Dark Heaven

Dark Heaven
Chapter 11


__ADS_3

Beberapa Waktu


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


...[ Status ]...


...Nama : Ren...


...Ras : High Human...


...Elemen : Void ( Aktif ) | Blood ( Aktif ) | Ice ( Aktif) | Dark Fire ( Aktif) | Kegelapan ( Pasif ) | Cahaya ( Pasif )...


...Kapasitas Mana. : Unknown....


...《Intimidasi Aura Level 10》...


' Elemennya bertambah? Bahkan Intimidasi Aura juga naik level ' Pikir Ren.


Nine yang berada disampingnya merasa sangat terkejut, dia baru pertama kali melihat Seorang yang tidak memiliki mana sama sekali.


Dia melihat Ren yang diam ditempatnya, mengira bahwa Ren merasa shock.


"Ma-maaf tuan, Saya kira Crystal Orb nya sepertinya rusak, jadi saya akan mengulanginya dengan Crystal Orb yang baru " Ucap gelisah Nine


" Tidak "


" A-apa tuan? "


" Ini sudah cukup " Ucap datar Ren menanggapi pertanyaan Nine.


Nine yang mendengar hal tersebut merasa tidak enak terhadap Ren. Lalu ia memaksa Ren untuk menerima Black Card V.I.P. Awalnya Ren menolak lantaran ia tidak mau, Namun Nine menambahkan alasan


' Ini untuk sebagai kompensasi atas kesalahan saya, jadi mohon untuk diterima '. Jadi dengan terpaksa Ren menerimanya.


" Oh ya, Bisakah kamu datang ke Gedung Asosiasi Pengawasan Blaze besok hari? " Ucap Nine.

__ADS_1


" Ya " Balas Ren.


Begitulah Acara Pemeriksaan Blaze hari ini, semua orang kembali melihat ke arah Ren yang turun dari panggung dan disaksikan para murid dengan menampilkan wajah yang beragam.


<><><>


" Kau baik-baik saja, Ren? " Tanya khawatir Liliana.


" Ya, Tak perlu cemas " Balas Ren dengan monoton.


" Ayo kita pulang "


" Hmn "


Ketika Ren dan Liliana hendak pergi pulang bersama sore ini, Namun ia didekati oleh Pria berseragam Jas hitam mahal dengan memakai kacamata lalu dibelakangnya terdapat beberapa orang bodyguard.


" Kau tak apa tuan muda? " Ucap Pria berjas hitam tersebut kepada Ren.


" Ya, Kosongkan jadwalku besok hari "


" Tentu Tuan Muda " Balasnya


" Dan bisakah kamu membelikan gadis disebelahku ini beberapa pakaian? "


Pria tua berjas hitam tersebut pun segera melirik gadis berambut putih yang berada disamping Ren lalu tersenyum kecil dan mengangguk sebagai balasan.


Liliana tahu bahwa pria tua berjas hitam tersebut merupakan Wakil Direktur sekaligus Asisten Terpercaya, Direktur atau pimpinan RenX Corporation yang terkenal karena kemisteriusannya. Bahkan beberapa orang percaya bahwa Pimpinan perusahaan tersebut masih sangatlah muda.


Liliana merasa curiga sekaligus bingung, hubungan apa yang dimiliki oleh Ren dengan Pria tua berjas hitam tersebut.


Ketika mendengar Ren meminta Pria tua berjas hitam tersebut untuk membelikannya pakaian untuknya ia segera menolaknya, namun dihentikan terlebih dahulu oleh Ren dan ia lun menerimanya.


" Tidak, aku bisa berjalan dengannya " Balas Ren dengan Melirik kearah Liliana.


" Baiklah, Kalau begitu saya pamit, Permisi " Ucap Pria tua berjas hitam tersebut.


Mereka berdua pun melanjutkan perjalanan pulang mereka tanpa adanya halangan sedikit pun.


Namun, Ren tidak menyadari bahwa ada seseorang yang tadi sempat menguping pembicaraan mereka.


" Itu Kan Wakil Direktur RenX Corporation?!! " Ucap Pria tua di samping jendela kantor.


" Apa hubungannya ia dengan Ren? " Sambungnya lagi.


" Sudah kuduga ia anak yang menarik " Lanjutnya yang kemudian pergi.


Hari-hari telah berlalu sejak pemeriksaan tersebut. Banyak siswa yang sudah mengakrabkan diri mereka dengan para murid dari Academy Shikato.


Sekolah menerapkan ketetapan untuk para murid yaitu mencampurkan murid sekolahnya dengan Para murid dari Academy Shikato.


Jadi itulah yang membuat Bertambah tingginya Gedung-gedung sekolah serta para kelas yang diperluas untuk menampung antara kedua pihak sekolah.


Kegiatan murid-murid entah kenapa menjadi sangat berisik, dapat didengar oleh orang yang lain yang berada diluar.


Kegiatan Pembelajaran ditambah dengan adanya pelatihan untuk para Blaze serta beberapa program tambahan yang akan diadakan oleh kedua pihak sekolah serta kompetisi. Beberapa minggu lagi hingga mulainya Kompetisi tersebut.

__ADS_1


Kompetisi diadakan untuk menambah hubungan persahabatan antara beberapa negara-negara yang lain.


Back To Story....


Awalnya para siswa sedang asyik bercanda beberapa menit sebelum mereka melihat Ren dan Liliana berjalan bersama.


Sejak Pemeriksaan tersebut entah kenapa Liliana memaksa kepala sekolah untuk ditempatkan dikelasnya Ren, hingga akhirnya Pak Roland pun menyetujuinya.


Ia pun memaksa Ren untuk tetap selalu berjalan bersamanya. Ketika Ren ingin menolak hal tersebut, namun ia tahu apa yang akan selanjutnya terjadi jika menolaknya dan ia menerimanya dengan pasrah.


Para murid yang melihat mereka berdua merasa iri sekaligus kesal dengan Ren, Kenapa harus seorang Incompeten yang lebih dekat dengan Liliana, Begitulah pikir mereka.


Hari-hari Ren berjalan seperti biasanya, namun sejak pemeriksaan banyak orang kembali membully nya dan mempermalukannya, walaupun begitu Ren menghadapinya dengan tenang dan datar.


SMA Pelita Nasional, Siang hari, Kelas.


" Baiklah anak-anak hari kita akan mengadakan latih tanding dengan kelas lain agar kalian menjadi terbiasa dengan Blaze kalian. Segera ke Colovarium! Dan berganti bajulah! " Ucap Seorang Guru.


"""" Baik Pak """" Balas Para murid terkecuali Ren dan Liliana.


( Note: ColoVarium merupakan tempat pelatihan dan juga bisa sebagai tempatnya para Blazer untuk melatih kekuatan mereka. ColoVarium memiliki alat yang dapat membuat pelindung transparan yang sangat sulit untuk dihancurkab namun dapat dihancurkan jika ia seorang Blaze tingkat S ke atas ColoVarium juga memiliki fasilitas berupa lapangan yang sangat besar, ruang kesehatan, Ruang persenjataan,. kantin, dan juga beberapa kamar istirahat )


Terlihat banyak murid dari beberapa kelas yang berada di ColoVarium untuk Latih tanding. Mereka dibimbing dengan Pelatih mereka masing-masing.


Untuk Kelas Ren, mendapatkan seorang pelatih yang bernama Alfred Alfonso - Grade S.


" Baiklah anak-anak! Apakah kalian siap bertanding kali ini?! " Teriak Pak Alfred kepada murid kelas yang Ren tempati.


" Woahh!!!!" Balas semangat semua orang.


" Sepertinya kalian kurang dua orang dari kelas kalian, dimana teman kalian? " Tanya Pak Alfred.


" Mereka berdua disana pak! " Ucap Salah satu siswa menjawab dan menunjuk ke arah Ren dan Liliana berada.


Seketika Seluruh murid IPA XI A termasuk Pak Alfred melihat arah yang ditunjuk dan menemukan Ren yang tidur dan Liliana yang sedang membaca buku dibawah pohon di pinggir lapangan.


Mereka berdua menarik banyak perhatian seluruh siswa yang berada di ColoVarium banyak dari mereka menatapnya dengan sinis, rasa iri, dan hal negatif lainnya.


" Halo! Seluruh siswa! " Ucap seorang Pak Satou yang merupakan guru dari pihak Academy Shikato.


" Hari ini saya akan menjadi wasit. Peraturannya adalah tiap kelas harus memberikan 2 orang untuk bertanding. Masing-masing tim kelas mereka akan memperebutkan sebuah Ikat Tali yang berada dilengan mereka, jadi bekerja samalah. Selanjutnya yaitu dilarang membunuh, tidak boleh menggunakan sihir level 3 keatas, dan terakhir, jika ada murid yang pingsan dan tidak dapat bergerak selama 10 detik maka dia akan dinyatakan gugur, kalian mengerti!? " Lanjutnya.


"""" Iya!! """ Balas semua murid dengan semangat


" Baiklah Mari kita mulai! "


To Be Continue......


Jangan Lupa Like, Rate, Vote, dan Comment sebanyak-banyaknya!!


Perbanyaklah Sharing dengan yang lain!!


#StayHealth!


#StayToon!

__ADS_1


#KeepStrong!


Semangat Guys!!


__ADS_2