DahLia

DahLia
PERPISAHAN


__ADS_3

Bab 21


Dahlia kembali fokus.. Ia tak mau memikirkan keanehan yang terjadi pada nya.. Ia harus mendapatkan nilai yang baik..


Hari demi hari berlalu.. Hingga ujian pun berakhir... Bocoran dan selentingan sudah menyebar jika Dahlia lah siswa peraih nilai tertinggi.. Impian dan harapan nya pun terwujud..


Seminggu kemudian perpisahan pun di laksanakan.. Seluruh wali murid di hadir kan.. Bimo pun mengantar Dahlia dan Sukma menuju sekolah.. Panggung megah tertata sangat indah..


Juwita dan Barata pun ikut menghadiri perpisahan itu..


Susunan acara sudah di tata rapi..


Dan Dahlia di minta memberikan sambutan perwakilan kelas 12..


Dahlia pun naik ke atas panggung.. Dengan ke anggunan dan kesantunan nya ia mulai berbicara..


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Alhamdulillahirobbil alamiin.. Puji dan syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia dan nikmat Nya kepada kita semua sehingga kita dapat mengikuti acara perpisahan siswa siswi kelas 12 SMA BUMI PERTIWI..


 


Sholawat serta salam semoga selamanya terlimpah curahkan kepada nabi kita nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, kepada sahabatnya sehingga kepada kita ummatnya yang mahabbah kepadanya sampai yaumil akhir aamiin...


Yang terhormat Bapak kepala sekolah..


Yang terhormat Ibu Wakil kepala sekolah..


Yang terhormat guru-guru beserta staf TU SMA BUMI PERTIWI..


Serta orang tua wali murid dan teman-teman semua yang saat ini sedang berbahagia..


 


Saya Dahlia Nazia.. Mewakili seluruh siswa - siswi kelas 12 mengucapkan selamat kepada teman-teman semua atas pencapaian dan keberhasilan dalam mengikuti pembelajaran di SMA BUMI PERTIWI ini..


Sungguh berat rasanya untuk meninggalkan ini semua, karena kenang-kenangan yang telah terukir selama bersekolah disini sangatlah indah.


Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat.. Banyak kenangan yang telah kita lewati bersama.


Kami menyadari bahwa tidak akan lagi ada kegiatan pergi sekolah setiap pagi, upacara bendera dan omelan bapak dan ibu guru saat kami terlambat atau tidak mengerjakan tugas... "


Terdengar riuh suara tawa dari semua tamu yang hadir..


 

__ADS_1


" Hal itulah yang pasti akan sangat kami rindukan, kami juga akan merindukan teman teman semua dan tugas-tugas yang diberikan oleh Bapak Ibu Guru tentu nya..


Namun, kami menyadari bahwa masa-masa indah tersebut akan berlalu.. Masa SMA adalah masa yang paling indah yang tidak akan kami dapatkan kembali..


 


Kami juga berpesan kepada adik-adik kelas.. Untuk selalu rajin belajar dan melakukan kegiatan positif.. Serta gunakanlah waktu kalian dengan sebaik baik nya..


Jangan sia-siakan masa muda kalian, teruslah belajar karena ini akan menentukan masa depan kalian... Ingat yang muda yang berkarya... Bukan berarti yang tua tidak boleh berkar ya pak bu...


Terdengar lagi suara tawa dari tamu yang hadir..


Dan untuk teman-teman seperjuangan teruslah berjuang, bagi teman-teman yang ingin melanjutkan pendidikan nya semoga kalian dapat belajar di kampus yang kalian impikan dan belajar lah dengan giat.. Serta jadilah mahasiswa yang baik dan aktif..


Marilah kita tunjukkan bahwa SMA BUMI PERTIWI adalah penghasil mahasiswa mahasiswi yang berkualitas..


Bagi teman-teman yang ingin bekerja, semoga kalian sukses dan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan apa yang kalian harapkan..


Saya berpesan kepada teman-teman semua untuk lebih selektif dalam memilih langkah karena itu akan menentukan masa depan kita semua..


Semoga kita bisa bertemu lagi dalam waktu dan keadaan yang berbeda. Di mana kita semua telah menggapai cita-cita yang selama ini kita harap kan..


Hadirin yang berbahagia,


Sebelum saya mengakhiri pidato ini.. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru dan Juga kepada orang tua kami yang selalu mendukung kami, memberi semangat kepada kami untuk selalu berjuang menjemput masa depan kami.. Khusus nya saya ucap kan terima kasih untuk ibu Saya.. Yang telah berjuang seorang diri...."


" Dalam men dam pingi... Dan... " Suara Dahlia terdengar putus putus karna menahan tangis.. Seketika suasana menjadi haru..


Bapak kepala sekolah pun meminta Sukma untuk naik ke atas panggung...


Melihat Sukma.. Dahlia langsung bersimpuh di kaki Sukma.. " Terima kasih ibu...!" Tamu yang hadir pun ikut menetes kan air mata melihat apa yang di lakukan Dahlia..


Bimo nampak terharu dan menyeka air mata nya..


Sukma lalu mengangkat pundak Dahlia.. Lalu memeluk nya...


Ranti yang sedari tadi merekam dan mengabadikan moment itu pun ikut menangis..


Dahlia tak mampu lagi melanjut kan pidato nya.. Ia pun segera mengakhiri nya..


" Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan kali ini, jika ada kekurangan dan kesalahan dalam penyampaian.. Saya mohon maaf yang sebesar besar nya..


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.."


Semua pun menjawab salam Dahlia.. Lalu memberikan tepuk tangan..

__ADS_1


Acara demi acara pun berlalu.. Semua siswa dan Guru nampak berselfie..


Satu persatu... Orang tua murid dan siswa pun mulai meninggal kan sekolah..


Ranti dan kedua orang tuan nya mendekati Dahlia.. Sukma dan Bimo.. Mereka pun nampak berjabat tangan..


Ranti nampak tersenyum manis pada Bimo..


" Nak Dahlia.. Om ingin memberikan ini..!" Ucap Barata sambil memberikan kotak kecil pada Dahlia..


" Maaf om.. Apa ini..?" Ucap Dahlia sambil menerima kotak itu..


" Bokap gw pernah janji.. Mau ngasih lo hadiah.. Karna lo murid berprestasi.. Dan Bokap gw sekarang mo menepati janji nya..!" Ucap Ranti..


" Iya Nak Dahlia.. Terimalah..!" Ucap Juwita..


Dahlia lalu membuka kotak itu.. Alangkah terkejut nya Dahlia saat melihat isi di dalam kotak itu.. Logam mulia seberat 25 gram..


" Maaf om.. Tante... Apa ini tidak terlalu berlebihan...??" Ucap Dahlia..


" Tidak nak.. Simpan lah itu bisa kamu tabung untuk masa depan mu..!" Ucap Barata..


" Tapi om...??"


" Udah trima aja.. Kita lagi bahagia.. Karna kak Brama sudah sembuh.. Hanya tinggal nglancarin jalan aja..!"


" Oh ya...? Syukur Alhamdulillaah.. Salam untuk kakak mu..!" Ucap Dahlia..


" Kenapa gak lo hubungin sendiri aja..!" Ucap Ranti yang membuat Bimo menatap ke arah Dahlia..


Dahlia yang menyadari tatapan tajam Bimo pun hanya mampu tersenyum yang sedikit di paksakan..


" Terima kasih banyak Pak Bu.. Semoga apa yang bapak ibu berikan untuk anak saya menjadi ladang pahala di akhirat nanti..!" Ucap Sukma yang menyadari ke cemburuan Bimo..


" Aamiin... Sama sama bu.. Kalau begitu kami pamit dulu..!" Ucap Barata..


Dahlia dan Sukma pun nampak mengangguk dan tersenyum..


" Bang Bimo.. Ranti pulang dulu ya.. Titip hati ku...!" Ucap Ranti yang membuat Barata dan Juwita geleng geleng kepala melihat kelakuan putri nya..


Sementara Bimo hanya tersenyum tak memahamin maksud Ranti..


Setelah Ranti dan ke dua orang tua nya berlalu.. Bimo pun mengajak Dahlia dan Sukma untuk masuk ke dalam mobil dan pulang..


**** Selamat ya Dahlia... Kamu memang murid berprestasi..

__ADS_1


Jangan lupa like nya ya.. 🙏


 


__ADS_2