cinta tak terlihat

cinta tak terlihat
kecewa dan bahagia


__ADS_3

hari ini aku bangun pagi, dan langsung menemui ibu di dapur, aku melihat ibu sangat berisik dan sangat repot di dapur.


qlaudi: pagi bu, apa ada yang bisa ku bantu?


(sambil melihat ibu dan apa yang dia lakukan)


ibu: pagi sayang, oh ibu sudah hampir siap kok.


qlaudi: ibu masak apa? sepertinya repot sekali?


ibu: ibu masak sup ayam, oh iya sayang hari ini ibu


ada arisan di rumah tante tiara, sepertinya ibu


akan pulang larut malam, kamu kan tahu sendiri


tante tiara itu kalau sama ibu seperti apa,


curhatnya seharian full tidak henti-henti, jadi


apa kamu mau ikut ibu? (sambil memberikan segelas susu)


qlaudi: tidak ah bu, aku juga sudah ada janji dengan


teman, hari ini aku akan keluar jalan-jalan, jadi aku minta izin pada ibu, bolehkan bu? (sambil meminum susu)


ibu: oh, baiklah tapi jangan pulang terlalu malam


ya!(sambil mengaduk-aduk sup). ibu tidak mengekang mu bukan berarti kau


bisa bebas di luar sana, kau harus ingat kalau kau ini anak gadis ibu, anak kesayangan ibu, ibu tidak mau terjadi apa-apa kepada mu. (sambil menunjuk


qlaudi menggunakan sendok sayur)


qlaudi: iya ibuu, aku mengerti aku tidak akan mengecewakan mu, aku juga sayang ibu jadi ibu jangan terlalu khawatir ya?!


ibu: ya sudah, ibu percaya pada mu. yuk kita makan.


qlaudi: baiklah.


aku dan ibu makan bersama selagi ibu tidak lihat, aku mencoba melihat handphone ku apakah ada kabar dari Roy?


huhhh ternyata dia belum mengabari ku, semalam juga menelpon tidak bilang mau jemput jam berpa? (menggumam).


ibu: sayang, apa yang kau gumamkan? apa supnya tidak enak? atau telah terjadi masalah lain?


qlaudi: ah tidak bu, tidak apa-apa.


setelah ibu pergi arisan, aku pun masuk kekamar sambil berbaring dan melihat handphone ku, namun juga belum ada kabar dari Roy.

__ADS_1


aku berbaring diranjang ku dan ketiduran, tak terasa hari sudah sore, aku terkejut dan melihat jam sudah pukul 17.20. lalu aku memeriksa handphone ku namun Roy masih juga belum mengabari ku, tanpa berpikir panjang lagi aku mencoba menelponnya namun nomornya diluar jangkauan, aku merasa sedikit kecewa. sesekali aku melihat keluar jendela berharap dia akan datang, namun dia juga tidak muncul.


tak terasa hari sudah malam , setelah mandi aku juga masih melihat handphone ku tapi tetap juga tidak ada kabar dari Roy, hhuh( menghela nafas).


aku mencoba berbaring di ranjang ku dan berfikir kalau Roy tidak pernah seperti ini? kenapa dia tidak mengabari ku? apa terjadi sesuatu? atau dia sedang ada pekerjaan mendadak?? lalu kenapa tidak memberi kabar?. aku mencoba menelponnya kembali, namun nomornya tidak aktif.


aku melihat jam menunjukan pukul 20.17, ibu juga belum pulang. aku mencoba menelpon ibu untuk memastikan kapan dia akan pulang.


qlaudi: hallo ibu, ibu dimana? jam berapa ibu pulang? apakah masih lama? (menyerang dengan banyak pertanyaan).


ibu: aduuuh anak ini, bagaimana ibu menjawab pertanyaan sebanyak itu? ibu masih belum tahu jam berapa akan kembali.


qlaudi: oh baik lah bu, aku tutup telponnya dulu ya, bey ibu.


ibu: bey sayang.


setelah menelphone ibu, aku berbaring di ranjang dan mencoba memejamkan mata ku, dan mencoba tidak memikirkan masalah rencana yang gagal hari ini. taklama aku tertidur tiba-tiba handphone ku berdering. salam keadaan setengah sadar,aku mengangkat telpon tersebut.


Qlaudi: hallo


Roy: hallo, qlaudi apakah kau sudah tidur?


(samar-samar aku mendengarkan suara pria yang tidak asing, itu Roy! aku terkejud dan tersadar dari tidur ku)


Qlaudi: yah,mau bagaimana lagi, aku ketiduran karna menunggu seseorang yang berjanji namun mengingkarinya.


Roy: maafkan aku qlaudi, hari ini kita tidak jadi pergi.


Roy: iya aku minta maaf, tadi ada sesuatu urusan yang harus ku selsaikan dan tidak bisa memberi kabar kepada mu.


Qlaudi: baiklah, aku maafkan. mungkin lain kali saja kita perginya dan tolong sewaktu kau membuat janji kepada seseorang, perhatikanlah waktu mu, jangan seperti ini lagi.


Roy: iya aku mengeti, maaf apakah kau kecewa kita tidak jadi kencan??


Qlaudi: ah apa maksud dari perkataan mu Roy? jangan bercanda!!! (malu dan marah)


Roy: hahaha baiklah, aku akan menebusnya malam ini juga.


Qlaudi: apa maksud mu Roy?


Roy: lihat kejendela.


aku bergegas melihat kejendela dan betapa terkejutnya aku melihat Roy berada di halaman depan rumah ku. Roy melambaikan tangan dan memberi isyarat untuk menyuruh ku keluar. aku pun keluar menghampiri Roy.


Qlaudi: Roy, untuk apakau kemari!!(pura-pura marah)


Roy: wah wahhh.. apakau masih marah? (Roy mencondongkan wajahnya dekat wajah ku sambil tersenyum)


Qlaudi: apa yang kau lakukan Roy!!!! (malu dan muka memerah sambil mendorong wajah Roy)

__ADS_1


Roy: hihihi, ini utuk mu.(sebuah bouquet dan sebuah kotak).


Qlaudi: terimakasih Roy, tapi apa isi kotak ini?


Roy: bukalah.


aku membuka kotaknya dan tertegun melihat isi kotak tersebut adalah liontin bermata batu warna zamrud. Roy langsung memakaikan di leher ku.


Roy: cantik sekali, apakah kau suka?


Qlaudi: iya aku suka sekali, terimakasih Roy.


Roy: lalu bagaimana dengan sipemberi? apakah kau menyukainya?


Qlaudi: tentu saja aku suka.


tanpa sadar aku keceplosan dan tersadar sepertinya ada yang salah dari jawaban ku.


Qlaudi: eehhhh, apa maksudmu Roy? kau menjebak ku!!! (malu dan marah)


Roy: hehehe, maaf. qlaudia aku juga menyukai mu.


Qlaudi: eh, apa yang kau katakan Roy?


Roy: aku menyukai mu, qlaudia apakah kau mau jadi pacarku?


aku hanya terdiam tertegun mendengar pernyataan Roy, orang yang aku sukai menyatakan cintanya? aku sangat bahagia, jantung ku mau copot dan tiba-tiba saja aku menitikan air mata.


Roy: heh gadis bodoh, kenapa kau menagis?


Qlaudi: kau yang bodoh! ini adalah air mata kebahagiaan tau!!


Roy: jadi apakah kau bersedia?


aku hanya mengangguk-angguk saja, tidak sanggup menjawab dari bibir. tiba-tiba Roy memeluk ku .


Roy: terimakasih tidak menolak ku, sekarang masuk lah kedalam dan istirahatlah.


Qlaudi: baiklah, aku akan masuk.


aku berjalan meninggalkan Roy tapi tiba-toba Roy memanggil ku.


Roy: Qlaudiaaaa...


Qlaudi: iyaa?(sambil menoleh kebelakang)


Roy menghampiriku dan mencium kening ku dan berkata


Roy: "apa pun yang terjadi kau harus selalu bahagia".

__ADS_1


aku masuk kedalam kamar ku dan melihat Roy perlahan pergi meninggalkan halaman rumah ku, aku pun berbaring diranjang ku dan membayangkan hal yang terjadi, sungguh membuat ku sesak nafas karana kebahagiaan yang meluap-luap, namun aku penasaran dengan perkataan Roy "apa oun yang terjadi kau harus bahagia?", apa maksudnya itu? aku membayangkan suanya hingga aku tertidur lelap.


__ADS_2