
"Kakak-kakak kalian semua berpelukan, masak liem tidak diajak sih" ucap liem yang datang tiba-tiba sambil memanyunkan bibirnya .
Kami semua terkejut melihat kedatang liem, adik bungsu kami, Dan sangat gemas melihat ekspresi wajah liem yang cemberut karena tidak kami ajak berpelukan Dan tertawa bersama, kami pun akhirnya berjongkok smbil memeluk liem dengan manja, kami juga tersenyum bahagia, kulihat mama sekilas sedikit tersenyum melihat kearah anak-anaknya, kami begitu bahagia melihat mama, tanpa kami tahu bahwa ini adalah Hari terakhir kami berbahagia.
Akupun mengajak seluruh keluarga makan, tanpa kami sadari kami semua pingsan satu persatu di meja Tak terkecuali mama. aku sangat bingung dengan situasi ini, karena aku sendiri juga pingsan setelah memakan makananku.
"Aaaarrrggghhhhhhhhh...........
Akupun terbangun mendengar teriakan mama, kulihat samar-samar mama diseret rambutnya oleh seseorang yang sepertinya aku kenal, dia adalah paman burhan, sahabat Papa Dan mama,
"Kau seharusnya tahu Hari ini Akan datang makko, jika saja kau tidak menyakitiku waktu itu dengan memilih Jimmy, mungkin nasibmu tidak Akan setragis ini", ucap burhan tersenyum keji.
__ADS_1
Mama yang jiwannya memang terganggu hanya tertawa kecil, sambil melihat kearah burhan, Dan itu membuat burhan Naik pitam, Dan menjambak rambut mama Dan mendorongnya me tembok, mama hanya bisa meringis kesakitan oleh perbuatan paman Burhan.
dari sisi seberang kulihat istri paman burhan yakni Bibi yanti, yang memegang pisau tajam, Dan mendekati mama Dan paman Burhan, paman Burhan yang meninggalkan mama sekilas, langsung di dekati oleh tante yanti, Dan sesegera tante yanti menancapkan pisau tajam itu ke arah leher mama.
"Tidaakkkkkkkkk......., MAAMMAAAAAAAA...., teriakku histeris, membangunkan adik-adikku Dan kakakmu Daniel yang juga bangun dari tidurnya di tempat itu,
melihat kejadian di depan matanya itu, mereka menangis histeris, Tak terkecuali Karina, yang pingsan setelah melihat mama kami, dibunuh secara sadis di depan kami, kami sangat terpukul karena sekarang serasa menjadi yatim piyatu.
Burhan yang terkejut karena yanti istrinya, membunuh ibuku, segera mendekatinya Dan menamparnya.
"Maaf pa, mama hanya ingin rencana Kita cepat selesai" ucap yanti merunduk karena takut tatapan tajam burhan.
__ADS_1
"ya sudah, tidak Ada gunanya marah- marah dengan istri bodoh sepertimu" ucap tajam burhan.
Yanti kembali merunduk lalu tersenyum sekilas, Dan aku ingat senyuman itu, senyuman kepuasan karena ambisi yang selama ini terpendam akhirnya terpenuhi, tanpa ku ketahui, ternyata burhan menatapku dengan tersenyum licik.
"Wah apa yang kita punya disini, bukankah ini Kavita, ternyata kau benar-benar mirip dengan ibumu, sebagai hadiah karena kecantikanmu sangat mirip dengannya, aku Akan membiarkanmu melihat bagaimana Kematian saudaramu yang lain terlebih dahulu", ucap Marco sinis, akupun yang mendengar kata-katanya, cuma bisa memohon padanya, sambil menggeleng-gelengkan kepalaku tapi malah mendapat tertawa kecil dari Marco, yanti beserta keluarganya yang lain yang juga mengepung keluargaku di sini.
kulihat Dami Dan suaminnya mendekati liem, adik bungsuku, mereka merebut pakasa liem dari Karina Dan kak Daniel, yang Tak kuasa menahannya, karena masih lemah karena racun yang bersampur dengan makanan yang dimasukan nyonya vinna , yang ternyata salah satu dari mereka, yang saat ini berdiri di belakang Daniel, sambil mencengkram rambutnya, dengan sangat cepat suami Dami menjungkalkan Kursi roda liem, hingga akhirnya terjatuh tengkurap dilantai.
aku yang terpaksa melihat kesakitan yang di derita liem karena perlakuan mereka, merasa sangat teriris, tatkala kulihal liem menangis kesakitan Dan memohon pada dami Dan suaminnya, kulihat liem ditendang perutnya oleh dami Dan suaminya, hingga tersungkur kesukitan bernafas, aku menangis Dan memohon pada mereka untuk tidak menyakiti liem adiku, tapi terlambat, senjata mereka telah menusuk jantung liem , Dan seketika liem hanya menatapku Dan akhinya tersungkur meninggal ditempat, diiringi oleh tawa pasangan suami istri itu, aku benar-benar kehilangan kata-kata karena Kematian liem, Dan akhirnya aku kembali terduduk lemas di tempatku.
mereka semua yang berada di tempat itu hanya tertawa melihat kami yang seperti mangsa empuk didepan mereka, Dan kulihat burhan memberikan aba-aba, seakan mengisyaratkan, korban selanjutnya, aku begitu terkejut setelah ternyata adiku Karina yang menjadi korban selanjutnya.,
__ADS_1
kulihat 2 pemuda kembar yang mendekati Karina , mereka adalah Ren Dan ron, adik dari Cindy Dan mini anak perempuan burhan, yang juga Ada ditempat itu, sebenarnya Ren Dan ron menyukai Karina, tapi Karina menolak mereka berdua karena tidak suka kenakalan mereka yang suka berganti-ganti pacar, Dan itu membuat mereka marah Dan menyetujui rencana jahat keluarganya.
kuliahat sikembar itu mulai menelanjagi Karina, karina yang histeris tidak bisa melakukan perlawanan hanya pasrah pada perlakuan mereka, mereka menodai Karina ,melecehkannya di depanku Dan kak Daniel, kak Daniel yang berusaha bangkit segera berjalan menuju tempat Karina Dan berusaha menolongnya, tapi sia-sia, karena nyonya vinna yang sendari tadi menahan diri, akhirnya menghunuskan pisau ke punggung kak Daniel, seketika kak Daniel ambruk di tempat, darah kembali mengalir di tempat ini,