
Di hotel Lenza,Jakarta
"B....Bryan, Kit...kita tid...tidak Bis...Bisa Mel...melakukan In..ini"Tiba tiba Bryan membekap Mulutku dengan tangannya tak membiarkan ku bicara
"Ssstt!,"
"Apa kamu akan mengingkari janji mu?,"Tanya Bryan Dengan sedih dan Kecewa, Aku tidak Tega Melihat wajah Kecewa Bryan, Menggeleng geleng yang artinya aku tidak akan mengingkari janji ku.
Lalu Bryan tersenyum Dan Melepas Bekapan nya,"Kamu Harus Menurut, Oke"Ucap Bryan dan mulai Membuka kancing Baju ku satu persatu
"Br...Bryan, Aku takut....,"Keluh Queen dan lagi lagi Menahan Tangan Bryan
"Tenang Queen, Ini aku, Bryan, Bukan Orang lain Kamu tidak akan Menyesal Melakukan Ini dengan ku,"Ucap Bryan Menenangkan ku
Bryan Melepas baju atas Ku dan hanya Menyisakan Bra, lalu Bryan Pindah Ke bawah untuk Melucuti Semua pakaian Ku, Tapi Tangan Ku lagi lagi Menahan Bryan untuk kesekian kalinya.
"Sekali lagi kamu menahan kamu akan Benar benar Menyesal Queen, my Boy ku sudah Tidak Bisa tidur lagi....Kamu sudah Membuatnya Sangat bergairah!!,"
"Tap...Tapi Ini salah Bryan, Kita harusnya Menikah Terlebih dahulu, Baru Kita bisa melakukan Ini" Ucap Bryan.
"Aku sudah Tidak tahan!!,"Bryan langsung Mnyosor Bibir Queen Dan Menciumnya Dengan Bru*al, Menj*lat bekali kali Bibir Queen yang manis,
"Awgh..."
"Buka Mulut Mu, Queen", Tetapi Queen Tetap Menutup mulutnya, Bryan kesal dan Langsung Meloroti Celana Queen Dengan kasar dan Menyisakan Pakaian Dalamnya
"Aa!!!,"Queen refleks Menahan Celananya, Tetapi Bryan Langsung merobek celananya
Bryan Menyingkirkan Celana Miliknya dan langsung mengeluarkan Yang dia sebut My boy...
"Br...Bryan......, It..itu terlalu besar...., Kam..kamu akan Membunuh ku!,"Shock Queen bergerak Mundur Mejauhi Bryan karena takut.
Bryan tersenyum Smirk Dan Langsung Menarik Queen kembali Ketengah Kasur dengan Kasar Dan Mengunci Semua pergelangan dari tangan Hingga kaki.
"Br..bryan, lepaskan aku"Ucap Queen gelagapan.
__ADS_1
"Aku akan Melakukannya dengan Lembut,jadi Tenang!,"
"Tidak Bryan!, Itu terlalu Besar!!, Aku tidak mau!!,"Berontak Queen terus memberontak.
"Aku akan Memulainya!,"
"Bryan...., Hiks...kumohon Jika kamu perduli pada ku, Jangan lakukan Ini,"Ucap Queen dengan Gelagapan, Tetapi bryan tidak mendengarkannya Dan Tetap Memasukkan my boy nya Ke dalam Tubuh Queen
"Aku tidak Tahan, sial!!! Ini Terlalu kecil!"erang Bryan.
" Akh.....!!!! "Teriak Bryan setelah Memaksa Menerobos masuk kedalam **** * Queen.
"Aaaahkkk!!!!!!! Hiks...hiks....Sakit..Bryan,"Teriak Queen gelagapan
Bryan Teru
Bryan terus memaksa Memaju mundurkan Badannya Tidak membiarkan Queen Bangun Dan Tidak Membiarkan Queen Santai Sama sekali, Bryan Membuat Queen Muncrat Belasan Kali,
"Bryan Cukup.....,"Ucap Queen Dengan Lemas dan Mengesot turun dari kasur Menjauhi Bryan
"tidak.....,seseorang tolong aku....," Ucap Queen pelan yang dipenuhi dengan tangisan
...----------------...
Pagi hari
"Hiks....Hiks...,"
"Berhenti Ber drama,Hentikan tangisan mu, Kamu tidak akan Merubah Apapun," Ucap Bryan dengan kesal
"Hiks....hiks...., Kamu Pencuri!!, Kamu Mengambil satu satunya Harta ku yang tersisa,"Hina Queen,
"Aku tidak Merasa Seperti itu,"Ucap bryan Santai
"AKU TUNGGU iktikad baik kamu!!, Kamu harus Melamarku 1 bulan Ini, Jika Tidak aku akan Mengadukan Mu Ke Orang tua mu!,"Ancam Queen Sambil menangis
__ADS_1
"Tidak akan!," Ucap Bryan
"Bryan!!, Kamu sudah Berjanji,"Bentak Queen
"Hahahaha, Kamu itu polos atau bodoh sih?, Mana mungkin Aku akan Menikahi mu" Ucap Bryan
"Bryan!, Jadi kamu berbohong?!!,"
"Iya dong...,Aku hanya mempermain kan Mu Queen, Aku Mengikuti Kemauan Mu, dan hanya mengincar keperawanan Mu, Setelah mendapatkan Apa yang aku mau Aku akan Membuang mu,"
Queen langsung Memukul mukul Bryan Berkali kali meluap kan Semua emosinya
"dasar Brengsek!!!, Kembalikan Keperawanan Ku!!,"
"Sialan!, Hentikan Queen!! Sakit!!"Erang Bryan
" Ini pemerkosaan Karena Aku tidak Mau, Aku bisa saja memenjarakan Mu Karena Telah Memperkosa ku!!, Hiks...hiks...,Kamu harus Tanggung jawab!!,"Teriak Queen dan makin menangis
"Pffftt..,"Queen langsung menatap Bryan dengan Bingung
"HAHAHAHAHAHAHAHHAAHHA!!!,"Tawa Bryan Terbahak bahak,
Bryan Bangun dari Tidurnya dan Merubah Posisinya menjadi duduk, Queen menatap Bryan Dengan Tatapan Menantang, Begitu juga bryan yang tidak mau kalah.
Lalu mereka Saling Adu tatapan satu sama lain.
"Kamu Ingin Memenjarakan Satu satunya Penyelamat Hidup mu?, Kamu yakin,"Tanya Bryan Dengan nada menantang dan tersenyum Smirk
"Lihat saja kamu akan Membuat mu Memohon kepadaku Bryan, Dan meminta ampunan kepada ku,"Ucap Queen Gelagapan dan Menatap Bryan Dengan Penuh dendam
"Cih, Kamu kerja aja akan Sulit Jika Kamu Sulit berbicara, Apalagi jadi Nyonya Tjipta, Aku tidak ingin memiliki istri Cacat Seperti mu, Bisa bisa anak Ku Gagap Juga nanti"Hina Bryan Kepada Queen
"Baik, Kamu yang Mengibarkan Bendera Perang, Mari Kita lihat kedapannya, Siapa yang akan Berlutut dan siapa yang Akan Berdiri"Ucap Queen Menatap Bryan dengan tajam
"Gini, Aku akan menantang mu, Buat Aku Jatuh cinta kepadamu dalam waktu kurun 1 bulan ini, Jika Aku Jatuh cinta kepadamu, Aku akan Melamar mu disaat itu juga, Tetapi Jika Aku Tetap Membencimu, Aku memintamu Menghilang dari hidup ku,"Ucap Bryan
__ADS_1
"Deal!,"Ucap Queen dan mereka saling adu ketajaman Mata