
4 hari kemudian
didalam kamar
rania berbalut gaun berlengan pendek dengan riasan narutal hingga membuat rania hari ini tampil cantik,tp meski dia sudah drubah menjadi wanita secantik mungkin oleh perias yang mama sofia sewa itu tidak membuat rania berhenti gelisah dan panik,,sejak tadi dia mondar mandir berharap pertunangan ini tidak terjadi hingga membuat 2 orang perias yang tdi meriasnya jadi bingung melihat rania mondar mandir
tiba-tiba
pintu dibuka oleh sang adik reno
ceklek
"kak,sebentar lagi kakak dsuruh turun sama mama,kak rangga sudah dateng.mama akan menunggu kakak didekat tangga....wahhhh kakak cantik sekali,pasti nanti kak rangga terpesona"ucap sang adek mengagumi kecantikan sang kakak
"iya iya udah sana bentar lagi kakak turun"rania yang tidak menghiraukan pujian sang adik
beberapa saat kemudian rania turun dari tangga bak seorang putri,semua orang menatap rania dengan kagum terutama rangga dia sampai tidak berkedip melihat rania
"cantik kan rania,cantiknya natural,tidak seperti angel yang cantik karna make up saja"bisik mama adel pada rangga
seketika rangga tersadar dari rasa kagumnya
__ADS_1
"mama apaan sih ma,kenapa bawa2 angel"ucap rangga menanggapi ucapan sang mama pelan
acara sudah dimulai,kini tiba saatnya pada pertukaran cincin,rania dan rangga saling berhadap hadapan sambil memegang cincin
"ga, kamu serius mau melakukan ini" ucap rania pelan agar tidak terdengar oleh orang lain
"serius lah,kalau gak ngapain q berada disini sekarang..udah siniin tangan kamu"rangga memasang cincin dijari manis rania
kini giliran rania yang akan memasangkan cincin dijari rangga
"ga. gimana dengan angel"masih membahas angel berharap rangga membatalkan ini semua
"q gak ada apa2 sama angel,udah cepet dipasang"ucap rangga sambil menyodorkan tangannya
bagaimana bisa dia bilang tidak ada apa2 padahal angel sendiri bilang kalau pacaran
setelah pemasangan cincin semua orang bertepuk tangan
"sayang selamat ya kalian udah tunangan"ucap adel seraya memeluk calon menantunya
"iya tante terima kasih"rania tersenyum manis
__ADS_1
"no tante,panggil mama kmu sebentar lagi akan menjadi menantu dkeluarga kami"tolak adek saat rania memanggiknya tante
"ehh emm i-iya mama,terima kasih"rania sungkan saat memanggil adel mama
hri semakin sore acara pertunangan rania dan rangga baru saja selesai,keluarga rangga sudh pulang dri rmh rania hanya rangga yang tetap tinggal karna sofia yang menahannya agar pulang belakang saja,ya tentu saja agar rangga bs lebih lama ngobrol dengan rania
"nia kamu temani rangga ya,mama sama papa mau istirahat sebentar dikamar"ucap sofia sambil melangkah menuju kamarnya
"iya ma"jawab rania lesu
huhhhh
rania menghembuskan nafas panjang
"kamu kenapa,capek"tanya rangga lembut
"q bingung kalau sudah seprti ini bagaimana kita bisa menggagalkan semuanya"rania menutup matanya dengan kedua tangannya
"kenapa harus dibatalin,ya kita jalani saja dulu"
rania menatap rangga kesal
__ADS_1
"ternyata semua laki-laki itu sama saja ya,kamu menerima perjodohan ini padahal kamu sendiri mempunyai kekasih,kamu egois tau gak,,q gak mau merusak hubungan orang,dan q pun tak mau tersakiti lagi"ucap rania dengan lirih
itu sangat menyakitkan bagiku.mata rania sudah berkaca-kaca membayangkan suatu saat dia dsebut perusak hubungan orang dan dia akan ditinggalkan rangga.