cinta tak terlihat

cinta tak terlihat
kebenaran


__ADS_3

Aku tidak sekolah hari ini, karna sepertinya aku masih kurang enak badan, dan ibu sudah meminta izin ke pihak sekolah. aku bergegas mandi (tentun saja menggunakan air hangat, bukan kah aku sakit? sebelumnya juga pakai air hangat!!) setah mandi aku berberes kamar dan keluar menemuai ibu dan paman yang lagi asyik ngobrol di dapur..


Qlaudi: hai bu.. hai paman...



Ibu: hai sayang, sarapan??



Qlaudi: aku mau susu, ibu tidak bekerja?



Ibu: tidak, ibu ambil cuti.



Qlaudi: ooohhhh!!



Paman smith: hai keponakan...



Qlaudi: paman, tidakkah kau mau memanggil nama ku saja??



Paman smith: ini mulut ku, terserah aku mau manggil siapa dengan sebutan siapa...



Qlaudi: bu, sepertinya 2 hari ini akan menjadi seperti 2 tahun lamanya..



Ibu: hahahah sayang, paman mu memang seperti itu.



Qlaudi: paman kau membawakan apa untuk kami?



Paman smith: ini liahtlah , buka koprrnya dan pilih hadiah mu?



Qlaudi: pilih hadiah ku?



Paman smith: iya, kau pilih hadiah yang kau suka setelah itu sisanya yang tidak kau suka berikan kepada ibu mu..



Qlaudi: oh paman, kau memeng sangat baik hati...



Ibu: sepertinya kau sedang pilih kasih!! aku curiga sebenarnya kau ini adik kandung ku atau bukan?!



Paman smith: kak, kau sudah tua tidak pantas memilih hadiah..



Qlaudi: hahahah paman, kau sangat jahat!!



paman smith: Qlaudi, kata ibu mu kau tidak sekolah karna kau sedang sakit, apa benar?



Qlaudi: ....(aku tertunduk dan diam saja)



Ibu: dia hanya stres saja, bingung memikih tinggal dimana..



Paman smith: maksud kakak apa?



ibu: yah, aku akan pindah kekota Z, seharusnya sih besok tapi masih banyak urusan yang harus ku selsaikan jadinya besok lusa deh di jemput supir kantor



Paman smith: lalu kenapa Qlaudi bingung? bukankah dia akan ikut dengan mu kak?



Ibu: tidak sesuai rencana..



paman smith: keponakan, kenapa kau tidak mau ikut ibu mu?


__ADS_1


aku bingung harus jawab apa, tidak mungkin aku menjawab karna aku ingin memastikan hubungan ku dengan Roy dulu kan?



Qlaudi: itu, ak..aku tidak terbiasa dengan suasan lain, lagian aku sudah nyaman di sekolah ini.



Paman smith: kau harus terbiasa, ini tidak akan mudah, bagai mana nanti kau melanjutkan study mu ke amerika?



Qlaudi: apa?!



Ibu: hey bocah! apa yang kau katakan?



Paman smith: kak, bukankah ini sudah wasiat dari orang tua kita? kalau anak-anak kita nanati harus melanjudkan study mereka ke amerika, bahkan biayanya saja sudah tersedia!!



Qlaudi: huh?! bu apa maksudnya? aku sampai tercengang mendengarkan nya?!



Ibu: ...........



Paman smith: kakek mu sudah mengumpulkan banyak uang untuk mu supaya melanjudkan study ke amerika.



Ibu: iya, kau benar smith tapi aku tidak akan memaksa ke inginan putri ku apa yang dia mau biarlah dia yang menentukan ke inginananya sendiri..



Paman smith: kak, jika kau menentang wasiat kau akan kualad!!



Ibu: hey bocah!! jangan kau urusi keluarga ku,tidakkah kau memikirkan dirimu yang belum menikah itu?!



Paman smith: kakak jangan menghina ku ya (kesal)



hahahahahah (suasana jadi ramai)




Ibu: sayang, kau tidak sarapan bersama kami?



Qlaudi: nanti saja bu..



Aku masuk kedalam kamar, dan meletakkan hadiah dari paman di atas ranjang ku. aku berdiri di dekat jendela dan melihat keluar sambil memikirkan Roy, besok adalah ulang tahun ku apakah Roy akan datang? apa yang harus aku katakan padanya besok dan jika dia tidak datang maka apa yang akan aku lakukan besok, ini sungguh membuat ku telah, hati ku sangat gelisah..


tiba-tiba suasana gundah ku pecah ketika aku melihat keluar jendela, aku melihat paman yang sedang membawakan banyak barang dengan kesusahan dia menunggu taxi dengan kesulitan dari jauh melihat taxi dan dia berusaha melambaikan tangan untuk memanggil taxi namun barang bawaannya jatuh berserakan di jalan, namun taxi itu tidak berhenti malah melaju meninggalkan paman, paman sangat marah dan berteriak ke taxi itu sambil mengepalkan tangannya lalu paman menginjak-injak barang bawaan paman yang jatuh itu dan paman masuk kedalm tapi tidak sampai satu menit paman balik lagi dan mengambil barang-barangnya..


hahaha hahahahha hahahah, aku tertawa terbahak-bahak..


aku keluar dari kamar menemui ibu sambil tertawa..



Qlaudi: hahahahaha..



Ibu: ada apa? apa kau demam tinggi?!



Qlaudi: ah ibu apaan sih? ibu tidak lihat apa yang aku lihat barusan..



Ibu: apa yang kau lihat??



(tak lama paman pun masuk kedalam dengan wajah murung)



Qlaudi: hahahahha aku tidak tahan..



Ibu: apa yang terjadi smith?



paman smith: .....

__ADS_1



Ibu: tidak jadi pergi kepanti asuhan? sepertinya sebelum sampai kesana kau sudah sial duluan?!



Qlaudi: panti asuhan?



Ibu: sebenarnya paman mu ingin mengajak mu ke panti asuhan, namun karna mood mu jelek jadi dia pergi sendiri karna bawaannya banyak mungkin dia kesal sendiri...



Qlaudi: oopsshh!! maaf aku tidak tahu malah masih menertawakan paman (tertunduk bersalah)



Paman smith: sudah lah, ini salah ku karna aku yang tidak sabaran..



Ibu: apa semuanya hancur?



(kami memeriksa hadiahnya dan hanya sisa sedik yang bisa terpakai, yang lainya hancur)



Ibu: lain kali saja kau ke pantinya..



Paman smith: aku tidak tahu kapan aku bisa kemari lagi(sedih)



Qlaudi: paman jangan khawatir, aku akan menemani paman..



Paman smith: sudah terlambat, tidak mungkin kita hanya membawa sedikit ini saja ke sana..



Qlaudi: kenapa paman bingung? hadiah ku yang paman berikan itu kan banyak, jadi kita bawa saja semuanya untuk panti asuhan itu..



Paman smith: tidak, itukan hadiah mu..



Qlaudi: jangan khawatir paman, aku yakin paman ku adalah orang kaya yang sangat mudah memberikan hadiah seperti ini lagi lain kali (sambil memegang tangan paman)



Paman smith: kau serius qlaudi??!!!



qlaudi: tentu saja paman, yuk kita berangkat...



Paman smith: kak, anak mu seperti seseorang yang kau cintai (terharu)



Ibu: .... (ibu hanya diam saja meliahat ku bergegas)



aku mengambil semua hadiah dari kamar ku dan menyusunnya kembali, menambah pita-pita, membuat hadiahnya penuh warna. setelah itu aku ganti pakaian dan keluar untuk memanggil taxi, setelah taxi berhenti di depan rumah kami memasukan semua barang ke dalam taxi, lalu kami berangkat kepanti asuhan..



Qlaudi: ibu tidak ikut?



Ibu: tidak sayang, ibu harus mengerjakan sesuatu...



Qlaudi: baiklah, dah ibu...



Ibu: dah sayang..,



paman smith: kak kami pergi duku yaa...



Ibu: jangan lama-lama disana smith!!



paman smith: iya baiklah kak!!


__ADS_1


aku dan paman masuk ke dalam taxi dan berangkat ke panti asuhan, butuh setengah jam kesana..


didalam taxi, paman mengobrol dengan sopir dan aku hanya mendengarkan musik melalui earphone ku sambil menatap keluar jendela, tentusaja jalannya melewati sekolah ku. aku melihat ke arah sekolah ku dan bertanya-tanya di dalam hati, apakah Roy datang kesekolah, apakah dia mencari ku, apakah dia tahu aku tidak sekolah, apakah dia tahu kalau aku tidak enak badan , apakah dia tahu kalau aku kecewa, kenapa dia tidak minta maaf? apakah dia sudah melupakan ku?! dengan secepat ini apakah dia tidak terlalu kejam?! sepulang dari panti asuhan aku akan menelpon Lila untuk mencari informasi mengenai Roy, rasanya jika ini menyangkut Roy hati ku tidak akan tenang...


__ADS_2