Cinta Yang Salah: Kisah Wanita Yang Dirusak Oleh Cinta Yang Tidak Dibalas.

Cinta Yang Salah: Kisah Wanita Yang Dirusak Oleh Cinta Yang Tidak Dibalas.
Episode 8 Di kekang!


__ADS_3

di kampus


"Pak!!, saya izin ke toilet!," Izin ku ke pak bambang memotong penjelasannya


"Oh tentu...., Jangan lama lama,"Ucap pak bambang mengizinkan, Lalu aku beranjak Menuju pintu keluar


"Tunggu, Kenapa Kamu membawa Tas?,"Tanya pak bambang


"Say...saya Mens pak,"ungkap Ku


"Baiklah,"Ucap pak bambang, Lalu aku menuju toilet


"Pak, saya juga izin ke toilet pak,"Izin Bryan


"Ngapain ikut ikutan?," Tanya pak bambang


"Bukan ikutan pak!!, Saya beneran mau ngising"Ucap bryan


Lalu pak bambang mengiyakan, "Ya Udah sana jangan lama" lama,"Lalu bryan ikut keluar kelas atau ke toilet


......................


Ditoilet.....


"Byur...byur..,"Aku Mencuci muka ku di westafel, Aku sama sekali tidak Fokus tadi, Aku Benar Benar sedang stress.


Aku Berkaca dan berfikir"Aku sepertinya Harus istirahat,"Batin ku, 1 Minggu ini aku memang kurang Fit, Bukan apa apa hanya memang sedang Tidak enak badan.


"Sebaiknya aku pulang, Sebelum Bryan Sadar, Dan memaksaku Pulang dengannya"Ucap Ku dan Memutarkan badan ku


"B...Bryan?,"


"Ingin Pulang?,"Tanya Bryan Dengan Tatapan Devil, Aku mundur Perlahan menjauhi Bryan


"Kenapa kamu menghindar?,"


"Kamu sudah tidak menginginkan Ku?,"Tanya Bryan dan terus mendekat badannya kepada ku, Aku terpaksa terus mundur, Pada akhirnya aku terbentur Westafel...


"Kam..kamu ngapain?, Ini toilet Wanita,Bry....Emmmm!!!,"Bryan langsung membekap Mulut ku membuat ku tidak bisa bicara, dan dia mendorong ku mundur masuk ketoilet


Ceklek!!

__ADS_1


Muka ku langsung Berubah pucat"Mari Lihat Apakah Di tas mu ada pembalut, Atau kamu memang ingin Menghindari ku?!," Tanya Bryan dengan Dan menarik Tas ku


"Jangan Bryan...Jangan ini Privasi ku!!, Jangan Bryan.,"Tolak ku dan mempertahan kan tas ku untuk tetap ditangan ku.


"Queen!,"


"Tidak!,"


Bryan langsung mencekik ku dengan Kuat Hingga kaki ku menggantung


"eugh...eugh....,"


"Mengaku? Atau Ku paksa Mengaku!,"Tanya bryan


"I..iya, A..aku T..tidak M...mens," Ucap Ku mengaku


"Kamu Sudah tidak Cinta pada ku?,"


"Bu...bukan, Aku hanya tidak enak badan," Ucap Ku, Bryan Akhirnya melepaskan Cekikkannya dan Aku langsung terjatuh Karena tidak Kuat Menahan badan ku sendiri.


"Ingat! Aku Pemain nya, Aku Mengawasi Semua pergerakan mu, Kamu tidak Bisa Melawan ku,"Ucap nya, Lalu Dia mengeluarkan Sebuah Pisau Kecil yang sangat Tajam dan mengkilap.


Aku membulatkan Mataku sempurna Melihat Pisau yang tajam Yang dikeluarkan Bryan dari saku nya,"Tidak Bryan!, Tidak!,"


"Akhh!!,"


Aku Memukul ******** Bryan dengan tangan ku, membuat nya langsung terjatuh Kesakitan, Aku menggunakan kesempatan itu untuk Pergi Meninggalkan nya yang masih meringis Kesakitan.


Aku harus menyelamatkan Diri, Aku akhirnya bisa Berlari Keluar toilet, Lalu Aku melihat Seseorang yang sedang mengobrol Yang tidak jauh Dari ku, Aku mendatangi mereka dan meminta Bantuan Mereka


"Tol.to..to..to.....Tolo.."Aku benar benar panik Dan Gagap ku makin parah jika Panik


Tiba tiba ada tangan Yang merangkul Ku Dengan Keras hingga Aku hampir jatuh, Yaitu Bryan, Lalu Dia membekap mulutku


"Maaf ya, Dia Memang Gila, Jangan Didengarkan,"Ucap bryan dan tersenyum smirk, Aku menggeleng geleng berharap mereka tidak mendengarkan Bryan...


Dua Perempuan Itu Melihat Sebuah Pisau di salah satu Tangan Bryan, Dan Memutar kan Pisau itu, Yang artinya menyuruh mereka pergi,Lalu Mereka Ngibrit dan pergi Tanpa sepatah kata sekalipun


Aku berusaha memberontak tetapi Bryan Terlalu kuat...


"Kamu tertangkap!, Sayang sekali ya, Aku mengharapkan Lebih dari ini!!"Ucap Bryan Dan terkekeh, Aku Menggigit Tangan Bryan dan lepas dari cengkraman nya

__ADS_1


"AWww...,Sial!"


"Br...bryan,Cukup, Aku berjanji akan menuruti mu, aku akan Berusaha menuruti mu!, Jangan sakiti aku"Ucap Ku dengan Gemetar Sudah dan menangis.


"Kalau gitu Pinjam Tangan mu,"Pinta Bryan dengan pelan.


",Jangan seperti ini!, Jangan sakiti aku"mohon ku


"Ini yang kamu maksud menurutiku?,"Tanya Bryan Menatap ku lekat


Akhirnya aku menyerah dan menyodorkan Tangan Ku Perlahan lahan"Jangan Terlalu Terlihat!,Kumohon," Ucap ku sembari menutup mataku, Aku benar benar takut, Ini seperti mimpi buruk


"I..iya, Aku mulai ya..."Ucap Bryan Dan mulai Membuat Sebuah Luka yang Lumayan panjang Di lengan Ku Dengan pisau tajam nya.


"Hiks...hiks....Br..Bryan, Kamu benar benar kejam!,"umpat ku


"Kamu yang membuatku seperti ini, Erika!,"Ucap Bryan Tanpa mengalihkan pandangannya dari lengan ku


Dibanding tangan ku, hati ku lebih Terluka karena Perilaku buruk bryan Kepada ku, Aku tidak bisa melupakan Ini!


Darah Langsung Menyembur keluar dari lengan Ku, Aku menangis Menahan rasa sakit di hatiku sekaligus di lengan ku.


"Sudah,"


"B...bryan, Darahnya terus keluar!,"Ucap ku khawatir melihat tangan ku yang terus berdarah


"Ikuti Aku,"Bryan menuntun ku kembali masuk ke toilet, Aku kira dia akan mengobatinya, ternyata salah, dia malah Menyalakan Keran wastafel...


"Br...bryan!, Kamu bercanda! Kumohon jangan, Itu pasti sakit!!!"Aku menggeleng geleng cepat, Bryan Berniat mencuci tangan ku yang terluka


"Ayolah!,"


"Jangan bryan!!,"Teriak Ku, Tetapi Bryan terlalu kuat Akhirnya Bryan Mencuci tangan Ku dengan air, Aku ingin Teriak meminta bantuan tetapi bryan Membekap Mulut ku.


"Hmph....hmph...."


"Kamu harus mencintaiku!, Tidak boleh Menghindar dari ku, Mengerti?,"Ucap Bryan Sembari Mengguyur tangan ku.


"Aku benar benar Akan Mati!,"Teriak ku dalam Hati,Padangan Ku mulai Kabur, terus kabur.... Dan akhirnya aku tidak sadarkan diri.


...----------------...

__ADS_1


.


__ADS_2