
pagi telah tiba
"ma rania berangkat"rania berpamitan pada sang mama
"iya kamu hati-hati"naset mama
saat rania akan memasuki mobil terdengar suara klakson mobil yang baru saja memasuki halaman rania,dan terlihat si pengendara tersebut turun dari mobilnya
"ayo,,kita bareng kekantorx"ucap rangga sambil membuka pintu mobil samping pengemudi
"q naek mobil sendiri aja,lagian ntar q gimna pulangx"rania masih saja kesal dengan rangga saat rangga mencium pipinya semalam
"udah ayok masuk,,ntar pulangnya bareng q"paksa rangga sambil tangannya menarik tangan rania agar masuk kemobilnya
diperjalanan
"kenapa kamu jemput q,apa sekarang kamu mau jadi supir q gtu"tanya rania dengan nada mengejek
"enak aja supir,skrg kmu itu tanggung jawabku,jadi q yang akan mengantar jemputmu mulai sekarang"
"hah..gak bs bebas kemana-mana dong qx ntar
"protes rania
"emang kamu kemana hah,udah punya tunangan juga..mulai sekarang kalau mau kemana-mana harus bareng q"perintah rangga tegas
__ADS_1
"gimana dengan angel" bahas angel lagi
chiiiiiitt
tiba-tiba rangga menghentikan mobilnya begitu saja saat rania membahas angel lagi
"nia,,q mohon tolong jangan bahas angel lagi,.tolong percayalah paduku"kata rangga dengan serius
rania tersentuh dengan perkataan rangga yang serius
"baiklah q akan berusaha percaya,tapi jangan membuaku kecewa"jawab rania dengan tegas
"terma kasih" rangga tersenyum dan kembali menghidupkan mobilnya
sejak saat itu hubungan mereka membaik rania mulai menerima rangga sebagai tunangannya,toh sebanyak apapun kita menolak takdir jika berjodoh tetaplah akan kembali..rania saat ini hanya pasrah jika berjodoh maka kuatkanlah hubungan ini,jika tidak berjodoh tunjukkan jalanmu..itulah doa yang sllu rania panjatkan
"nia sayang tolong dong buatin q kopi ya"ucap rangga pada rania
"q telfon OB sebentar ya"rania akan menghubungi OB
"q gak mau kopi buatan OB,q maunya kamu yang buatin,,buatanmu lebih enak"puji rangga terhadap rania
"issh lama-lama q jadi OB dan sekretaris juga ya"
"ya gak pa2,OB yang hanx akan melayaniku"rangga tersenyum manis pada rania
__ADS_1
terserah lah
"tunggu bentar"rania berdiri dan akan menuju ruang pantry
setelah 5 menit berlalu rania juga belum kembali..tiba2 diruangan CEO
terlihat seseorang yang tiba-tiba membuka pintu ruangan CEO tanpa mengetuk terlebih dahulu
grepp
wanita itu langsung memeluk rangga dari belakang dengan erat,dan tentu saja pelukan itu membuat rangga terkejut
angel
"surprise sayang,q merindukanmu,sangat merindukanmu"angel tambah memeluk rangga dengan erat sehingga rangga susah melepaskan pelukannya
"angel,lepas angel"beroktak rangga
prannnnk
cangkir yg berisi kopi panas itu jatuh tanpa sadar saat rania melihat kejadian yang ada didepannya,entah kenapa hatinya sakit saat ada orang lain memeluk rangga dengan erat apalagi orang itu sempat mencium pipinya,,ya rania melihat semuanya meski ia juga tau kalau rangga berusaha melepaskan pelukan itu,,tapi itu tidak bisa membuat pikiran rania jernih,tetap saja didalam benaknya hanya terlintas penghianatan,padahal rangga tidak berkhiant angel lah yang langsung memeluk dan mencium rangga tanpa permisi..rania benar2 sakit melihat hal itu dan itu juga mengingatkan kejadian yang sudah lama yang berusaha ia lupakan,tapi kini terulang lagi
"NIA" hanya itu kata yang keluar dari mulut rangga
dia tersadar saat rania berlari keluar,dan melepaskan pelukan angel paksa hingga dia mendorong angel mengenai tembo
__ADS_1
auwww
angel kesakitan