
beberapa menit kemudian
rania tiba dikediaman rangga
"pagi pak"sapa rania pada satpam yang membuka pintu gerbng,ya p.satpam sudah tau kalau rania menantu dari keluarga ini,ini sudah ke 3x nya rania kerumah rangga
"pagi juga non rania"jawab satpam tak kalah ramah
"nia masuk dulu ya pak"dijwab anggukan oleh p.satpam
kebetulan pintu rumah sudah terbuka jadi rania tinggal masuk
"assalamualaikum"kata rania sambil mencari orang rumah
"waalaikum salam,ehh rania kamu sudah tiba sayang,gimana kabarmu nak"adel memeluk rania
"nia baik ma,mama gimana,,nia rindu mama"jawab rania seraya bertanya juga
"mama baik,mama juga rindu nia.makax cepet nikah sama rangga dong biar mama sering ketemu kamu"
"hehehe iya ma,mama tanya saja sama anak ma2 kapan mau nikahin nia"rania terkekeh akan ucapannya sendiri
"bener ya,,ntar mama tanya ke rangga...ehy kau mau jemput rangga ya,rangga dikamarnya tuh,kamu langsung aja kekamarnya"
"hah..emang gpp mah rania kekamar rangga"tanya rania
"gpp sayang,dia pasti lagi tidur,kalau gak disamperin bakal lama dia turunnya"kta adel
"lho bukannya udah bangun ya ma,tdi hbis nelp nia soalx"
"habis sarapan dia lanjut tidur,dia bilang kalau kamu udah sampek suruh bangunin,udah sana susul kekamarnya"adel mendorong pelan calon mantux
rania melangkah menaiki tangga untuk kekamar rangga,saat sudah didepan pintu rania ragu untuk lngsung membukanya
__ADS_1
tok tok tok
"rangga" kata rania tapi tidak ada sautan dari dalam
ceklek
akhirnya rania membukanya pelan
saat membuka pintu dia melihat rangga madih tertidur nyenyak,rania duduk ditepi ranjang
sejenak dia memperhatikan wajah rangga yang tenang...
kenapa dia tampan sekali sih kalau lagi begini,
rania tersenyum sesaat dia tersadar dari lamunannya,tujuannya adalah membangunkan rangga
"ga rangga bangun ga"rania menggoyangkan lengan rania pelan
ish si rangga
"ga ini aku bukan mama"kesal rania
seketika rangga membuka mata dan langsung membalikkan tubuhnya dan langsung duduk
"sayang"
"kenapa belum mandi"kata rania ketus
"hehehe tdinya mau mandi tapi ketiduran hehe"rangga menggaruk tengkuknya yang tudak gatal
"ya udah sana cepetan mandi,kalau gak q tinggal nih"ancam rania
"iya iya,,galak amat buk"rangga langsung menuju kamar mandi
__ADS_1
*kamar rangga tak kalah rapi dengan kamarku,bagus
t*iba tiba
"sayang tolong siapin bajuku ya,q lupa nyiapin"rangga berteriak dari dalam kamar mandi
"q gak tau kamu mau pakai baju apa"rania ikut berteriak agar rangga mendengar
"terserah kamu aja sayang"
rania langsung menuju ruangan yang berisi baju dan asesoris lainnya.
rania memilih baju dan celana pendek yang dia suka tak lupa ia juga memlih sepatu yang sesuai dengan baju yang dipilihnya,ia juga mengambil jam tangan yang menurutnya bagus buat reno pakai.
selesai memilih rania meletakkan baju itu diatas tempat tidur yang sudah dia bereskan.
ceklek
rangga keluar hanya menggunakan handuk yang melilit dipinggangnya
aaaaaaasa
teriak rania saat melihat rangga tidak memakai baju..reflek dia menutupi matanya dengan kedua tangannys
"kenapa gak pakai baju sih"kata rania yang masih menutupi matanya
"kan bajunya disini sayang,,terima kasih ya"
cup
lagi lagi rangga mencium pipi rania tanpa permisi,setelah itu dia langsung kabur masuk keruang ganti
"ranggaaaaa"rania menghentakkan kakinya saking kesalnya
__ADS_1