
............
Baik,Terima kasih kepada seluruh mahasiswa atas kehadiran dan partisipasi aktif selama Pelajaran Bapak ini berlangsung. Saya berharap kuliah ini telah memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai topik-topik yang telah kita bahas dan telah membantu memperkaya pengetahuan dan pengalaman akademik Kalian, Ucap Dosen itu lalu pergi Meninggalkan.
"Terimakasih Pak"Ucap Para Mahasiswa dan membereskan barang barang masing masing.
Tiba tiba Ada yang Mencolek Pundak Gue ,refleks menoleh kearah yang mencolek punggung Gue.
"Set dah, nih anak ga cape cape apa, Tiap hari Nembak mulu!," Umpat Bryan didalam hatim
"Jad...Jadi Pa...car ku," Ucap Queen Dan menyodorkan Sebuah Bekal Yang isinya nasi goreng Tetapi Buatan nya Sendiri.
"Queen?,Udah deh, Gue udah Capek, ngeladeni ke caperan Loe, Sebaiknya, lu pergi deh, Apa perlu gue ongkosin pulang?," Sodor Bryan memberikan Uang kepada Queen.
"Jawab," Ucap Queen Singkat.
"huft...Queen...Gw ga tau lagi harus bilang apa, Ini Ke seratus kalinya lo Nembak Gue, dan akan menjadi Keseratus kalinya juga gue nolak Lo!" Ucap Bryan kesal dengan Kelakuan Cewe didepannya itu.
"Ak...aku Tid...tidak ak..akan Me...menyerah," Ucap Queen. Gagap Tetapi terdengar sangat ambisiusm
, Lo gak cape kah? Gue tekanin sekali lagi GUE GA SUKA SAMA LO!!, PAHAM??" Bentak bryan. Dan Membereskan Barang barang kasar lalu segera keluar dari kelas itu.
"Tet...tetapi A...aku suk...suka... Mel...melakukan ini" Ucap Queen. dengan Terbata bata.
"Cinta tidak bisa dipaksakan Queen," Ucap Bryan. Dan pergi Meninggalkan Queen yang Belum bergerak sama sekali.
Tiba tiba Bryan menghentikan langkah kakinya.
"Oh iya, Mulai sekarang Gue Memperingatkan kalian Jangan Ragu untuk Membully Cewe gagap itu, Dia pantas dibully, Dia Seseorang yang tidak mengerti Kesenjangan Sosial," Ucap Bryan. dan Pergi Pulang.
Tiba tiba ada Sekumpulan langkah Mendekati nya, Yaitu Cewe Cewe Pemuja Bryan yang Datang Kearah Kearah ku, Aku sadar akan hal itu dan berniat pergi.
"Aku Haru pergi," Batin ku panik.
Tetapi Karina Menahan tangan ku dan mengguyur ku dengan air Dingin Tepat dari diatas kepala ku hingga Kebawah kaki
"Lagi," Pinta karina ke teman nya, teman nya memberikan Satu buah botol lagi.
"Lagi"
"Lagi"
Dan terus Hingga Botol kelima....
Lalu dia bertanya "Udah Mimpinya?Udah bangun?," lalu memegang Rambut Ku, Dan terus turun hingga ke rahang Tetapi lama lama makin kencang, Seperti mau meremukkan Tulang Rahang ku.
Uhk..!!
__ADS_1
Sedangkan Aku tidak Berniat melawan Mereka karena Aku sangat takut dengan mereka, Aku hanya Menggigit bibir bawah ku untuk menahan Dinginnya dan kesakitan nya.
'Well, Gw Juga Udah cape Ngeliat Ke ngeyelan Lo ini, Udah tau miskin Masih Aja kekeuh Mau jadi pacar Bryan, Lo harusnya bersyukur Bryan gak Manfaatin lo," Ucap Karina Lalu menendang kaki Queen Hingga queen jatuh.
Lalu Karina menjambak Rambut Queen dan menunjukkan Ke Teman teman nya yang masih ada dikelas.
Liat nih guys!! Pemimpi handal, udah Susah ngomong, Baju lusuh Miskin masih Mimpi jadi pacar Bryan, Haduh Ketawa dengernya, Ampe taun Jebot juga Bryan Gabakal Nerima lo," Ucap Karina dan Pergi diikuti geng nya meninggalkan Queen Sendiri.
Lalu Queen mengambil tasnya dan Langsung Berlari ke kamar mandi, Dia ingin Menangis Di kamar mandi, itu adalah Tempat Ternyaman Untuknya Jika tidak ada karina yang Mengganggunya.
................
( Toilet )
Aku Menangis meratapi Nasib ku yang Sangat tidak adil menurut ku.
"Apakah aku tidak pantas dicintai?," Batin Queen dan menangis di Toilet kampus Menuangkan Semua kesedihan nya
Dunia ini sungguh sangat tidak adil, Kenapa aku harus Dilahirkan tidak memiliki apa apa, Alias Yatim piatu dan dilahirkan Gagap "Aku lelah Hiks....,"
Dia membayangkan perkataan bryan jika dia tidak pernah lelah"Kamu bilang aku tidak lelah? Aku juga lelah Bryan,"Ucap dalam hati Queen.
"Aku lebih lelah darimu, Hiks..."
Hiks....hiks....!!
"Hai,"
",K...karina?,".Aku langsung gemetar melihat kepala Karina yang muncul dari atas toilet dengan senyum iblis nya.
"Terima ini!!, ******!,"Umpat Karina
Karina langsung melempar gelas penuh kecoa ke dalam Toilet, Prang Gelas itu langsung mengenai Kepala Queen dan Kecoa itu menyebar ke kepala nya.
Prang!!
Awww!!!
AAaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!
Teriak Histeris Ku dan langsung Berdiri Dan Mengacak acak Rambutku untuk Mengusir Kecoa Yang ada di rambutku, Hingga tidak sengaja Aku Terpeleset dan Terbentur Wc.
Bruk!!!
Lalu Kepala ku mengeluarkan darah segar
"Tol...tolong.....Ban...bantu aku," aku langsung super super pusing hingga lama lama aku tidak sadarkan diri lagi
__ADS_1
"Gawat, cabut cabut Dia pingsan, Kepala nya kebentur Wc" Ucap Karina Kepada Geng nya dan Kabur Meninggalkan Queen Yang pingsanm
Waduh!
Waduh!
Waduh!
.
18.00
Malam hari,Aku mendapatkan kesadaran ku kembali dan menangisi Kepalaku yang sangat sangat sakit, Bangun Pun rasanya Sulit
Aku Tersenyum Kecut,"Queen, Kamu adalah Wanita yang mandiri, Tidak ada yang membantu ku!, itu bukan masalah"Batin ku Menyemangati diri ku sendiri
Bekas Botol tadi Meninggalkan Benjol Sedangkan yang Terbentur Wc tadi menjadi Luka, Masih Basah dan masih sakit
Aku Berjalan Keluar Toilet dan melewati lorong kampus yang Gelap,Aku menghiraukan semua setan yang ada dikampus ini, hingga Sampai lah Aku di depan Gerbang kampus yang masih terbuka, Aku melewati Gerbang dan terus Bejalan Dengan sepatu yang ditenteng di tangan nya.
Lalu Aku Sampai dihalte dan menunggu bis di Halte datang,Lalu Aku merebahkan Tubuh ku di halte, Karena Kepala ku sangat pusing.
"Lelah nya....."
"Ini Baru awal!," Ucap nya yang ada dibalik halte, Aku langsung membuka mataku, Aku kenal suara siapa yang Lagi berbicara
"Kamu melihat ku dibully?," tanya ku
"Kuharap kamu menjawab tidak." Ucap Queen dalam hati
"Tentu, Dan Gue sangat puas, dan senang, Oh iya by the way ide yang kecoa itu gue sendiri yang merencanakannya, Gue yang kasih ke mereka, Hahaha " Ucap nya tertawa dan Tersenyum Smirk
"Aku tidak Menyangka kamu melakukan hal seperti ini kepadaku Bryan," Ucap ku dengan gagap dan rasanya ingin menangis ditempat, Ternyata yang melakukan ini adalah Orang yang ia Cintai sendiri.
"Gue akan mengajarkan Lo berfikir Logis dan menerima kenyataan, Bagaimana seorang sampah seharusnya Bersikap" ucap Bryan dan pergi Berjalan santai menjauhi Halte
"huft.... Apa karena aku miskin? Apakah jika aku kaya kamu akan Berubah?," Ucap Queen
"Cih, Lo Cewe ter Naif yang pernah gue liat, Gue muak" Ucap Bryan dan pergi meninggalkan Queen sendirian
Saat ini, aku merasa begitu hancur dan sedih sehingga air mataku terus mengalir tanpa henti. Aku duduk di bangku bis dengan wajah tertunduk, mencoba menenangkan diri sebisa mungkin namun tidak berhasil. Aku terus mengingat kejadian yang baru saja terjadi dan semakin membuatku merasa tidak bisa berhenti menangis.
Aku tahu bahwa menangis tidak akan mengubah apa-apa, tapi rasa sakit dan kekecewaan yang aku rasakan begitu kuat hingga sulit untuk dikendalikan. Aku merasa seperti tidak ada yang bisa membuatku merasa lebih baik.
.
__ADS_1