
saat adzan subuh berkumandang
toktoktok
" Ani bangun! "
" apa? "
" kamu gk sholat?"
" ya bentar "
meskipun pernikahan itu di anggap terpaksa oleh Ani tapi si suami tetap menghargai itu dan tetap baik mengingatkan Ani untuk sholat. setelah sholat Ani masuk ke kamar lagi dan hendak melancarkan rencananya dengan kak Revan tp kakak iparnya selalu menggagalkan rencana itu sampai 3x rencana itu selalu gagal karena setiap selesai sholat subuh kakak iparnya itu selalu mencari tukang sayur untuk membeli ikan buat masak sehingga rencana Ani yang akan kabur setelah sholat subuh gagal terus.
seminggu sudah pernikahan terpaksa itu dijalani oleh Ani, Ani merasa bosan berdiam diri di rumah terus setiap hari akhirnya Ani menelpon salah satu sahabatnya untuk bermain ke rumahnya besok. esok hari shaabta2nya Ani beneran datang bermain, Ani yg sedari tadi sudah mempersiapkan cemilan langsung menaruhnya di depan2 Agar d makan oleh sahabatnya sambil bercerita2 untuk menghilangkan kebosanannya.
" eh bner apa yg kamu ucapkan An mungkin kak Lia menjodohkan mu untuk mengusirmu dari rumah " ucap Yanti yang memang selalu tahu seluk beluk dan tingkah laku kak Lia karena rumah Yanti pas di depan rumah kak Bram
" apa kataku emang ini rencananya dia" sahut Ani
" segitu Kevan ternyata ya kak Lia berbanding dengan pakaiannya seperti orang baik tp hatinya busuk " timpal Eni
" sabar ya An " ucap Yanti
__ADS_1
" ya aku harus sabar dan aku harus bisa keluar dari sini"
" gimana caranya"
" kemaren aku dan kak Revan mau kabur waktu subuh tp selalu gagal gara2 kakak suami itu nyebelin bnget rencanaku gatot"
" emang berani? " tanya Nia
" ya harus diberaniin cz aku gk mau di sini terus selalu Di atur risih aku dengernya "
" coba cari cara lain aja " timpal Eni
" ya aku akan berusaha keras Agar keluar dr sini "
" Mungkin kah ini sakit yg serius kak hingga Ani harus dirujuk ke dokter spesialis syaraf? "
" aku gk tau pasti dek, tp kakak jg khawatir "
" terus gimana kak langkah selanjutnya? "
" kamu tanyain dulu sebenarnya Ani memikirkan apa dan minta apa mungkin dengan mengabulkan permintaannya Ani bisa sembuh "
" benerkah? "
__ADS_1
" dicoba saja "
" ya udah nanti tak coba tanya kak "
" ok"
malam harinya Ani sedang tidur lelap lupa menutup pintu, si suami yg melihat Ani tidur merasa iba dengan sakitnya Ani hendak bertanya diurungkan karena melihat ani sudah tidur lalu si suami menutup pintu dan tidur di kamar yg berbeda.
pagi harinya setelah Ani bangun tiba2 si suami nyamperin Ani dan bertanya
" apa ada hal yg kamu fikirkan hingga kamu sakit? "
" pastinya " jawab Ani dengan nada ketus
" apa itu? "
" kamu gk mungkin tau "
" aku janji akan menuruti semua keinginan mu asal kamu sehat dan gk sakit lagi karena sakitmu sepertinya serius"
" bneran? tapi apa pedulimu sama aku"
" ya, gapapa aku khawatir aja"
__ADS_1
" ooo"