Cinta Yang Salah: Kisah Wanita Yang Dirusak Oleh Cinta Yang Tidak Dibalas.

Cinta Yang Salah: Kisah Wanita Yang Dirusak Oleh Cinta Yang Tidak Dibalas.
Episode 12


__ADS_3

Bryan Sedang Belajar Di laptop yang ditaruh meja kerja nya dan duduk di Kursi Kerjanya, Ruangannya Sangat besar dan dilengkapi Ac sepanjang 2 meter, Bener Bisa buat orang Berlama lama Dan betah disini.


Tiba tiba Hp nya nyala menunjukkan Notifikasi.


"Bryan Kirim Fotonya ( Emote marah )"Massage Queen kepada Bryan, meminta foto yang tadi Potret Di jembatan,


"(Foto), Jika kamu tertawa aku akan Membunuh mu" Balas Ku sembari Menyunggingkan Senyum ku


"Pfftt...,Foto macam Apa ini?, Pantesan kamu ga mau Kasih fotonya tadi, Ternyata Jari mu Menghalangi Setengah Foto dan hanya memfoto bagian kaki ku, Hahahaha,"Balas Queen Lagi, Aku yang kesal membaca itu langsung membalikkan Hp ku menghadap Kebawah dengan sedikit hentakan


"Aih, Dia benar benar menertawakan ku,"Umpat ku dan menyandarkannya badannya di Bangku kerja miliknya


Lalu Aku mengambil Sebuah Foto perempuan di laci Meja kerja ku,'Mirae, Apa kamu tidak Berniat Balikkan Lagi dengan ku?, Aku masih mencintaimu," Batin Bryan Mengusap usap Foto mirae yang tidak pernah berdebu, Karena Selalu dia bersihkan


Bryan memasukkannya Lagi ke laci dan Melanjutkan Aktivitas nya yang tadi dia lakukan, Bryan Melakukan itu hingga larut malam Dan tidak sengaja tertidur Di bangku kerja nya.


Tanpa Sadar ada yang Memberikannya pesan, 2 jam Yang lalu, Yaitu mirae, Tapi bryan tidak lihat karena hpnya dibalik dan di mute.


......................


Pagi hari


Bryan Terbangun dari tidurnya dan langsung berjalan Ke kamar mandi dengan Sempoyongan, Bryan Melakukan ritual pagi tidak lupa Menggosok gigi,


"Bryan!!, Ayo turun!!, Makanan Udah siap!!,"Teriak ZABETH dari ruang makan


"Iya mah!!, lagi mandi!!"Teriak Bryan balik,


"Bryan!!,, Kamu mau makan Apa?, Nanti Mamah siapin," Teriak Zabeth Agar Bryan datang dan langsung makan, Sangat enak bukan?.


"Roti aja ma!!!," Setelah Rapih, Sudah pakai Pakaian Lengkap dan parfum, Bryan turun tidak lupa mengambil kunci kesayangannya Di kerja kerja, Bryan mematikan lampu kamarnua dan Turun ke Ruang makan .


"Kamu setiap pagi Udah jarang sarapan Bryan,Tumben, Kalo sarapan cuman Makan Roti," Tanya zabeth Penasaran


'Udah Biarin aja mah, Bryan Mau makan apa aja yang penting Sehat,"ucap Wira tjipta, Pemegang Tahta Terbesar di keluarga Tjipta.


"Pah, Gimana Perusahaan Orang tua mirae?, Ku dengar dengar mereka lagi krisis keuangan Karena Kenaikan Harga Bahan, Orang tua Mirae udah menghubungi papah atau belum?,"Tanya Bryan


"Papah sedang mencari tau, Tapi sepertinya Mereka bisa mengatasinya,"Ucap Tjipta, Beberapa hari yang lalu Bryan Meminta Wira agar Mendesak Keluarga Jang, Atau Keluarga Mirae


"Ayolah pah, Buat mereka lebih kesulitan lagi!, Lalu papah datang Bagaikan Superman, Menyelamatkan Perusahaan Mereka, Syaratnya Mirae dan Aku Akan, Menikah dan Muach muach" Ucap bryan


Wira dan Zabeth hanya tertawa dengan Pikiran anak mereka itu


"Kamu memang anak Papah mu, Jika sudah Mencintai Seseorang Dia tidak akan melepaskannya, Dulu Mamah dan papah pernah Putus beberapa kali, tapi seperti biasa, Papah mu ini Banyak banget tingkah nya dan terpaksa deh mamah balikan," Ucap Zabeth, membuat Seruangan Itu tertawa terbahak bahak.


......................


Queen Pov.


Setelah bangun, Aku mandi, Setelah mandi Aku langsung Berpakaian.

__ADS_1


Aku Ke Dapur Dan melihat Nasi Putih


"Huft...." Buang nafas ku kasar saat Aku melihat Magic com, Nasinya hanya tersisa Untuk satu orang, Lalu Queen melihat tempat biasanya dia menaruh beras


"Aih, Sedangkan beras juga belum Beli..,"


"Ya Udah Deh, Yang penting Bryan Aja dulu, Aku mah gampang"Batin ku dan membuat nasi goreng Dengan Telur yang tinggal Satu satunya Untuk bryan.


"Umm, Wanginya enak banget, Apa aku kerja jadi Chef aja ya di restoran kecil, Duitnya pasti lumayan, Hihihi"Pikir ku dan tertawa receh


Setelah Semuanya siap Aku memakai sepatu,


" Aih, Sol nya sudah makin menganga,"Batin ku, lalu aku Berjalan laci mengambil Dobel tip untuk meng eratkan lagi Solnya,


"Dah"


Tidak lupa Aku Ijin Kepada Orang tua ku dan Tante mei,"Queen Jalan dulu yaa..., Dah,"


Seperti biasa Aku Jalan ke rumah ku yang lama, Dan Janjian disitu dengan Bryan seakan akan aku belum pindah, Padahal Rumah Ku sudah pindah Di kolong Jembatan tol.


Sebelum Kesana, Aku membeli Obat penahan Lapar di Apotek, Harganya hanya 10 ribu per Strip, Sangat murah Meriah,


Lalu Aku menelannya tanpa air minum


"Glek"


Beberapa menit kemudian Bryan datang dengan mobil Fortuner nya"Tin...tin!!,"Klakson bryan, Aku tersenyum Dan datang ke mobil Bryan Sambil Menenteng Sebuah Bekal.


"Taruh di Barisan kedua aja," Ucap Bryan


"Baik,"Lalu aku Menaruh Bekalnya Di tengah mobil.


"Mari turun," Ajak Bryan dan kami turun bersama, Tidak lupa Bryan mengambil Bekal yang ku kasih.


Aku Berjalan Bersama Bryan masuk ke Gedung kampus, Semua orang sekarang Sudah Mulai Tau hubungan Ku dengan Bryan, Karina And the gang juga sudah Mulai jarang Membully ku, Mungkin Dia Menyerah, Hihihi..


"Queen, Kamu Beli air mineral gih, Aku lupa membawanya, pakai Uang mu ya, Paling cuman 10 Ribu," Ucap Bryan tanpa menoleh kepada ku dan terus berjalan Meninggalkan Ku


Aku melihat Dompet ku Yang Isinya Tersisa Dikit


"Duit ku benar benar Habis," Batin Ku lelah


"Huft,"Aku membuang nafas ku kencang dan Menuju kantin Membeli Air mineral,


"Tak..tok..tak..tok"Bunyi Suara Sentuhan Besi dengan besi


Pagi pagi Kantin Sudah sangat penuh dan berisik suara sendok karena para Murid banyak yang tidak sempat sarapan di rumah.


"Bu, Air mineral nya, Satu,"Lalu Ibu itu memberikan air mineral sedangkan Aku Memberikan Uang 10 Ribu


"Oh iya bu, Mau tanya, Roti Itu harganya berapa ya?,"Tanya ku, menunjuk sebuah roti yang terlihat sangat enak, Aku sangat menginginkannya

__ADS_1


"Itu harganya 7 Ribu,"


"Ah...Mahal juga ya..,"Batin ku dalam hati


"Gimana, mau"Tanya bu kantin memastikan.


"Hutang dulu bisa gak bu?Hihihi,"Tanya ku Terkekeh kecil, Aku memang Sudah Mengkonsumsi Pil penahan Lapar tapi bukan Penahan Nafsu.


"Gini aja, Mumpung lagi rame, Kamu Cuci Piring aja.., Gimana?,"Ucap bu kantin menawarkan ku mencuci piring untuk satu roti


"Yasudah Boleh deh bu,"Ucap ku Menggaguk setuju, Lalu aku Masuk Halaman Belakang kantin, Tempat Untuk mencuci piring.


Piring Kotor Terus berdatangan Tanpa Henti, Tetapi aku tidak menyerah Dan terus mencuci Piring piring itu tanpa kenal Lelah...........


"Makasih ya,Nak, Nih Rotinya,"Sodor roti dari bu kantin Dan Uang yang gak Seberapa


"Mak...makasih ya Bu..., Kalo butuh bantuan lagi, Queen siap bantu!,"Ucap Queen


......................


"Nih, Bryan airnya,"Sodor ku kepada Bryan yang sedang asyik memakan Bekal dari ku,


"Lama Banget!!, Siput Banget si jadi orang, Lu kerja dulu apa disana?, Hampir 30 menit!!"Cela bryan kesal tanpa menatap ku, Lalu aku menuju menunduk malu, lalu tempat duduk kesayangan ku.


Aku membuka Tas ku, Dan mengambil Roti yang Ku beli di kantin bersamaan dengan air mineral,"umm, Enak nya,"Batin ku, Aku memakan sedikit Lalu menyisakannya Untuk ku makan dirumah.


"Ah, buat di rumah Deh sisanya"


Lalu dosen datang, Semua Murid langsung Merapihkan Aktivitasnya masing masing dan membuka materi yang sedang berlangsung.


"Bryan, Nanti mampir ke tukang foto copy dulu Ya,"Ucap ku kepada bryan yang sedang menyetir di perjalanan pulang


"Iya,"Ucap Bryan tanpa menoleh


......................


Skip malam hari.


"Srek...srek..."


Aku sedang menggunting beberapa Kardus Untuk dibuat menjadi bingkai foto, Aku sudah Mencetak Foto yang Kemarin difoto Bryan, walaupun hanya Terlihat hanya Memfoto kaki ku saja Menurut ku ini lucu dan Foto ini merupakan foto pertama yang Di ambil oleh Bryan Sendiri untuknya...


Aku Menyusun nya sedemikian rupa agar Pas,Tidak lupa Aku mewarnai nya agar tidak terlihat seperti kardus,setelah selesai aku memasukkan foto Itu didalam Bingkai kardus yang ku buat.


Di belakang nya bingkai itu ku tulis


"First Shot, From My love, Cute Photo :)."lalu Aku menaruhnya di meja belajar ku


Aku Membuat 2 Bingkai, Satu nya lagi Aku menaruh Di tas ku untuk Dikasih kepada Bryan, Entah Bryan Mau atau Enggak, Tapi aku Berharap Bryan Menerima nya, Karena Aku buat ini dengan tangan ki sendiri


"Bryan, Doa Kan Aku Bisa hidup lama Di dunia ini Hiks....Dan Dapat menemani Hingga akhir Hayat mu"Ucap Ku, Setetes Air mata lolos dari mata ku

__ADS_1


......................


__ADS_2