
Matahari terbit dari ufuk Timur, menandakan pagi telah tiba, sepasang Mata cantik mulai terbuka Dan mengawasi ruangan yang menurutnya asing disekitarnya.
"Ouchhh..., sakitt..., dimana aku?" sambil memegangi bahu kirinya yang tertembak.
"Kau sudah sadar Kavita..?"
"Yasha.., kaukah itu..?"
"Iya., apa kau sudah baikan" menghampiri Kavita.
"iya..., sepertinya..., terima kasih"
"Mandilah, aku sudah menyiapkan pakaian ganti untukmu"
"Tapi Yasha, aku hanya bisa memakai baju warna hitam saja saat ini"
"Kenapa seperti itu?"
(Tertunduk)" karena sumpahku sendiri).
Baiklah mandilah dulu, aku Akan menyiapkan Dres hitam, pakaianmu yang sudah berbau anyir itu, aku taruh di Sana, aku terpaksa membukanya, karena lukamu"
"Tidak apa-apa, Dan terima kasih"( berjalan kamar Mandi).
15 menit kemudian, Kavita keluar dengan rambut basah Serta menggunakan piyama membuat kesan seksi dimata kaum Hawa, Yasha yang melihat itu hanya bisa menelan ludahnya.
"mmmm, ini pakaianmu Kavita".
"terima kasih, kau baliklah badan dahulu, aku mau berganti sekarang.
Yasha akhirnya berbalik badan, menuruti kata-kata Kavita.
"sudah"
__ADS_1
Yasha akhirnya membuka matanya, Dan terpanjat menyaksikan kecantikan Kavita, dengan balutan Dres hitam seksi ,"Kau benar-benar cantik Kavita"
"tentu saja" ucap Kavita
Yasha Dan Kavita benar-benar tertawa dengan suasana perbincangan mereka, mereka benar-benar sudah mulai dekat satu sama lain.
"apa kau ingin membahas sesuatu denganku Kavita..?"
"Apa maksudmu Yasha.?"
"Maaf bukan maksudku lancang atau ikut campur, tapi dari semalam kau mengigau sesuatu yang membuatmu menangis"
"Hahaha, sepertinya kau begitu perhatian denganku Yasha"
"Kavita, aku hanya ingin kau membagi masalahmu denganku, bukankah Kita berteman?.., aku hanya ingin menolongmu"
"Baiklah, anggap saja ini hadiah karena kau sudah menolongku".
"Maafkan aku, Kavita sudah ikut campur"
Kavita mulai menceritakan kisah pilu, tentang hancurnya keluarganya, pembantaian seluruh keluarganya di depan matannya, penghiantan orang-orang terdekat, sampai dirinya seperti sekarang ini, menjadi seorang pembunuh berdarah dingin.
Yasha yang begitu terkejut mendengar kisah pilu Kavita, mulai paham Dan mengusap air Mata Kavita yang sempat menetes, dia sangat begitu kasihan mendengar keluh kesah Kavita tentang kisah hidupnya, hingga akhirnya dia mulai mengerti tentang dendam Dan sumpah yang Kavita ucapkan dengan pakaian hitam yang biasa dipakainya.
(Memeluk Kavita)" Kavita , apapun yang terjadi aku Akan selalu Ada untukmu, Disaat kau butuh bantuan, maka aku Akan selalu Ada untukmu"
(Terkejut)" Yasha...., terima kasih..." sambil membalas pelukan Yasha.
Hari telah menjelang sore, Kavita mulai berpamitan bergegas untuk pulang, sebenarnya Yasha sudah memintanya untuk tinggal bersama dengannya sementara waktu, tapi Kavita menolak, dengan alasan tidak ingin melibatkan orang baik seperti Yasha dalam masalah, apalagi misinya adalah misi berbahaya, hanya diperuntukan untuk para penjahat berbahaya.
******
Sesampainya dimobil,
__ADS_1
" Hmmm, Hari yang melelahkan...."
Kavita mulai mendengar radio yang membahas tentang Kematian para keluarga Burhan, Kavita tersenyum sembari meneteskan air matanya.,
" dami Dan suaminya Dan sikembar sudah ke selesaikan, tinggal beberapa bangkai bajingan lagi yang tersisa, Kalian tunggu saja , maka aku Akan menghampiri Kalian satu persatu.
Klikk.....,
Sebuah pistol di todongkan pada kepala Kavita, sontak Kavita mengerem mendadak,
"Apa maumu Tuan, Dan sedang apa kau berada di dalam mobilku, keluarlah..., atau aku tidak Akan membiarkanmu hidup Kali ini.
"Cehh, apa kau sedang berkompromi denganku, lebih baik kau menuruti kata-kataku, sebelum tarikan pistol ini menghancurkan kepalamu" ucap seorang polisi, yang sendari tadi bersembunyi di mobil Kavita, Tak lain adalah Mark Abraham.
"hahaha, atas dasar apa kau yang seorang polisi mengancamku?" ucap Kavita yang melihat seragam Mark dari spion, meskipun wajahnya tidak terlihat.
"apa kau berfikir aku yang seorang polisi ini bodoh, rumah sakit ini dilengkapi oleh CCTV, meskipun tidak melihat caramu membunuh, tapi setidaknya aku masih Cara berdandanmu, Dan untung saja, CCTV di parkiran Mobil ini tidak dirusak, maka aku bisa menangkapmu dengan mudah"
Deg..
Kavita benar-benar memikirkan kebodohannya, bagaimana dia lupa dengan CCTV di parkiran, ditambah lagi senjatanya tertinggal di ruangan pribadi Yasha, ahhh.., semua kacau....
"Kau tidak bisa menahanku Tuan polisi, kau tidak punya bukti kuat untuk menahanku, atau membawaku ke Kantor polisi" Ucap Kavita lantang.
"tentu saja tidak, tapi aku sendiri yang Akan mengintrogasi Dan menahanmu" ( mengambil borgol, Dan memborgol tangan Kavita ke belakang)
"ahh, kau tidak bisa menahanku, mau kau bawa kemana aku?"
"ke tempat persembunyianku"
Mark keluar dari mobil, Dan menghampiri ruang kemudi Kavita, Dua tatap muka bertemu Dan saling mengagumi satu sama lain,
Mark yang tidak menyangka bahwa Kavita memiliki Paras yang indah, wajah cantik tapi sendu, dengan bentuk badan super seksi, membuat mark terdiam Dan langsung membopong gadis cantik tersebut, sementara, Kavitapun ikut mengagumi wajah tampan Mark, pria berbadan atletis, dengan lengan kekar membopong tubuh Kavita menuju pintu samping kemudi Mobil, membuat wajahnya merah sementara karena malu.
__ADS_1
.