Cintaku Untuk Ceo Dinginku

Cintaku Untuk Ceo Dinginku
12


__ADS_3

ke esokan harinya rangga bersiap-siap kebandara krna hari ini mereka akan kembali pulang


"nia, besok kamu tidak usah msuk kekantor,q tau kamu masih capek jdi kamu boleh libur dulu"ucap rangga pada rania


"eh iya bos,terima kasih sudah mengizinkan nia libur"jawab rania sambil tersenyum manis


"lagian besok nia rencanax mau minta ijin libur,soalnya mama minta rania libur,katax ada yang mau diobrolin serius,kalau rania kerja kan otomatis plng kerja nia pasti capek jdi gak bisa deh ngobrol2 he hehe" tambah rania


mungkin keluarga rania mau bahas tentang rencana itu,pikir rangga dalam hati


setalah berjam-jam akhirx pesawat mereka mendarat


"boss,nia ikut mobil ini juga?"tanya rania saat mobil yang akan menjemput rangga sudah tiba


"iyalah,q akan anter kamu pulang dulu,gak baik perempuan pulang sendri"


"hehehe si bos ada saja,padahal nia udah terbiasa berangkat pulang kerja nyetir sendiri"jwab rania saat mereka sudah didalam mobil


"kalau begitu,biar nanti q yang akan antar jemput kamu,biar gak setiran sendri"goda rangga

__ADS_1


"eh, gak usah,nia masih bisa berangkt sendri"sambil terkekeh nia menanggapi godaan rangga


padahal rangga mengatakan itu dengan serius,tentu saja serius kalau acara itu sdh tiba maka ranggalah yang akan antar jemput rania,kalau tidak dia pasti diomelin mamanya


beberapa saat kemudian tibalah mereka didepan pintu gerban rania


"terima kasih ya bos,sudah nganterin nia sampai dirumah,bos gak mau mampir dulu gitu"ucap rania


"sama-sama,gak usah deh,,lagian nanti pasti ketemu"gumam rangga pelan tp rania masih mendengarnya


"iyalah nanti jg pasti ketemu lagi dikantor bos"


"ya sudah q pergi"tanpa menunggu jawaban rania,mobil yang dinaiki rangga sdh jalan


"mama rania pulang ma"teriak rania saat sudah didalam rumah


"nia kamu sudah pulang nak,eh tapi jangan teriak2 juga seperti itu,itu tidak baik"mama rania menyambut rania pulang


"ih mama biasa juga nia teriak2 seperti ini kalau pulang,kenapa sekarang mama jadi ngelarang"rengek rania pada sang mama

__ADS_1


"bukan gitu nia,kalau seperti itu terus takutx kamu kebiasaan nantix,udah mau jadi menantu juga"ucap sang mama


"hah!.menantu,menantu siapa maksud mama,pacar saja rania belum ada"rania menanggapi perkataan sang mama sambil tertawa


menurut rania sang mama hanya bercanda,tidak seperti sang mama tengah serius


"udah sana kamu mndi dulu,hbis itu makan lalu istirahat,nanti setelh makan malam,mama dan papa mau bicara serius sama kamu"ucap mama pada rania


"eh iya,ngobrolin apa sih ma,kenapa harus nnti malm,kenapa gk sekarng saja"jawa rania


"udah sana kamu mandi dulu,bau asem tubuhmu"


"ih mama meski rania belum mandi tapi rania tetep wangi kok ma"


akhirx rania masuk ke kamarnya tapi dia tidak langsung menuju kamar mandi,dia masih rebahan dikasur sambil menatap langit langit dikamarnya


mama dan papa mau ngobrolin apa ya,gak biasanya kalau ngomong sama rania harus nunggu ntar malam setelah makan malam,


jangan2 mama dan papa mau jodohin rania kayak dinovel2 untuk bisnis,daan gimana yang dijodohin sama rania orangx udah berumur

__ADS_1


kyyaaaaaaa tidaaaaaaaaaak


BERSAMBUNG


__ADS_2