
Setelah itu kami masuk kedalam rumah tapi ada yang aneh, aku pun bertanya kepada paman.
Qlaudi : Paman seperti ada yang aneh
Paman smith : ada apa keponakan?
Qlaudi : kok sepi ya? ah! paman ternyata ibu tiak ada dirumah
Paman smith : hhmmm, dimana ibu mu ya? coba biar paman telpon dulu.
Qlaudi : [mengangguk]
Paman mencoba menelpon ibu, namun nomornya tidak aktif.
Paman: ah, nomornya tidak aktif
Qlaudi: paman, apa kita cari ibu saja ya? aku khawatir.
Namun tiba-tiba ada suara ibu terdengar dari luar.
Ibu : ibu pulang...
Qlaudi: ah ibu!, ibu dari mana?
Paman smith: iya kak, kakak dari mana? aku mencoba menelpon mu tapi nomor mu tidak aktif?
Ibu: tidak kemana-mana dan tidak terjadi apa pun, tadi hanya keluar sebentar saja, dan sepertinya handphone ku kehabisan daya.
Aku dan paman smith saling berpandangan menaruh curiga kepada ibu.
Paman smith: kak, apa kau punya pacar rahasia?
Qlaudi dan Ibu: apppaa??!!!
Ibu: plakkk!! [memukul bahu paman], hei jaga bicara mu, atau aku akan mengebiri mu.
Qlaudi: iya paman, kenapa paman bicara seperti itu sih?
Paman smith: habisnya ibu mu mencurigakan sih.
Ibu: sudahlah, jangan di bahas lagi. apa kalian sudah makan?
Qlaudi: belum bu, aku ingin makan masaan ibu saja.
Ibu: baiklah, mau ibu masakan apa?
Qlaudi: cumi asam manis saja bu
Ibu: baiklah sayang, kalau kau mau apa smith?
Paman smith: ah, aku tidak ingin apa-apa kak, tapi kalau kakak memaksa ya sudah, aku ingin makan mie pedas saja.
Ibu: kau ini sungguh banyak omong koosong, jika kau tidak mau yasudah, aku tidak akan memaksa mu. keluar dan cari makan mu sana!
Paman smith: ah jangan kak, aku malas keluar. baiklah aku ingin kakak memasakan untuk ku mie pedas.
aku hanya bisa tertawa melihat kelakuan ibu dan paman seperti kucing dan tikus. setelah percakapan kami ini, aku dan paman masuk kekamar kami masing-masing untuk mandi, ibu sibuk d dapur untuk memasak makanan kami. setelah itu kami pun berkumpul diruang makan, tapi kami berinisiatif untuk makan menggunakan meja dan duduk dibawah saja agar suasana lebih hangat. aku dan ibu menyiapkan hidangan dan paman menyiapkan mejanya. setelah selsai kami pun menyantap makanan yang ibu masak. aku sangat menyukai suasana ini, keharmonisan terpancar dan kebahagiaan kami bertambah dengan kedatangan paman, namun tiba-tiba bell rumah berbunyi.
tingtung....tingtung...tingtung......
Aku ingin beranjak untuk membukakan pintu, namun paman menghentikan ku dan paman lah yg membukakan pintu.
Paman smith: klekk [suara pintu], hhmm? siapa kau?
Dan ternyata yangdatang adalah Steve.
Steve: hallo paman, aku adalah temannya Qlaudi [sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman]
Paman smith: hhmmm? [sambil melihat steve dari atas kebawah dan dari bawah keatas namun tidak mengulurkan tangan nya untuk bersalaman dengan steve]
STEVE: ah!, [menarik kembali tangannya] sepertinya tanga ku tidak disambut dengan baik.
Lalu tiba-tiba qlaudi datang dari arah belakang
QLAUDI: siapa yang datang paman?
Ketika qlaudi meihat keluar betapa terkejutnya dia melihat steve berada dirumahnya.
__ADS_1
QLAUDI: ah, apa yang kau lakukan disini?
STEVE: aku ingin bertemu dengan mu [menjawab dengan santai]
PAMAN SMITH; hei bocah sialan, berani-beraninya kau ingin bertemu dengan keponakan ku, baiklah kami sedang makan malam, ayo masuk dan makan bersama kami.
QLAUDI: tapi paman......
PAMAN SMITH: sudah tidak apa-apa, dia tidak akan berani kurang ajar di depan paman.
lalu paman pun masuk dan steve mengikuti paman dari belakang sambil melewati ku yang berdiri di depan pintu, tiba-tiba steve menoleh kearah ku dan mengeluarkan senyuman licik, aku hanya bisa terdiam dan menganga melihat dia yang seperti itu. sungguh aku sangat kesal sekali, huhuhuhu....
IBU: siapa yang datang?
STEVE: hallo tante..
IBU: oh, kau ternyata anak brengs*k.
PAMAN SMITH: Kakak sudah kenal dengan nya?
IBU: Aku bertemu sekali dengannya ketika dia mengantar Qlaudi pulang, nah ayo duduk lah dan makan besama kami.
STEVE: Baik tante, trimakasih.
QLAUDI: isshh [jijik] aku jadi tidak selera makan.
STEVE: Baiklah jika kau tidak selera makan maka jatah mu untuk ku saja.
PAMAN SMITH: Hei, apa kau gembel yang kelaparan?
STEVE: hhahahahahah, paman selera humor mu tinggi juga ya?
Ibu: diam dan makanlah.
Setelah selsai makan, aku dan ibu membereskan semuanya, paman dan steve duduk di ruang tamu untuk berbincang, aku tidak tau apa yang mereka bicaraka.
IBU: Nah sayang, semua sudah selsai. kamu temui steve dulu ya, ibu ada pekerjaan kantor yang belum selsai.
QLAUDI: Baik bu
PAMAN SMITH: keponakan, dimana ibu mu?
QLAUDI: katanya ibu ada pekerjaan yang belum selsai.
PAMAN SMITH: Baiklah, paman juga mau istirahat, kalian ngobrol saja.
QLAUDI: Paman?
Paman beranjak dari duduknya dan masuk kekamar untuk beristirahat.
STEVE: Mau jalan-jalan sebentar?
QLAUDI: baiklah,
Aku yang tanpa sadar menerima ajakan steve pun bingung, kenapa? kok bisa? kan aku benci sekali sama steve, tapi kenapa mau ya di ajakin? aku juga bingung!
QLAUDI: Kita mau kemana? naik mobil?
STEVE: Keatas bukit waktu itu mau gak? atau jalan-jalan sekitar sini juga boleh.
QLAUDI: Apasih? kan kamu yang ngajak aku keluar kok minta pendapat ku? itu sama aja artinya kalau aku yang mau mengjak ketempat yang aku sebutin.
STEVE: Kamu peka bannget ya? ya sudah kita jalan kaki aja ketaman dekat-dekt sini, mau?
QLAUDI: OK
Kami pun berjalan kaki menuju taman. setibanya ditaman, kami duduk di ayunan besi yang muat berdua.
STEVE: Ayo duduk disebelah ku
QLAUDI: Gak mau! kenapa duduk di ayunan sih? kenapa kita gak cari bangku aja?
STEVE: Tidak apa-apa, duduk saja disni. kita seperti terbang.
QLAUDI: Bodoh! jika mau terbang kamu tinggal lompat aja dari tebing atau dari pesawat.
STEVE: Hahahhaha, kamu ini. jika aku mati gimana? nanti kamu jadi sedih gak bisa ngeliat aku lagi! [sambil mengayun-ayunkan ayunan]
__ADS_1
QLAUDI: Ih, gak bakal.
STEVE: Mau duduk gak?
QLAUDI: Yaudah, mau! karna terpaksa.
STEVE: Iya karna tepaksa.
Aku pun duduk disebelah steve sambil diayun-ayunkan olehnya.
QLAUDI: Kamu datang mau kembalikan dompet ku?
STEVE: Iya, tadinya sih gitu?
QLAUDI: Maksudnya? [sambil menoleh kearah steve]
STEVE: Aku lupa bawa dompetnya, lupa atau ketinggalan ya?
QLAUDI: Hah! kok gitu sih? gak perlu modus deh, kamu sengajakan? jadi kamu datang untuk apa?
STEVE: Setelah sampai rumah mu barulah aku sadar kalau dompetnya tertinggal.
QLAUDI: BOHONG! [tegas]
STEVE: Yaudah aku jujur deh, sebenarnya aku datang karna aku rindu ingin ketemu kamu.
QLAUDI: ............ [Aku hanya diam dan menatap wajah steve dengan sinis]
STEVE: Hahahahahaahaha, kenapasih? kok liatinnya kayak gitu?[sambil mengangkat tangan dan menaruhnya dibelakang qlaudi]
QLAUDI: Jangan macam-macam y? apa-apan nih tangan ditaruh dibelakang? mau ngerangkul?
STEVE: Rencananya sih gitu, kalau diizinkan.
QLAUDI: Gak bakal!, udah ah aku mau pulang aja. [beranjak dari ayunan]
STEVE: Kok buru-burusih?
QLAUDI: Aku tadi izinnya sebentar sama ibu, kalau kamu masih mau disini yaudah aku balik sendiri.
STEVE: Oke lah kita balik.
kami pun berjalan pulang, dan tak lama kami sampai dirumah.
QLAUDI: Kapan kamu balikin dompetku?
STEVE: Entah lah,
QLAUDI: Kok gitu sih? kalau kamu gak mau balikin dompet ku, maka aku akan kerumah mu untuk mengambilnya.
STEVE: Wah, begitu juga boleh. aku akan senang menerima kedatangan mu, kapan kamu akan datang?
QLAUDI: Hei! aku itu cuma asal ngomong aja, cepat kamu kembalikan dompet ku sesegera mungkin.
STEVE: Gak bisa, kau sudah mengatakn akn kerumah ku maka kamu harus datang.
QLAUDI: Aku gak mau!!
STEVE: Yah, terserah. kalau kamu tidak mau dompet mu maka tidak perlu datang,
QLAUDI: Itu namanya curang!
STEVE: Yasudah, aku pulang dulu. salam sama tante dan paman. [sambil masuk kedalam mobil]
STEVE: Ohya, aku menunggu jawaban mu kapan kamu akan main kerumah ku, sebelum kamu menjawabnya maka aku akan terus menghantuimu dimana pun [wing mengedipkan mata]
QLAUDI: Kamu gila ya? aku kan sudih bilang, aku gk mau!!1
Steve tidak perduli dan melauju pergi meninggalkan qlaudi di depan rumah,
QLAUDI: Hei...... aku tidak mau kerumah mu!!! heiiiiii.... dasar pria bodoh!!!! malah pergi sih? ih, menyebalkan sekali. ya ampuuuunnn!!!
Aku pun masuk kerumah dan menguncin pintu, lalu aku kekamar ibu dan melihat ibu masih bekerja, aku gak mau mengganggunya, lalu aku ke kamar ku untuk beristirahat. di saat aku berbaring aku tersadar bahwa bersama steve rasa sedih ku hilang walau sesaat, dan aku sama sekali tidak kepikiran tentang ROY! setelah memikirkan itu aku tersadar bahwa besok adalah hari ulang tahun ku, dan aku akan menunggu roy di tempat yang sudah aku katakan.
Diwaktu bersamaan steve didalam mobil terlihat senyum sambil melirik ke sebelah, ternyata dompetnya ada di sebelah steve. ada didalam mobil namun dia berbohong dan mengatakan kepada qlaudi bahwa dompetnya tertinggal.
__ADS_1