DahLia

DahLia
BRAMA 2


__ADS_3

Bab 84


" Guubraaak..!"


Ponsel Dahlia terjatuh saat bertabrakan dengan seseorang..


" Kak Bramaaa...!!!!" Ucap Dahlia terkejut..


" Bagaimana keadaan Tania..!!" Ucap Brama sambil mengguncang tubuh Dahlia...


Dahlia hanya terdiam sambil meneteskan air mata.. Aku akan donor kan darah untuk Tania.. Untuk putri ku..!" Ucap Brama..


" Tidak..!!! Dia bukan putri mu..!!!" Ucap Dahlia sambil menatap nanar penuh kebencian


" Dia putri ku.. Aq sudah melakukan tes DNA.. Dan Tania adalah putri ku..!!!"


" TANIA ADALAH PUTRIKU..!!" Ucap Krisna yang tiba tiba sudah berada di antara mereka..


" Kamu tidak perlu mendonor kan darah mu.. Sebentar lagi.. Akan ada orang yang siap mendonorkan darah nya..!!" Ucap Krisna lagi..


" Tidak...!!! Aku yang akan tetap mendonorkan darah untuk Tania putri kandung ku..!!" Ucap Brama ketus..


" Kamu tidak ada hak atas Tania.. Karna kamu tidak pernah ada saat Tania lahir maupun dalam kandungan.. Apalagi membesarkan nya..!" Ucap Krisna yang tak mau kalah..


Perdebatan mereka membuat Dahlia semakin menangis.. Sementara Salma tak berani memberi komentar..


Tak lama dokter pun datang..


" Maaf pak.. Apa pendonor nya sudah datang.. Pasien sangat kritis dan harus lekas di transfusi..!"


" Sudah dok.. Saya orang nya..!" Ucap Brama yang langsung mendekati dokter itu..


" Baik lah pak mari ikut saya..!!"


Brama pun berlalu dan mengikuti langkah dokter..


" SiiiaaaL kenapa Brama harus datang.. Apa kakak yang sudah menghubungi nya..???" Tanya Krisna Sambil menatap Salma penuh rasa kessaaL..


" Maaf kan kakak.. Brama yang terlebih dahulu menghubungi kakak.. Dan memang kakak yang memberi tahu Brama tentang apa yang teejadi.. Karna Brama merasakan apa yang terjadi pada Tania..!" Ucap Salma yang nampak sedih..


Tak lama Alex pun datang dengan mengajak seorang pendonor..


" Bos ini orang yang akan mendonor kan darah nya..!" Ucap Alex..


" Terlambat.. Kenapa lama sekali..???!! Brama sudah terlebih dahulu datang dan mendonor kan darah nya..!!" Ucap Krisna marah..


" Maaf Bos.. Aku langsung bertindak saat bos menghubungi ku..!!" Ucap Alex membela..


" Sudah lah mas.. Bukan salah pak Alex.. Pak Alex sudah berusaha semaksimal mungkin.. Lebih baik kita. berdoa Semoga Tania terselamat kan..! Ucap Dahlia dalam tangis nya..


Krisna pun memeluk Dahlia..

__ADS_1


" Maaf kan aq sayaaang...!" Ucap Krisna sambil mencium pucuk kepala Dahlia..


Tiba tiba Bimo datang dengan tergesa gesa..


" Neng Dahlia.. Bagaimana keadaan Tania..??"


Ucap Bimo sambil mendekati Dahlia yang berada dalam pelukan Krisna.. Dahlia pun menoleh ke arah Bimo.. Lalu melepas kan pelukan nya..


" Mas Krisna... Neng Dahlia.. Bagaimana keadaan Tania..??" Ucap Bimo mengulang pertanyaan nya..


" Tania masih Kritis..!" Jawab Krisna singkat..


" Aq siap mendonor kan darah untuk Tania mas.. Kebetulan golongan darah ku sama..!"


" Terimakasih.. Brama sudah mendonor kan darah nya..!" Jawab Krisna..


Bimo nampak terkejut mendengar jawaban Krisna.. Lalu Bimo memandang Dahlia.. Dahlia nampak menunduk dan membenamkan wajah nya di pelukan Krisna.. Terdengar isakan tangis Dahlia.. Krisna pun membali memeluk nya..


Alex dan Salma masih terpaku.. Alex sudah menyuruh pulang orang yang ia bawa untuk mendonor kan darah nya.. Suasana terdengar hening.. Hanya suara isak tangis Dahlia yang terdengar..


Beberapa saat kemudian.. Nampak perawat keluar dari ruangan..


" Maaf.. Keluarga pasien atas nama Tania..?"


Ucap perawat itu.. Dahlia dan Krisna pun langsung mendekat..


" Ya sus..!" Ucap Krisna..


" Saya sus..!" Ucap Bimo yang kemudian juga mendekati perawat itu..


" Maas..?" Ucap Dahlia sambil menatap Krisna seolah meminta persetujuan..


Krisna nampak diam.. Ia bingung.. Karna hanya ada Bimo yang saat itu bisa menolong dan di butuh kan..


Tanpa pikir panjang.. Bimo langsung mengikuti perawat yang meminta nya untuk segera masuk ruangan..


Setelah mendonor kan darah.. Brama dan Bimo nampak dalam satu ruangan yang sama.. Mereka sangat terkejut saat bertemu..


" Kamu..??" Ucap Brama sambil berbaring setelah melakukan transfusi..


" Kak Brama..!"


" Apa kamu mendonorkan darah mu untuk Tania juga..??" Tanya Brama..


" Iya.. Apapun akan aku lakukan untuk membantu neng Dahlia..!"


" Tidak usah kamu berharap banyak.. Dahlia tidak akan kembali pada mu.. Lagi pula kau akan menikah dengan Ranti.. Awas saja kau menyia nyiakan adik ku..!"


" Ya aku tahu.. Begitu pula dirimu.. Aku juga tau kau sebenar nya masih menginginkan kan Dahlia..!" Ucap Bimo tak mau kalah..


" Kita sama sama pernah jatuh cinta pada Dahlia.. Tapi percuma saja.. Saat ini Dahlia sudah milik Krisna.. Tapi aku masih memiliki Tania.. Buah hati ku bersama Dahlia..!" Brama nampak tersenyum meledek..

__ADS_1


" Tidak usah bangga.. Kau mendapat kan Tania dengan cara bejat..!"


" Apapun itu.. Tania adalah putri ku darah daging ku.. Dan aku ucapkan terima kasih kau mau mendonor kan darah mu..!!"


" Aq melakukan nya untuk Dahlia dan Tania.. Bukan untuk mu..!"


" Apapun itu terserah menurut mu saja..!"


Beberapa saat kemudian.. Brama dan Bimo pun keluar ruangan setelah dirinya merasa sehat..


Salma langsung menghampiri Brama..


" Terima kasih..!" Ucap Salma..


" Kau tidak perlu berterima kasih pada ku.. Sudah kewajiban ku menolong putri ku..!!" Jawab Brama..


" Jangan katakan dia putri mu kak.. Aku benci kamu..!!" Ucap Dahlia penuh emosi..


" Aku akui aku salah.. Tolong maaf kan aku..!" Ucap Brama yang langsung bersimpuh di kaki Dahlia.. Seketika Dahlia langsung mundur..


Nampak beberapa orang yang melihat itu.. Namun Brama tak memperdulikan nya..


" Bangun kak.. Jangan seperti itu..!" Ucap Dahlia..


" Aku tidak akan bangun sebelum kau memaaf kan aku..!!"


" Bangun lah.. Ini rumah sakit..!" Ucap Krisna..


" Bilang pada istri mu untuk memaaf kan aku..!!"


" Aku tidak berhak untuk mengatakan itu..!"


" Baik lah jika kau tak mau mengatakan nya..!! Dahlia.. Aku katakan sekali lagi.. Maaf kan aku.. Jika kau tidak memaaf kan ku.. Aku akan membawa putri ku jauh dari mu..!!"


" Plaaaak..!!!" Seketika Dahlia langsung melayang kan tamparan di pipi Brama..


Semua orang nampak terlejut..


" TEGA TEGA NYA KAKAK BICARA SEPERTI ITU.. DI SAAT SITUASI SEPERTI INI..!!" Ucap Dahlia penuh Emosi..


" Mohon jangan buat keributan di sini.. Ini rumah sakit..!" Ucap Pak Satpam yang melihat kejadian itu..


Semua pun nampak terdiam.. Brama sangat menyesali perkataan nya..


Salma nampak kecewa pada Brama dan menarik nya menjauh dari Dahlia dan Krisna..


Alex dan Bimo juga nampak kessal pada Brama..


*** Hayooo Gimana Dahlia akan memberikan maaf.. Brama malah bicara seperti itu..


Jangan lupa like nya.. 🙏

__ADS_1


__ADS_2