
Bab 63
" Mas Krisna..!" Ucap Dahlia yang menyadari kedatangan suami nya.. Dahlia langsung menghampiri Krisna dan mencium punggung tangan ya.. Dan Krisna pun mencium kening Dahlia..
Sherly dan Brama yang melihat kemesraan mereka pun nampak tidak suka..
" Apa yang terjadi sayaang.. Lehermu terluka.. Alex cepat bawa istri ku ke mobil.. Aq akan membuat perhitungan dengan orang yang berani melukai istri ku..!" Ucap Krisna yang nampak marah..
Dahlia tak berani membantah ucapan Krisna.. Dahlia pun berlalu menuju mobil bersama Alex..
Sementara Brama dan Daniel nampak merasa bersalah..
" Apa yang sudah kamu lakukan pada istriku..??" Tanya Krisna pada Sherly..
" Gadis sampah itu yang duluan menyakiti ku.. Dia menampar pipi ku berkali kali..!" Ucap Sherly sambil memegangi pipi nya..
" Yang sampah itu kamu.. Dan pantas saja kamu mendapat tamparan itu.. Jika perlu aq akan menyumpal mulut mu.. Namun aq tidak mau mengotori tangan ku dengan menyentuh mu..!!" Ucap Krisna.. Brama dan Daniel masih diam sambil memperhatikan perdebatan mereka..
" Jangan munafik kamu Krisna.. Dulu kalian memperebut kan ku.. Kenapa kalian sekarang mengejar gadis sampah itu..!!" Ucap Sherly sambil bergantian menatap Krisna dan Brama..
"JAGA MULUT MU.. SEKALI LAGI KAU MENYEBUT ISTRI KU GADIS SAMPAH.. MAKA AQ AKAN MEROBEK MULUT MU..!" ucapan kemarahan dan ancaman Krisna membuat Sherly dan mungkin orang lain yang mendengar nya pun nampak ketakutan..
" Dengar ya Sherly.. Aq tidak pernah memperebut kan mu.. Aq meninggal kan mu karna aq tau kamu tidak layak untuk ku.. Mungkin laki laki itu yang mau menerima mu..!" Ucap Krisna sambil menunjuk Brama..
Brama nampak terkejut dengan ucapan Krisna..
" Maaf.. Aq pun tak sudi menerima wanita materialistis seperti dia.. Aq pun meninggal kan nya setelah aq tau dia adalah kekasih mu..!" Ucap Brama membela..
" Kalian ini jahat ya.. Mencampak kan ku setelah bersenang senang dengan ku..!" Ucap Sherly sambil menangis..
" Tidak usah banyak Acting.. Dan gak usah bersandiwara.. Inti nya aq bahagia meninggal kan mu..!" Ucap Brama..
" Tapi aq lebih baik dari pada gadis kampung yang menjual diri dengan kecantikan nya itu hingga hamil dan di usir warga dari kampung nya sendiri..!!!!" Ucap Sherly mengulang kembali ucapan nya tadi..
Seketika Brama dan Krisna pun bersamaan ingin menampar Sherly.. Namun mereka urung kan dan hanya mampu mengepal kan tangan nya..
" Aq tidak mau lagi mendengar kau menghina istri ku.. Dan aq tidak segan segan membawa mu ke penjara.. Karna pencemaran nama baik istri ku..!!! Jadi jangan main main dengan ku..!!" Ucap Krisna mengancam Sherly..
Sherly nampak ke takutan..
" Dan kamu sebagai atasan Dahlia.. Kenapa tidak bisa menjaga keselamatan karyawan mu.. Hingga Dahlia bisa terluka hanya karna wanita seperti dia..!" Ucap Krisna sambil menujuk wajah Brama..
__ADS_1
" Maaf bukan seper....!!"
" Aq tidak butuh penjelasan mu.. Aq sudah melihat semua nya..!" Ucap Krisna yang kemudian berlalu meninggal kan mereka..
Brama terlihat sangat kesal dan merasa bersalah..
" INI SEMUA GARA GARA KAMU.. DASAR GAK PUNYA MALU..!!" Ucap Brama sambil menunjuk Sherly..
Brama dan Daniel pun segera masuk mobil dan meninggal kan Sherly...
Sherly nampak kessaal.. Ia pun juga masuk ke dalam mobil nya.. Ia tak jadi menemui seseorang yang sudah menanti nya di dalam restaurant karna pipi nya yang merah..
" Alex.. Sebaik nya kita langsung ke klinik.. Aq takut leher Dahlia infeksi terkena kuman kuku nya Sherly...!" Ucap Krisna di dalam mobil..
" Aq tidak apa apa mas.. Aq baik baik saja.. Hanya sedikit perih..!"
" Sudah jangan banyak bicara.. Aq menghawatir kan mu..!"
Dahlia pun nampak diam.. Ia tak membantah lagi.. Tak lama.. Alex pun membelok kan mobil ke klinik Azizah..
Beberapa saat menunggu.. Nama Dahlia pun di panggil.. Dahlia dan Krisna segera masuk ruang dokter..
" Ini dok.. Leher istri saya terkena cakaran..!" Ucap Krisna..
Dokter Azizah pun kemudian melihat leher Dahlia yang luka.. Di bantu perawat.. Dokter Azizah membersih kan luka di leher Dahlia.. Lalu mengoles nya dengan Cream..
" Luka nya tidak parah.. Tapi tetap harus di obati.. Takut terjadi infeksi.. Ini saya beri kan obat crem.. Tunggu sampe kering ya.. Setelah itu cuci dengan air bersih..! Oles kan 3x sehari..!" Ucap Dokter Azizah..
Dahlia dan Krisna pun nampak mengangguk..
" Ini juga ada antibiotik.. Jangan lupa di habis kan ya..!"
Setelah selesai.. Krisna pun segera menyelesaikan administrasi.. Kemudian kembali ke rumah..
Tiba di rumah.. Krisna dan Dahlia masuk ke dalam.. Sementara Alex kembali ke kantor karna mobil yang mereka gunakan adalah mobil kantor..
" Lho kok jam segini udah pulang..??" Tanya Salma..
" Iya kak.. Ada insident tadi..?" Jawab Krisna..
" Insident apa..??"
__ADS_1
" Leher Dahlia di cakar Sherly..!!"
" Haaah kok bisa..??" Tanya Salma sambil melihat leher Dahlia..
" Gak papa kok kak.. Mas Krisna sudah membaku ke klinik..!" Ucap Dahlia yang melihat Salma nampak kwatir..
" Oh syukurlah.. Sekarang ceritakan kenapa bisa terjadi seperti ini..???"
Dahlia dan Krisna pun mulai bercerita.. Dan Salma menjadi pendengar setia.. Walau sesekali ia juga nampak emosi..
" Maaf kan aq ya mas.. Aq sudah membuat mas malu dengan masa lalu ku..!" Ucap Dahlia yang nampak sedih dan hampir menetes kan air mata..
" Jangan bicara seperti itu.. Aq tidak peduli dengan masa lalu mu.. Aq hanya tidak suka jika ada orang yang merendah kan mu..!!" Ucap Krisna sambil memeluk dan mencium kening Dahlia..
Salma yang melihat mereka pun ikut terharu..
" Kakak bangga pada kalian.. Semoga kekuatan cinta kalian mengalah kan apapun godaan di luar sana..!!" Ucap Salma..
" Aamiin.. Makasih kak..!"
****
Sementara itu Brama nampak terlihat kesaal..
" SiaaaaL.. Gara gara Sherly aq jadi terlihat seperti laki laki paling bodoh..!! Aq membuat Dahlia ibu dari anak ku jadi terluka..!!" Ucap Brama sambil menendang kursi sofa yang ada di dalam kantor..
" Pelan kan suara mu.. Jangan sampai karyawan lain memdengar ocehan mu..!!" Ucap Daniel..
" Iya.. Tapi aq tidak suka dengan tuduhan Krisna..!"
" Ya wajar saja kalau dia kecewa.. Dahlia kan istri nya.. Kamu liat sendiri tadi bagaimana Krisna memperlakukan Dahlia.. Dia suami yang sangat menyayangi istri nya.. Melihat istri nya terluka padahal ada kita pasti lah Krisna menilai kita tidak pecus menjadi laki laki.. Apalagi menjadi atasan Dahlia..!"
" Ini semua gara gara Sherly.. Kita kecolongan.. Bagaimana jika Krisna tidak mengijinkan Dahlia bersama kita lagi..???"
" Itu juga yang sedang aq pikir kan bos.. Semoga Krisna tidak membawa masalah pribadi ini dengan urusan kantor..!"
" Semoga..! Kita lihat saja besok Dahlia datang atau tidak... Apa sebaik nya aq kerumah nya.. Sekaligus aq ingin bertemu Tania..??!!"
***** Hayoo Kira kira Krisna masih mengijinkan Dahlia bekerja pada Brama gak ya..??
Jangan lupa like nya.. 🙏
__ADS_1