CONSCIENCE

CONSCIENCE
MLDY.OF.T 1


__ADS_3

MLDY.OF.T·˚ ༘₊· ͟͟͞͞꒰➳MELODY OF TEARS


...----------------...


Melody meringis sakit saat agness menyentuh bahunya yang terdapat luka.


"Aduh..kamu siapa sih ? kok mukanya sama kayak aku ?" Tanya melody , dia tidak nyaman dengan agnes !


" ck , gak perlu banyak tanya bisa gak sih ! Yang pastinya gw ini bakalan baiki luka luka loh , dan sebagai tanda balas budi loh harus ceritain apa yang mereka perbuat "


Melody terdiam seketika,


" Kalau tentang luka ini aku bisa ceritain , tapi gak segampang itu.. Soalnya aku harus memerlukan orang yang benar benar bisa di percaya "


Agness mendengus geram mendengarkan jawaban dari Melody.


" gw kembaran loh "


"hah ?" balas melody merasakan suara agnes kurang jelas.


"gw.kembaran. nya . eloh ! " Agnes menyebutkan satu satu kata dengan menekannya sedikit.


"APAA ?"


" anj, GW INI KEMBARANNYA ELOH NGERTI GAK SIH ?! " ujar Agnes penuh emosi.


"gak boleh toxic, Kamu kakak kembar aku yang hilang waktu umur 10 tahun itu ?" Melody mencuba memastikan.


" lu amnisia atau goblok ?"


Melody melihat setiap inci wajah agnes. gak ada yang berbeda , semua mirip dengannya :)


Bisa bernafas.


" Aku kangen sama kakak "


Melody mengalirkan airmatanya dengan penuh emosi, Dia hampir mengakhiri hidupnya ketika kejadian itu berlaku.

__ADS_1


Agness memeluk erat tubuh Melody.


"aku juga sama , Kangen banget sama kamu"


"sekarang,kamu cerita sama kakak. Apa yang mereka buat ke kamu?"


"mereka jahat kak..Mereka pukul aku , marah aku , dan mereka selalu hina aku"


Agnes mengelus pundak melody perlahan ,


"Setelah ini semua akan berakhir , jangan khawatir"


"Beneran ?" Mata Melody mulai berbinar-binar. Dia sangat polos !


Agness mengangguk meyakinkan . Gak mungkin kan dia berbohong?


...***...


Seorang gadis berjalan layaknya seorang model . Kakinya yang tinggi,Putih alami dan mulus. Semuanya sempurna !


Walaupun sudah di larang keras oleh Melody tapi siapa yang bisa menghalang seorang Agness yang keras kepala ?


"ngapain loh kesini ?"


Agness mengerutkan dahinya melihat sosok abangnya


" Yah wajar dong , Kan ini milik kita berdua "


Agness mendekat ke arah abang nya lagi membuat abangnya mundur.


" Dasar ****** , keluar gak loh dari perusahaan gw ! "


" Gw udah bilang , gw gak akan keluar. Kerana ini perusahaan kita berdua abangku tersayang "


Mafin menautkan keningnya. Darimana Melody mendapat keberanian ini ?!


" Yaudah , Apa maunya lu ? To the point aja bisa kan " Mafin menghela nafas berat

__ADS_1


click. Rekaman suara kes pembullyian Melody di mainkan.


" Lu di bully kan gw udah bilang gak ada kaitannya sama gw ! "


" gak ada lu bilang?! Ada bodoh! Gw inj adik lu "


"lu bukan adik gw ! Gw cuman anak angkat ayah dan ibu "


"ya mau gimanapun gw tetap adik loh !"


"Pergi dari sini Melody"


"Terserah deh kalo mau nolongin gw hapuskan dia , Tapi gantinya loh nggak gw kasih ruang ya buat ambil hak milik perusahaan ayah. Direkrut nya masih ada sama aku loh"


"ck. Sial*n"


"Pilih pacar atau adik,gw kira dalam kiraan 3 detik kalo gak gw bakalan pergi"


"1"


"2"


"ti-"


"Adik"


Agness tersenyum senang.


"Mana direkrutnya ?!"


"Lu kan belum nolongin gw"


Mafin mendengus geram. Dia benar benar marah kerana Agness yang dia fikir Melody


" Besok gw mau dengar khabar gembira. Misalnya , Rara masuk penjara yam Ngerti loh ?! "


glek . Yang benar saja ?

__ADS_1


__ADS_2