CONSCIENCE

CONSCIENCE
EPISODE 3


__ADS_3

Gw berhenti dan langsung keluar dari mobil . Ada apa sih dengan mereka ?


“Ini beneran kak risa ? Gak bohong kan ?”


*Seorang anak kecil menarik narik hujung baju ku . Meronta ronta minta di angkat . Bagaimana anak kecil ini tahu namaku arisa


Tunggu dulu ? Anak kecil ini mirip dengan aku ketika kecil* .


“Arisa sayang ... hadehh jangan jalan jalan kenapa sih ?”


Ibu ibu itu mengangkat anak kecil yang tadi melihatku


“Nak Arisa ya ? Maaf ya kerana arisa kecil membuat kamu kebingungan soalnya banyak yang bilang Arisa punya kembaran . Awalnya ibu juga binggung kerana tiba tiba pengunjung dari kota itu datang kemari dn bilang arisa kecil ada miripnya dengan seseorang. Ternyata itu memang ada”


Aku tersenyum manis pada ibu itu . Ternyata begitu ceritanya ..


“Makasih bu kerana sudi menjelaskannya pada saya”


Senyum ku masih pada si gadis kecil yang dari tadi bilang mau aku menggendongnya


dan pada akhirnya dia menangis


Bocah ini benar benar mirip aku


“Maaf bu , Arisa nya bisa saya gendong ?”


*Ibu itu sekedar mengangguk mengiyakan. Oh? gw baru sedar orang orang yang melihat gw tadi udah semakin sedikit .

__ADS_1


Arisa kecil terdiam dan ternyata anak itu tertidur*


“Nak risa mau nginap nggak di rumah ibu ?”


“nggak deh bu.. saya di villa itu aja”


gw menunjuk vila minimalis itu menggunakan ibu jari . Vila yang cantik .


“Baiklah . Tapi bisa kan ibu sering sering ke vila kamu itu mengajak arisa”


gw mengangguk .


***


Pagi itu arisa mulai berjalan jalan di kampung berseri setelah memaikai celana jens dan hoodie .


Arisa kecil berlari ke risa . (Arisa kecilnya di panggil arisa aja . Sementara arisa di panggil risa.)


“Kakakkk”


Panggilan itu mengukir senyuman di bibir merah ceri risa. Sepertinya anak itu membuat hati arisa luluh


“Arisa ngapain di sini hm? Bunda nya arisa mana ?”


“Arisa udah biasa sendiri . Soalnya bunda arisakan sama papa baru arisa hihi .. Tapi sekarang ada kakak , arisa gak kesepian lagi”


Senyuman di bibir Risa memudar . Dia tiba tiba teringat dengan kisah nya ketika kecil

__ADS_1


“Umur kamu 8 tahun ya?”


Arisa mengangguk mengiakan.


Risa saat ini sangat kesal dengan bundanya arisa . Kenapa anak ini sangat mirip dengannya ketika kecil ? Bahkan kisah mereka juga sama


“Sekarang bunda arisa dimana ?”


risa datar menatap rumah Arisa yang tak jauh dari mereka


Tiba tiba arisa menangis senggukan


“hiks..kakak ..hiks..kakak jangan marah bunda..hiks..hiks..Arisa sayang bunda..hiks..hiks..”


Risa jongkok dan memeluk anak kecil itu . Ternyata sifat mereka tidak sama . Hanya rupa dan kisah mereka yang sama .


Arisa menerima kenyataan manakala arisa tidak menerima takdir kehidupannya , itu yang membuat dia lelah. Dia tidak menunduk ketika ada kata kata menyakitkan yang ingin melewatinya sehingga kan kata kata itu menabraknya


“Arisa semangat , Makanya kakak juga harus semangat ya?”


Risa menyekah airmata malaikat kecil itu.


“Kamu kecil kecil udah kayak sok tahu aja apa yang kakak hadepin”


Sesekali tangan risa mencuit hidung mancung arisa


”iya dongg..”

__ADS_1


Arisa mengukir senyum semangat buat Risa juga ikut tersenyum


__ADS_2