
" tadi kak Revan telpon aku tanyain kamu, apakah benar kamu gk bawa hp? "
" ya Nia aku lupa bawa hp tadi soalnya bangunku kesiangan, emangnya ada apa? " tanya Ani penasaran
" tau gk td kak Revan bilang sama aku suruh jaga kamu dan ngikutin kamu meski di rumah "
" kenapa?"
" hp mu di gledah sama kakak iparmu dan menemukan isix kalau kamu benar pacaran sama kak Revan makanya kak Revan di tlpon ibunya kak Lia dan marah2 suruh ngejauhi kamu katanya "
" haaa apa benar ? haduuu mati aku nanti pasti kena marah, eh tapi terus apa hubungannya dengan kamu ngikut ke rumah aku?" tanya Ani pada Nia
" karena tadi kak Revan dimarahi sama kluarganya makanya kak Revan takut kalau kamu juga akan dimarahi sama kak Bram dan kak Lia"
" pop jadi begitu, terus gimana ini nanti aku pulangnya jadi takut "
" sabar kamu harus tenang nanti aku ikut kamu ke rumahmu bilang aja mau nginep dengan gitu kan gk mungkin kakak mu memarahi kan ada aku pasti canggung "
__ADS_1
" Oh bagus juda idenya"
tiba bel pulang sekolah kali ini kak Revan gk bisa jemput karena masalah yang tadi, tapi tidak kenapa karena Ani pulang rame2 bersama teman2nya, sesampai di gang dekat rumah Ani selalu berdoa Agar tidak ada apa2 dan tidak kena marah.
tiba di rumah Ani biasa saja dan hendak masuk rumah bersama2 dengan Nia tiba2 ibunya Nia memanggil Nia entah karena apa saat itu juga Nia gk jadi nginep rumah tapi terus mantau Ani takutnya kena marah, didalam rumah Ani masih tetap seperti biasa, hari menjelang sore setelah selesai mandi Ani lanjut jaga toko tapi kak bram ternyata menutup toko entah kenapa tiba2 setelah menutup toko kak Bram memanggil Ani untuk berbicara sesuatu,
" An duduk sini bentar kak Bram mau ngmong sesuatu"
" ya kak" jawab Ani, ketakutan mulai Ani rasakan saat duduk rasanya dirinya sedang duduk di kursi panas
" tolong jawab dengan jujur, apa benar kamu pacaran Sama Revan? "
" apa benar kamu pernah keluar boncengan sama Revan?"
" benar tapi untuk cari makan, beneran gk ngapa2in kok kak "
" tapi kamu tau kan Revan itu masih sodara, dan kamu juga sudah tak larang pacaran itu dosa meski kamu nganggep bukan pacaran tapi keluar berdua dengan berboncengan dan meluk itu sudah bersentuhan "
__ADS_1
" maaf kak "
" ya sudah jangan ulangi lagi dan jangan deketan lagi sama Revan ingat dia masih saudara "
Ani mengangguk tandanya iya
seetelah itu Ani balik ke kamar dengan hati lega karena kak Bram hanya bertanya tanpa marah2.
di dalam kamar Ani mengambil hp dan membukanya ternyata ada panggilan Dari kak Revan dan Nia, selain tlpon Nia juga mengirim pesan yang isinya
" An maaf aku gk bs nemenin kamu, gimana apakah kamu di marahi kak Bram? kak Revan tadi juga tlpon2 truz ke aku suruh liat kamu takut kena marah sama kluarga mu"
" gk kok aku gk d marahi cuman tanya Biasa, bilang kak Revan kalau aku baik2 saja gk usah khawatir"
" bneran ni kamu gapapa? "
" suer deh Ni" jawab Ani
__ADS_1
" yauadah tak bilang kak Revan dulu kalau kamu gk kena marah, soalnya dia kyaknya khawatir banget"
" ok"