Cintaku Untuk Ceo Dinginku

Cintaku Untuk Ceo Dinginku
14


__ADS_3

ke esokan paginya


dikantor


"sibos udah dateng belum ya"gumam rania sambil celingak celinguk melihat ruangan CEO yg hanya dbatesi oleh kaca dgn ruangan rania


tiba-tiba


"kamu nyari saya nia" tanya rangga saat melihat rania celingak-celinguk ke ruangannya


"ya ampun,,si bos ngagetin aja"rania kaget saat rangga tiba berada didepannya


"kamu kangen sama q,bru satu hari gak ke kantor udah kangen aja"goda rangga sambil tersenyum tipis ke arah rania


"eh ng- ngak bos,,rania emang nyariin bos,mau mastiin bos udah dateng apa belum,soalnya nia gak enak kalau bos dateng duluan hehe"


ohh


saat rangga akan membuka pintu ruangannya,rania memanggil rangga


"ehh maaf bos,apa bisa nanti siang kita makan diluar,,ada yang ingin nia omongin sama bos"ucp rania pada rangga


"soal apa"tanya rangga


"sebaiknya dibicarakan nanti saja bos,kurang sopan kalau kita ngobrolnya dikantor,ini masalah pribadi"ucap rania pelan


tapi kalau bos sibuk gak pa2 kok,lain kali saja"imbuh rania


"hemm,baiklah tapi q tidak janji"

__ADS_1


"hah,,jdi bos gak bisa ya,,ehh maksudku ya sudah gak pa2"rania tersenyum paksa


rangga sudah masuk keruangannya,kini rania hanya bisa melihat rangga dari tempat dia duduk


"dia tampan,seandainya dia belum mempunyai pacar,mungkin q dengan senang hati bs kenal lebih dekat dengannya"gumam rania pelan


rania sungguh sangat benci dengan adanya cinta segita,jika dia menerima perjodohan ini maka ia akan terlibat cinta segita,dan dia juga tidak mau merusak hubungan orang lain meskipun rania kurang suka dengan si angel tp tetap saja angel perempuan dan rania tau bagaimana sakitnya dikhianati...ya sejak kejadiannya dengan andre dulu ia susah melupakan semuanya diapun takut akan dkhianati kembali.


makan siang tiba


hemmm


"bos,bos mau kemana"tanya rania saat melihat rangga sdh keluar dari ruangannya dan sudh memakai jas nya


"hah!..bukannya tadi kmu ya yg ngajakin q mkan siang diluar"rangga kesal dengan pertanyaan rania


"ehh ,udh jam makan siang ya bos hehe"rania melihat jam yang melingkar ditangannya


"jadi bos,yukk"ucap rania sambil berdiri mengambil tas dan kunci mobilnya


"udah pakai mobilku aja"rangga berjalan lebih dulu tanpa menunggu jawaban rania


huhhh,,untung kau ceo ku"gerutu rania dengan pelan agar radit tidak mendengar


skip perjalan


kini mereka sampai dkirestauran yang tidak begitu jauh dari kantor


"kita makan dulu,baru ngobrol"ucap rangga sambil melihat daftar menu

__ADS_1


"siap bos"rania mengikuti apa yang dilakukan rannga


selesai memilih makanan dan minuman mereka memanggil pelayan untuk memesan makanan mereka


15 menit kemudian pelayan mengantar pesanan mereka,dan mereka mkan dengan lahap karena memng perut mereka sudah terasa lapar


selesai makan


"baiklah mau ngomong apa"sambil melihat rania,rangga berkata dengan tenang


"emmm gimana ya bos ngomongnya"


"tunggu dulu,sebelum ngomong panggilan bosnya diganti dulu dengan aku kamu"


emm baiklh"


rania menghembuskan nafas dwngan pelan


"bo,,eh maksudku rangga..kamu udah tau ya apa yang udah direncanain sma mama dan tante adel"kata rania pelan


"maksudnya"tanya rangga pura-pura tidak mengerti apa yang dimaksud rania


"orang tua kita menginginkan kita mengenal lebih dekat"


"teruss"rangga menanggapi ucpan rania dengan tenang


"ya gak terus terus sih,masak kamu gak ngerti sih" rania kesal dengan jawaban rangga yang tenang


tidak seperti rania

__ADS_1


masak rangga ngak ngerti sih,hubangnnya dengan angel sedang terancam..pikir rania dalam hati


__ADS_2