mengabaikannya, ibu mu berkata kepada ayah ku "apa kau sudah luluh hati? apakau sudah menerima dia sebagai menantu mu? (sambil menunjuk makam), huh!! sudah terlambat, semua ini salah mu, gara-gara ke egoisan mu, kau tidak membiarkan aku bahagia!! kau orang tua jahat!! kembakikan dia pada ku!!!". ibu menagis histeris dan ayah ku mencoba untuk membantunya namun di tolak oleh ibu mu dan mengusir ayah ku dan akhirnya ayah ku pergi meninggalkan ibu mu, di dalam mobil ayah ku teringat oleh perkataan terakhir dari ayah mu di nafas terakhirnya sebelum dia meninggal , ayah mu berpesan "tuan ini salah ku yang sangat mencintai anak mu, tapi aku mohon tolong maafkan dia, bawa dia kembali kepada mu agar dia hidup bahagia". ayah ku menagis ketoka mengingat itu, untuk menebus rasa bersalah maka bangunan yang didirikannya akan di berinama marga ayah ku dan marga ayah mu "ZHOU MAURENO", bangunan itu adalah panti asuhan yang kita datangai tadi, segala upaya dilakukan oleh ayah ku namun segalanya di tolak oleh ibu mu, setelah itu ayah ku menyerah dan pulang ke amerika dan meninggalkan kakak ku, sekian lama ayah ku memantau keadaannya tapi perlahan kakak ku bangkit dan berjuang demi anak dalam kandungannya, ayah ku merasa tenag namun tak lama kemudian ayah ku meninggal dalam keadaan bersalah yang sangat besar tapi kakak ku tidak juga memaafkan ayah ku hingga pemakaman ayah ku pun dia tidak datang.
selebihnya semua urusan diberikan oleh ku hingga urusan kakak pun diberikan kepada ku. untungnya kakak masih menyayangi ku semenjak ibu meninggal dia lah yang mengurusi ku.
karna dari itu kau hanya kenal aku namun tidak kenal kakek dan keluarga mu yang lainnya, ibu mu sudah memutuskan hubungan.
ibu mu sudah melupakan masalalu yang kelam itu, namun jangan pernah kau ungkit masalah ini lagi.
__ADS_1
paman bercerita, aku mendengarkan sambil menangis. mendengarkannya saja aku sudah tahu kalau ketulusan hati ayah ku sangat nyata, dan pengorbanan ibu ku sungguh sangat mengerikan.aku juga merasa kasihan pada kakek ku. aku ingin sekali memeluk ayah ku namun tidak bisa, aku sangat sesih sekali...
setelah sampai di rumah, sebelum masuk aku menyeka pipiku yang basah karna air mata agar ibu tidak curiga..