
dua hari kemudian
Pagi ini Zea serta kedua anaknya sudah di perbolehkan pulang, Zea hanya pulang bersama suaminya saja karena mertuanya serta kakak iparnya sudah menunggu di rumah untuk penyambutan baby twins.
mobil yang dikendarai Sean sudah melesat di jalan raya dengan kecepatan sedang, dia sangat berhati hati mengendarai mobil karena mementingkan keselamatan anak dan istrinya.
Setelah menempuh jarak tidak begitu jauh akhirnya mereka sampai di kediaman Zamora,Sean segera turun untuk membuka pintu mobil bagian Zea sambil membantu Zea mengendong baby El karena Sean masih kukuh pada pendiriannya untuk tidak menganggap baby key sebagai anaknya sungguh miris nasib bayi itu hanya karena terlahir tak sempurna ayahnya sendiri membencinya.
"Welcome home baby twins". Terdengar suara teriakan Ken anak dari kakak Sean.
__ADS_1
"Selamat datang Zea dan baby twins yang super cantik". Maria juga tidak kala gembira menyambut kedatangan anak Zea dan Sean.
"Wow bibit loh memang super Sean bisa dapat anak cewek yang cantik-cantik".Bian juga ikut memuji sambil merangkul adik iparnya.
"Selamat datang cucu cucu Oma dan opa yang cantik". Sapa kedua orang tua Sean.
setelah acara sapa menyapa Meraka duduk di ruang tamu sambil berbincang-bincang di atas sofa. Zea sedang memberi susu kepada baby El di dalam kamar Meraka sedangkan baby key berada di gendongan Maria . baby key terlihat anteng berada di dekapan aunty nya.
"Iya Sean, yang dikatakan kakakmu itu benar dia tetap anak kamu bagaimana pun kodisinya. Coba kamu lihat baby key apa kamu tidak merasa bahwa dia begitu sangat mirip dengan mu tolong jangan bedakan dia dengan El Meraka itu sama tidak ada bedanya".Bian juga ikut memberi nasihat kepada sahabat sekaligus adik iparnya.
__ADS_1
Sedangkan orang yang diberi nasihat hanya diam tanpa memberi respon sedikitpun apalagi melihat kearah anaknya sendiri. Sunguh miris nasibmu nak ayahmu sendiri bahkan belum pernah menyentuh mu.
kadang takdir tidak sesuai dengan keinginan kita sudah memiliki keluarga yang harmonis,istri yang cantik, harta yang berlimpah bahkan bisa dikatakan sempurna.hanya saja karena memiliki anak yang cacat dia merasa dunia tidak adil bahkan dia membenci anaknya sendiri darah daging yang berasal dari benih nya. Aneh sekali.
"Sudahlah kak aku tidak mau membahas itu lagi,aku sudah bosan mendengarnya dari rumah sakit mama dan papa selalu saja menceramahi ku dan setelah sampai di rumah kalian juga ikut menceramahi ku. Keputusan ku sudah bulat aku tidak mau menganggap anak ini anakku aku hanya memiliki satu putri saja yaitu Elzeyra Sean Zamora saja titik tidak ada nama nya anak kedua walaupun mereka kembar."
"Tapi aku masih bersyukur mereka berdua kembar tapi tidak identik, aksi aku tidak perlu menutupi kalau anakku ada dua kepada semua orang". Setelah mengatakan itu Sean langsung berdiri dan meninggalkan ruang keluarga langsung menuju kamarnya.
"Semoga suatu hari nanti kamu menyadari kesalahan ini Sean". Maria hanya berharap kepada Tuhan.
__ADS_1
"Okey sayang nya aunty, meskipun Daddy mu tidak menyayangiml baby Key masih ada mommy, uncle Bian, kak Ken, Oma dan opa ya sayang". Maria langsung mengecup keponakannya itu sambil berkaca kaca sedangkan yang di kecup hanya memandang dengan bola mata berbinar sepeti merasakan bahwa dia tidak sendiri masih ada orang disekitarnya yang menyayanginya.