
"Queen, Beliin gue Kopi susu Di Kantin...,"Suruh Bryan menyuruhku membelikan Kopi untuk nya, Padahal jelas terlihat aku pucat dan lemas
"Maaf Bryan, Bukannya Aku tidak mau, Ak..aku sedang pusing, Bryan, Aku kuranh tidur"Keluh Ku Kepalaku yang pusing
"Gue tidak menerima Alasan,"Acuh Bryan dan mendorong ku Dari bangku Hingga Aku Terjatuh dari Bangku.
Bruk!
"Awh..!," ringis ku dan mengelus mengelus Ngelus Bokong ku sakit.
"Iy...iya, Maaf, Aku akan membelikannya, Ta...tapi Ua..uang mu kan??, Uang ku benar benar tersisa dikit,"Pinta ku dengan lemas meminta uang Untuk membeli Kopi
"Uang lo lah,Gue ga mau tau, Cepetan Sana!,"Usir Bryan dan Kembali ke Kursinya lalu Merebahkan Kepalanya Di Meja bermain ponsel, Aku mengepal Tangan Ku Menahan Emosi sekuat kuatnya.
Aku akhirnya Beranjak dan Pergi ke kantin membeli kopi untuk Bryan,
Dikantin...
Plok!, Aku Yang sedang mengantri Tiba tiba ada yang menepuk pelan pundak ku, Spontan aku menoleh ke arah pelakunya
"Hai, burung gagap!,"Sapa Karina, Burung gagap adalah panggilan Hina untuk ku darinya
"Ka...karina?,"Spontan ku
"Aku sedih, Kamu tidak menjawab Sapa ku dan melihat ku seperti melihat hantu,"Sedih Karina Berlagak Kecewa.
"H....h....Hai,Ka..karina!" Sapa ku balik Dengan lemas
"Lo lemas banget sih, Sakit ya?,Oh iya Gue ketinggalan Berita apa Nih?, Pas gue masih sakit Gue denger denger Lo makin deket sama Bryan...!,"senggol Karina
"I..itu Tidak benar Karina,"Sanggah ku Dan menggeleng geleng kepala ku.
"Ah, masa sih, gue denger lo pulang Bareng Dia!, Benarkah itu?," tanya Karina.
"Iya...Tap..tapi dia hanya ingin membuat ku tersiksa,"Ucap Ku dan mundur perlahan Menjauhi karina karena takut.
"Aduh Pake ngeles, Gue udah Gatel Banget Nih,"Ketus Karina
"Bugh!!,"karina memukul perutku sekuat tenaga,membuat Aku langsung terkapar kesakitan.
"Akh!"
"Paksa Dia ke atap,"Perintah karina ke teman temannya, mereka langsung Memegangi ku dan membawa ke atap,
"Tolong!!,"Ujar ku Sembari menahan Sakit,aku berteriak semua sisa tenaga ku,Miris nya Tidak ada yang berniat membantuku sama sekali padahal Mereka semua melihat , Mereka hanya menatap ku dengan Tatapan jijik
"Aku ingin memberontak, tetapi tubuh ku Sangat Lemas,"
"Bryan, Kumohon datanglah!, Kamu harapan ku"doa ku berharap suatu keajaiban terjadi
__ADS_1
......................
Di Atap sekolah
Plak!!
Plak!!
Plak!!
"Cukup?,"Tanya Karina padaku Yang Terkulai lemas di Lantai atap
"Kamu Akan Menyesal, Karina!,"Ucap ku dengan terbata bata
"Apa?,Apa?, aku Tidak bisa mendengarnya?, Apa kamu tidak fasih dalam berbicara"Hina Karina, Aku menatap Karina dengan tajam dan penuh dendam.
"Berani kamu menatap Ku Seperti itu?!, Hah!!," Bentak karina dan menendang perut ku seperti menendang bola
Bugh.....
Bugh....
Bugh....
"Uhuk Uhuk," Dia Menendang perut ku seperti orang kesurupan, sampai Aku mengeluarkan Batuk darah Yang berasal dari paru paru ku.
"Sa..saat Br..bryan Menj..menjadi Mil..milikku, Ka...kamu Or..orang Per..pertama Ya...yang Ak..akan ku Han..hancurkan," ancam ku Menahan sakit
"M.I.M.P.I"Eja Karina, Lalu Mereka kembali Memukuli dan menendang ku Sampai Aku terkulai lemas dan tidak mampu Bergerak lagi
Beberapa menit kemudian......
"Cukup Karina, Ampun,!,"Lemah ku, Aku kehabisan tenaga, Karina Benar benar brutal, Dia menghajar ku tanpa Belas kasihan, Badan ku penuh dengan Memar kebiruan.
Lalu Karina Mengangkat Salah satu kakinya dan Menjatuh kan kakinya dengan sekuat tenaga!
Krek!!
Kaki nya berhasil mendarat dan menginjak salah satu jari ku dengan sepatunya Dan berhasil membuat Jari telunjuk ku patah.
"Akhh!!, Ja...jari ku," Erang ku dan memegang jari ku yang kesakitan.
"Gini aja udah kelabakan, Cih,"Karina mendecih dan pergi meninggalkan Ku sendirian Yang Kesakitan di atap
Aku menangis untuk meluapkan emosi ku,
"Apa salah ku?, aku lelah,"Batin ku dan tertidur di Atap Yang panas dan berdebu ini.
"Sepertinya di kelas tidak lah Buruk,"Batin ku dan tertidur lelap
__ADS_1
Tiba tiba aku melek dan teringat dengan Pesanan Bryan
"Ak..akh harus kuat, Br..bryan Pasti kehausan,"Batin ku
"aku ke toilet membersihkan Darah yang masih tersisa di hidung ku sekaligus membersihkan Beberapa bagian Baju ku yang kotor.
......................
"Bryan..., ini kopi mu,"Aku menyodorkan Segelas Kopi Americano, Lalu Bryan Mengambil nya Dengan kasar
"Kenapa Lama sekali!!, Lo mau buat gw dehidrasi?"Bentak Bryan dengan nada tinggi, Orang orang Di Kelasku hanya terkekeh melihat ku dibentak Bryan.
"Queen, dimana kamu Memungut Baju itu,Pfftt," Sindir salah satu teman kelas ku, Semua langsung tertawa tetapi aku tidak terpancing dan tetap Tersenyum
"Maaf, aku tidak bermaksud,"Maaf ku sembari tersenyum
"Maaf..maaf dan maaf,"Ketus Bryan dan langsung Meminum kopi itu.
Byur....!!, Bryan menyemburkan Kopi yang telah diminum itu kearah muka ku, Aku langsung menutup mataku agar cipratan itu tidak masuk ke mata ku
"Gue bilang kopi susu!!, Bukan americano!!"Tekan Bryan dengan kesall
"benarkah?, Aku..aku Lupa,"Ucap ku merasa bersalah, Tetapi aku tetap tersenyum.
"Beli lagi!"
"Ak..aku Gak ada duit Saku lagi,"Ungkap ku Menatap lantai miris.
"Hah, kopi 50 ribu doang uang saku lo langsung habis, Cih," Umpat Bryan
"Duit ku seminggu"Batin ku
"Lo emg gak bisa diandalkan ya!,"Lalu Bryan Melempar Gelas kopi itu kearah ku, aku sudah bersiap Melindungi diriku dan memasang lengan ku di udara
"Hei!!! Apa yang terjadi di sana, Bryan?,"Tanya pak bambang Berteriak yang tiba tiba Datang, Bryan langsung mengambil tangannya cepat.
"Ah....Saya ingin Memberikan Kopi padanya, Cuman itu kok pak, Tapi dia menolak terus," Ucap Bryan
"Tadi bapak Liat kamu ingin melemparnya!,"
"Bapak salah paham, saya ingin mengocok nya pak," Ngeles Bryan
"Gitu ya?,eh, Kalian kan punya mata, tadi ada yang melihatnya Bryan ingin melemparnya ke Queen?," Tanya Pak bambang ke para siswa yang ada dikelas itu selain bryan dan Queen
"Tidak!,"Jawab mereka seragam
"Tuh kan pak, ,"Ucap bryan kepada pak bambang, lalu Bryan menoleh kanan kiri, dan tersadar jika Queen sudah pergi.
"Haish..., Wanita yang menyebalkan,"Batin Bryan dan ******* ***** Kopi di tangan nya
__ADS_1