
Ujian telah berakhir Hari ini. Seperti kata Anya, kami akan mengunjungi Bazaar sebagai perayaan atas keberhasilan melalui ujian akhir tahun ini. Artinya sebentar lagi kami akan lulus dan melanjutkan kuliah.
"yuhuuuuu... aaahhhhhh... akhirnya bisa jalan-jalan juga setelah 7 purnama bertempur dengan kertas-kertas yang bikin aku lelah" seru Anya meliampiaskan rasa bahagianya karena telah melalui Ujian Akhir Sekolah dengan baik.
"wah.. akhirnya selesai juga... jadi gak sabar deh mendaftar di perguruan tinggi impian aku" seruku
" ya elaa itu kalau lulus keles Din.."
" Insya Allah, Harus Lulus dong.. aku optimis pasti kita berdua lulus kok.." kataku dengan yakin. Anya hanya manggut manggut tanda paham dengan yang ucapkan.
"aku putar Musik yah..." pinta Anya,
"boleh... " kataku
sepanjang perjalanan menuju lokasi kegiatan bazaar suasana dalam mobil ditemani dengan lagu by Judika, yah karena itu adalah salah satu koleksi lagu favorit aku. hehehe..
"oke bebz, kita sudah sampai..". kataku membuyarkan lamunan Anya. tanpa menjawab, Anya mengambil Tasnya begitupun aku. kami bergegas turun. tak sengaja mataku tertuju pada seseorang yang sepertinya pernah ku temui beberapa waktu yang lalu. yah dia yang pernah menggendongku menuju kelas waktu itu. sepertinya dugaanku benar dia adalah pengawal MP Grup. dia sepertinya sedang berjaga di sebuah stand fashion dan cosmetic milik MP grup.
__ADS_1
"hoy.. melamun lagi.." suara Anya membuatku Kaget
"eh.. sini deh.. kamu liat orang yang berdiri disana nggak?" kataku sambil menarik lengan Anya dan menunjukkan seseorang yang ku maksud.
"hoooo itu kan si cowok ganteng kemarin... siapa yah namanya... sii Dafa kan?"
" he em.. Dafa.." kataku berbisik
"ayo kesana Din.. Btw make up ku ngga berantakan kan? bajuku rapikan? ngga menorkan?".
"loh kenapa emangnya.."
"nggak kenapa-kenapa.. aku malu aja sih,, hehehe" kataku
"ya udah kalau nggak mau aku pergi sendiri aja.." kata Anya sambil menyerbu berlalu dari hadapanku. aku hanya menghela napas sebentar. saat hendak menyusul Anya ternyata sudah hampir sampai disana. aku mengejarnya, namun Anya telah berada tepat di depan Dafa yang sedang berdiri. aku berhenti melangkah, melihat mereka sedang berbicara.
" hay,,, Dafakan?" tanya Anya
__ADS_1
"oh, halo.. selamat datang di Bazaar Fashion dan Cosmetic kami, Silahkan masuk" sapa Dafa yang tanpa basa basi langsung mempersilahkan Anya masuk.
"emm.. sebentar Aku masih nunggu temanku," kata Anya sambil menunjuk ke Arahku "oh iya, masih ingat dengan aku kan.. aku teman Dinda yang yang kenalan disekolah beberapa hari yang lalu." sambung Anya
"hmm, Iya.. " jawab Dafa singkat.
aku yang memperhatikan Dafa sedari tadi sambil berjalan menuju Anya. "ternyata dia cool juga, hehehe" batinku.
aku hampir sampai didekat Anya, tiba-tiba kakiku tersandung batu dan aku hampir terjatuh. Dafa yang menyadari itu dengan sigap menarik tanganku dan menimang badanku yang cukup kecil dibandingkan tubuh Anya yang sedikit lebih besar dariku.
setelah menyadari bahwa aku berada dalam pelukan Dafa, aku segera menarik diri dan merapikan pakaianku. Anya yang menyaksikan itu hanya melongo..
" Aku.. aku.. aku minta maaf.. aku tidak ada maksud menyentuhmu seperti ini.. jangan salah paham yah... aku hanya tidak ingin kamu terjatuh di atas garis pembatas yang berduri". kata Dafa terbata-bata
"aku yang Minta maaf, aku tidak berhati-hati.. maafin yah.." kataku. entah ada apa denganku bagian dari anggota tubuhku bekerja tak seperti biasanya. jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya. itulah yang ku rasa. aku tak tahan.
"Aku ke Toilet dulu yah.." kataku sambil berlalu dari hadapan Anya dan Dafa. padahal aku benar-benar tidak ingin ke toilet. aku hanya menghindari Dafa sejenak karena merasa tak nyaman dengan kejadian dan keadaanku sekarang.
__ADS_1