
Acara penyambutan kelahiran cucu kedua keluarga Zamora's diadakan secara besar-besaran, mengundang para sudara, Sabahat serta para kolega kolega bisnis ZeeCompany.
sayang apa kau merasa nyaman" tanya Sean sambil mengelus perut buncit istrinya Zea Ivanka.
" Iya mas. Aku baik-baik saja baby tidak rewel hari ini,mungkin mereka juga menikmati pestanya". Jawab Zea sambil tersenyum.
alAnak Zea dan Sean adalah baby twins. Tapi mereka belum mengetahui jenis kelaminnya karena, menurut Sean itu akan jadi kejutan buat mereka mau anaknya perempuan atau laki-laki itu tidak terlalu di perhitungkan yang penting anaknya lahir dengan selamat dan sempurna.karena keluarga Zamora's tidak menetapkan setiap keturunan pertama adalah laki laki.
"Mas lihat kak Maria udah datang".tunjuk Zea kepada Sean.
"hmmm..memang Meraka seperti tamu undangan saja baru datang". Sean melihat kakaknya yang ingin menuju kesini.
"Zea selamat ya bentar lagi udah jadi mommy nih. Sorry ya kami datang terlambat biasa baby Ken lagi rewel hari ini" Maria memeluk adik iparnya.
Maria Zamora's kakak dari Sean yang sudah menikah 3 tahun yang lalu dengan rekan bisnis Sean
"Bro selamat ya bentar lagi udah mau jadi Daddy nih". Sapa Bian kepada sahabat sekaligus adik iparnya ini.
"Zea kata dokter dua Minggu lagi kamu mau lahiran kan". Tanya Maria.
"Iya kak. Kata dokter Nora dua Minggu lagi baby twins lahir".
"semoga lancar ya..Sean kamu harus selalu stay terus di samping zea jangan kerja terus". Maria menegur Sean.
"Ia kak aku udah ngambil cuti kok di kantor benarkan sayang."tanya Sean sambil merangkul bahu Zea.
"Yaudah aku mau ke tempat mama dulu, ayo sayang".Maria mengandeng tangan suaminya.
"Sean..Zea kami kesana dulu ya". Pamit Bian kepada mereka berdua.
"Iya kak".
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Siang berganti malam dan hari yang ditunggu tunggu telah tiba, ternyata Zea mengalami kontraksi kurang dari dua
Minggu dari perkiraan dokter.
__ADS_1
"shhhh...ahhh...Aduh mas perutku sakit banget". Zea menguncang lengan suaminya yang masih tidur.
"Mas Sean". Panggil Zea lagi
"Emmm...iya sayang kamu kenapa". Sean langsung bangun sambil mengumpulkan kesadarannya.
"Aku kayaknya udah mau lahiran perutku udah sakit dari jam 2 malam tadi". Jawab Zea sambil menahan kontraksi.
"Mau lahiran".Sean langsung panik.
"Tunggu sini dulu ya aku mau panggil mama sama papa". Sean langsung turun memanggil kedua orang tuanya.
Orang tua Sean memang sudah menginap semenjak kandungan Zea sudah mau memasuki HPL.
"Mama...Papa buka pintunya". Panggil Sean
"Iya ada apa Sean, tunggu sebentar." Jawab mama Mery.
"Ma Zea udah kontraksi sepertinya mau lahiran".
"Pa cucu kita udah mau lahir". Mama Mery langsung mengajak suaminya ikut ke rumah sakit.
Mobil yang dikendarai Sean sudah sampai di rumah sakit. Dokter yang menangani Zea langsung mengecek pembukaannya.
"Pak Sean pembukaan istri anda sudah lengkap sekarang proses lahirannya bisa dimulai". Kata dokter Nora.
" Baiklah Dok, lakukan yang terbaik buat istri dan calon anak saya". Sean langsung ikut kedalam ruangan untuk menemani Zea melahirkan.
"Ssshh ahhh aduh mas sakit".Zea mencengkeram bahu Sean sambil menahan sakit.
"Sabar sayang bentar lagi kita akan ketemu baby twins". Jawab Sean sambil mencium kening Zea.
"Siap ya Bu kalo saya suruh ngeden langsung ya buk". Dokter Nora memberi instruksi kepada Zea.
"Ayo Bu Zea ngeden"
"emmmm...sshhh huhuhu". Zea berusaha mengeluarkan bayi pertamanya.
__ADS_1
"Ayo Bu sekali lagi".dokter Nora teru memberi instruksi.
"huhuhu..eemmm".bZea terus mengeden.
"Ayo sayang kamu pasti bisa". Sean memberi dukungan sambil terus mencium istrinya.
oek oek oek
suara lengkingan bayi pertama terdengar di dalam ruangan serba putih itu
"Selamat ya Bu anak pertamanya perempuan cantik dan sempurna".
"Selamat ya sayang kita sudah jadi orang tua". Sean tidak berhenti mencium kening istrinya.
"sshhh iya mas". Zea meringis sambil tersenyum.
"Mas perutku sakit lagi". desis Zea
"Sepertinya baby kedua sudah yg tidak sabar ingin bertemu mommy dan Daddy nya juga". Kata dokter Nora sambil tersenyum.
"Ayo Bu Zea mengeden nya seperti yang pertama ya".
"eemmm...huhuhu"Zea terus mengeden
oek oek oek
Baby kedua akhirnya lahir juga
Dokter Nora langsung mengeluarkan baby-nya tapi dia pandangannya langsung menjurus kearah kaki bayi itu.
" Selamat ya baby nya sudah lahir semua yang ini tidak kalah cantik dari yang pertama.emm.. tapi". Dokter Nora menjeda ucapannya.
"Tapi kenapa dok". Sean langsung bertanya.
" Saya turut prihatin ya pak. Bayi yang kedua ada kelainan pada kakinya, panjang kakinya tidak sama". Dokter menjawab sambil menunduk.
"Bagaimana bisa Dok, sedangkan kami selalu rutin cek up dan Zea selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi". Sean menjawab sambil menggeleng kan kepalanya karena tidak percaya.
__ADS_1